Sabtu, 21 Oktober 2017 | 13.21 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Saksi Ahli: Kasus Ramadhan Pohan Perdata

Saksi Ahli: Kasus Ramadhan Pohan Perdata

Reporter : Nur Fatimah | Jumat, 5 Mei 2017 - 21:01 WIB

IMG-5414

Ahli Perdata Prof Tan Kamello di sidang Ramadhan Pohan. (Ist)

MEDAN, kini.co.id – Saksi ahli yang dihadirkan dalam sidang lanjutan kasus dugaan penipuan Rp15,3 miliar adalah termasuk kasus perdata. Saksi ahli perdata yang dihadirkan pada sidang yang digelar di PN Medan itu adalah Prof Tan Kamello.

“Kalau penipuan lewat cek, ranah hukumnya perdata. Karena kalau utang piutang, jaminannya tidak boleh cek, namun jaminannya harus yang bernilai, seperti tanah atau benda lainnya. Sedangkan cek bukan,” ucapnya.

Sementara soal penerbitan cek itu, sambung dia, pihak bank seharusnya ikut dimintai pertanggungjawabannya.

“Menurut keterangan terdakwa, dia adalah korban konspirasi antara pihak bank, orang yang menerima cek dan menyerahkan kepada dirinya,” tambahnya lagi.

Selain ahli perdata, dalam sidang dengan terdakwa Mantan Calon Walikota Medan Ramadhan Pohan dan Savita Linda Panjaitan itu juga hadir ahli pidana yakni Prof Dr. Mahmud Mulyadi.

Ia memandang perkara yang menjerat Ramadhan Pohan sulit untuk dibedakan apakah masuk ranah perdata atau pidana.

“Jika kedua orang yang berperkara mendapat keuntungan dari hasil pelanggaran hukum, maka keduanya bersalah. Makanya, dalam perkara ini, kita harus melihat seperti apa faktanya,” terangnya di hadapan majelis hakim yang dipimpin, Erintuah Damanik.

Majelis hakim kemudian menutup sidang dan dilanjutkan pekan depan.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 06:55 WIB

Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam

Bentrokan antara satpam dan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU menyisakan luka dan amarah membara di kalangan mahasiswa dan alumni.Hingga ...
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...
Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:59 WIB

Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa

Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw bersama Gubsu Tengku Erry Nuradi menyatakan komitmennya bersama untuk mengawasi penggunaan dana desa yang ...
Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 18:42 WIB

Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng

Anggota Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota dan Kodim 0507 BKS Bekasi, Jumat (20/10/2017), menggelar olah raga bersama. Kegiatan dilaksanakan di ...