Minggu, 25 Februari 2018 | 14.45 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Oknum Polres Nias Diduga Lecehkan Siswi SMK Harus Dipecat dan Dipenjara

Oknum Polres Nias Diduga Lecehkan Siswi SMK Harus Dipecat dan Dipenjara

Reporter : Nur Fatimah | Kamis, 4 Mei 2017 - 17:57 WIB

IMG-5405

Arist Merdeka Sirait dalam aksi solidaritas untuk bocah tanpa anus di Medan. (kininews/fatimah)

MEDAN, kini.co.id – Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak) meminta kepolisian tidak ragu menjatuhkan hukuman berat kepada dua oknum Polres Nias dan 1 orang wiraswasta yang diduga melakukan pencabulan terhadap seorang siswi SMK di Nias.

Ketua Umum Komnas Anak, Arist Merdeka Sirait mengatakan Bripka DWS (35) Bripda AFW (23) ARWH (32) layak dijerat pasal 81 dan padal 82 UU No.35 Tahun 2014 tentang perlindungan Anak dan UU No. 17 Tahun 2016 tentang Perubahan ke II Undang-undang No. 23 Tahun 2002 junto ketentuan pasal 358 dan pasal 55 dan 56 KUH Pidana dengan ancaman hukuman pidana maksimal 20 tahun.

“Bukan saja untuk dipecat atau dikeluarkan dari kedinasannya sebagai anggota Polri, namun juga pelaku dapat diancam dengan pidana penjara,” ucapnya, Kamis (4/5/2017).

Ia meminta polisi tak ragu untuk menjatuhkan hukuman berat pada para pelaku meski mereka mengaku tidam melakukan penetrasi kepada korban.

“Untuk diketahui, jika hasil visum Forensik tidak menemukan kejahatan seksual dalam bentuk penetrasi, dan perkosaan, perbuatan pelaku dengan cara mencium, meraba-raba, mencolek, memasukkan jari ke vagina dan dengan menggesek dengan atau tidak dengan alat kelamin dengan bujuk rayu, perbuatan ini sudah memenuhi unsur pidana kejahatan seksual, apalagi dilakukan secara paksa dengan menggunakan cara memeras,” jelasnya.

Untuk mengawal proses penegakan hukum ini, Arist meminta Pokja Perlindungan Anak Nias dan Quick Investigator Tim Komnas Anak di Nias untuk terus memberikan dampingan hukum dan psikologis kepada korban dan keluarga korban.

Ia juga meminta segera LPA Sumut dan LPA Korla Medan untuk mengawal kasus pemeriksaan dua oknum Polisi di Poldasu.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Resmi Dilantik, PAC BMI Rawalumbu Siap Jadi Organisasi yang Kritis
Jawa Barat - Minggu, 25 Februari 2018 - 10:26 WIB

Resmi Dilantik, PAC BMI Rawalumbu Siap Jadi Organisasi yang Kritis

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Banteng Muda Indonesia (BMI) Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi siap menjadi organisasi yang kritis terhadap segala macam ...
Ketua Panwaslu dan Komisioner KPU Garut ditangkap Satgas Anti Money PoliticĀ 
Jawa Barat - Sabtu, 24 Februari 2018 - 22:37 WIB

Ketua Panwaslu dan Komisioner KPU Garut ditangkap Satgas Anti Money PoliticĀ 

Satgas Anti-Politik Uang Bareksrim Polri dikabarkan mengamankan Komisioner KPU, Ade Sudrajad dan Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri pada ...
10 ribu ton beras impor asal Thailand masuk ke Sumut
Sumatera Utara - Sabtu, 24 Februari 2018 - 18:01 WIB

10 ribu ton beras impor asal Thailand masuk ke Sumut

Sebanyak 10 ribu ton beras impor jatah Sumatera Utara, sudah memasuki Pelabuhan Belawan dan langsung dibongkar untuk disimpan di gudang ...
Jalur Cirebon lumpuh, KAI operasikan kereta luar biasa Purwokerto-Kroya
Jawa Tengah - Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:15 WIB

Jalur Cirebon lumpuh, KAI operasikan kereta luar biasa Purwokerto-Kroya

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan kereta luar biasa (KLB) relasi Purwokerto-Kroya untuk mengangkut penumpang tujuan Jakarta. Hal ini disampaikan ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal masih lumpuh
Jawa Barat - Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:00 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal masih lumpuh

Jalur kereta utara atau Cirebon, Jawa Barat, ke Tegal, Jawa Tengah hingga saat ini belum bisa dilewati, dikarenakan air masih ...
Pergerakan tanah di Majalengka, belasan rumah terancam ambruk warga diungsikan
Jawa Barat - Jumat, 23 Februari 2018 - 23:43 WIB

Pergerakan tanah di Majalengka, belasan rumah terancam ambruk warga diungsikan

Belasan rumah di Blok Cinangka RT 01/02 Desa Cengal, Kecamatan Maka, Kabupaten Majelengka, retak-retak dan terancam ambruk akibat pergerakan tanah ...