Kamis, 24 Agustus 2017 | 13.39 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Partisipasi Pemilih Rendah Jadi Tantangan KPUD Kota Bekasi

Pilkada 2018

Partisipasi Pemilih Rendah Jadi Tantangan KPUD Kota Bekasi

Reporter : Ardiansyah | Rabu, 3 Mei 2017 - 13:44 WIB

Bekasi, kini.co.id – Rendahnya partisipasi warga Kota Bekasi dalam Pilkada akan menjadi tantangan tersendiri bagai KPUD Kota Bekasi menghadapi Pilkada 2018 mendatang.

Terlebih pada Pilkada 2018, Kota Bekasi bukan hanya menghadapi pemilihan Walikota dan Wakil Kota saja, namun akan berbarengan dengan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubenrur Jawa Barat.

Ketua KPUD Kota Bekasi, Ucu Asmarasandi mengatakan tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Kota Bekasi paling rendah di Jawa Barat pada tahun 2012 lalu hanya mencapai 49,46 persen.

Sedangkan partisipasi pemilih pada pemilihan Gubernur lebih rendah lagi yakni hanya diangka 48 persen. Dengan catatan tersebut Kota Bekasi merupakan Kota kedua se-Indonesia setelah Kepulauan Riau yang tingkat partsipasi pemilihnya rendah.

“Ini merupakan tantangan bagi kita bagaimana mendongkrak partisipasi pemilih, dengan target nasional ditargetkan diangka 70 persen, “ ujarnya saat ditemui di kantornya, Rabu (3/5).

Ucu mengaku optimistis mampu meningkatkan partisipasi pemilih di Pilkada 2018 medatang dengan menyasar 12 Kecamatan yang ada di Kota Bekasi.

“Pilgub maupun Piwalkot di Pilkada kali ini berbeda dengan lima tahun lalu. Dan kita akan kerja maksimal untuk menghapus suara golput,” kata dia.

Ditambah lagi, pemerinta pusat menjadikan Pilkada serentak sebagai hari libur nasional. Karena itu, kesempatan warga Kota Bekasi untuk menggunakan hak pilihnya cukup besar.

“Sebenarnya ini sangat memudahkan agar partisipasi pemilih bertambah karena dijadikan hari libur, tidak terbentur masuk kerja. Sebab, mayoritas warga Kota Bekasi merupakan pekerja,” ujar dia.

Ditempat yang sama, staff KPU Kota Bekasi Divisi Sosialisasi dan Sumber Daya Manusia, Nurul Sumarheni, mengatakan, tahapan Pilkada masih empat bulan lagi, namun lembaganya sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat.

“Sejak dini kita sudah memberikan sosialisai ke sekolah dan pelosok. Agar warga tahu Kota Bekasi akan menggelar pilkada,” ujarnya.

Menurut Nurul, lembaganya memproyeksikan jumlah pemilih tetap mencapai 1,8 juta. Syarat mutlak mendapatkan hak pilih adalah harus mempunyai kartu tanda penduduk elektronik.

“Kami meminta yang belum merekam data segera melakukan perekaman,” tuturnya.

Nurul mengatakan lembaganya memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Menurut dia, masyarakat saat ini nyaris tak mau lepas dari media sosial sebagai lumbung informasi.

“Terutama pemilih pemula, yang jumlahnya 10 persen dari DPT,” tegasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
DPD Golkar Sumut Siapkan Lima Bakal Calon Kepala Daerah
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 01:27 WIB

DPD Golkar Sumut Siapkan Lima Bakal Calon Kepala Daerah

Dari delapan daerah yang akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 di Sumatera Utara (Sumut), DPD Partai Golkar Sumut ...
Kapolri Akan Temui Korban Erupsi Gunung Sinabung di Karo
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:02 WIB

Kapolri Akan Temui Korban Erupsi Gunung Sinabung di Karo

Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan menghadiri bakti kesehatan dan sosial dengan memberi bantuan untuk korban erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten ...
Meski Ketuanya Ditempatkan sebagai Wakil, Golkar Sumut Mengaku Tetap Solid
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:59 WIB

Meski Ketuanya Ditempatkan sebagai Wakil, Golkar Sumut Mengaku Tetap Solid

Keputusan DPP Golkar yang menduetkan Tengku Erry Nuradi dan Ngogesa Sitepu sebagai pasangan bakal calon gubernur/wakil gubernur Sumatera Utara dinilai ...
Realisasi Pendapatan Medan Rp4,3 T, Gerindra Minta SKPD Dievaluasi
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 16:19 WIB

Realisasi Pendapatan Medan Rp4,3 T, Gerindra Minta SKPD Dievaluasi

Realisasi pendapatan daerah Kota Medan dinilai masih belum maksimal. Di beberapa sektor, pendapatan justru jauh dari target.Untuk itu Fraksi Gerindra ...
Pendapatan Reklame Jauh dari Target, PKS: Penghinaan Bagi Kota Medan
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 16:03 WIB

Pendapatan Reklame Jauh dari Target, PKS: Penghinaan Bagi Kota Medan

Persoalan reklame terus menjadi sorotan. Pasalnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan dari sektor reklame masih sangat memprihatinkan.Dari target Rp89,9 ...
Nunggak Uang Sewa, Pusat Kuliner Merdeka Walk Medan Diminta Tutup
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 15:40 WIB

Nunggak Uang Sewa, Pusat Kuliner Merdeka Walk Medan Diminta Tutup

Keterbatasan ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Medan menjadi perhatian anggota legislatif.Hal ini mengingat semakin menyempitnya RTH seiring berdirinya bangunan ...