Minggu, 17 Desember 2017 | 20.58 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Partisipasi Pemilih Rendah Jadi Tantangan KPUD Kota Bekasi

Pilkada 2018

Partisipasi Pemilih Rendah Jadi Tantangan KPUD Kota Bekasi

Reporter : Ardiansyah | Rabu, 3 Mei 2017 - 13:44 WIB

Bekasi, kini.co.id – Rendahnya partisipasi warga Kota Bekasi dalam Pilkada akan menjadi tantangan tersendiri bagai KPUD Kota Bekasi menghadapi Pilkada 2018 mendatang.

Terlebih pada Pilkada 2018, Kota Bekasi bukan hanya menghadapi pemilihan Walikota dan Wakil Kota saja, namun akan berbarengan dengan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubenrur Jawa Barat.

Ketua KPUD Kota Bekasi, Ucu Asmarasandi mengatakan tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Kota Bekasi paling rendah di Jawa Barat pada tahun 2012 lalu hanya mencapai 49,46 persen.

Sedangkan partisipasi pemilih pada pemilihan Gubernur lebih rendah lagi yakni hanya diangka 48 persen. Dengan catatan tersebut Kota Bekasi merupakan Kota kedua se-Indonesia setelah Kepulauan Riau yang tingkat partsipasi pemilihnya rendah.

“Ini merupakan tantangan bagi kita bagaimana mendongkrak partisipasi pemilih, dengan target nasional ditargetkan diangka 70 persen, “ ujarnya saat ditemui di kantornya, Rabu (3/5).

Ucu mengaku optimistis mampu meningkatkan partisipasi pemilih di Pilkada 2018 medatang dengan menyasar 12 Kecamatan yang ada di Kota Bekasi.

“Pilgub maupun Piwalkot di Pilkada kali ini berbeda dengan lima tahun lalu. Dan kita akan kerja maksimal untuk menghapus suara golput,” kata dia.

Ditambah lagi, pemerinta pusat menjadikan Pilkada serentak sebagai hari libur nasional. Karena itu, kesempatan warga Kota Bekasi untuk menggunakan hak pilihnya cukup besar.

“Sebenarnya ini sangat memudahkan agar partisipasi pemilih bertambah karena dijadikan hari libur, tidak terbentur masuk kerja. Sebab, mayoritas warga Kota Bekasi merupakan pekerja,” ujar dia.

Ditempat yang sama, staff KPU Kota Bekasi Divisi Sosialisasi dan Sumber Daya Manusia, Nurul Sumarheni, mengatakan, tahapan Pilkada masih empat bulan lagi, namun lembaganya sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat.

“Sejak dini kita sudah memberikan sosialisai ke sekolah dan pelosok. Agar warga tahu Kota Bekasi akan menggelar pilkada,” ujarnya.

Menurut Nurul, lembaganya memproyeksikan jumlah pemilih tetap mencapai 1,8 juta. Syarat mutlak mendapatkan hak pilih adalah harus mempunyai kartu tanda penduduk elektronik.

“Kami meminta yang belum merekam data segera melakukan perekaman,” tuturnya.

Nurul mengatakan lembaganya memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Menurut dia, masyarakat saat ini nyaris tak mau lepas dari media sosial sebagai lumbung informasi.

“Terutama pemilih pemula, yang jumlahnya 10 persen dari DPT,” tegasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
BPBD Cilacap catat 110 rumah rusak akibat gempa
Jawa Tengah - Minggu, 17 Desember 2017 - 14:00 WIB

BPBD Cilacap catat 110 rumah rusak akibat gempa

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap Tri Komara Sidhy mengatakan, sebanyak 110 rumah di Kabupaten Cilacap, Jawa ...
PAN resmi usung Sudirman Said di Pilgub Jateng
Jawa Tengah - Sabtu, 16 Desember 2017 - 19:44 WIB

PAN resmi usung Sudirman Said di Pilgub Jateng

Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi mendukung pencalonan Sudirman Said sebagai calon gubernur Jawa Tengah dalam Pilkada 2018. Kepastian tersebut ...
Disparbud ajak wisatawan tak ragu datang ke Majalengka
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 14:54 WIB

Disparbud ajak wisatawan tak ragu datang ke Majalengka

Kepala Bidang Pengelolaan IndustriPariwisata, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka, Mumuh Muhidin mengatakan persoalan festival durian Sindangwangi 2017 yang sempat ...
Golkar Jabar desak DPP cabut dukungan untuk Ridwan Kamil
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 14:11 WIB

Golkar Jabar desak DPP cabut dukungan untuk Ridwan Kamil

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat mendesak agar pimpinan pusat partai berlambang beringin itu mencabut dukungan bagi ...
Polisi sebut belum temukan indikasi  penyalahgunaan narkoba di acara DWP
DKI Jakarta - Sabtu, 16 Desember 2017 - 13:39 WIB

Polisi sebut belum temukan indikasi penyalahgunaan narkoba di acara DWP

Pihak Polda Metro Jaya mengatakan sejauh ini belum didapatkan indikasi adanya penyalahgunaan dan peredaran narkoba di ajang Djakarta Warehouse Project ...
Gempa 6,9 SR, 2 Tewas Puluhan Rumah Rusak
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 12:05 WIB

Gempa 6,9 SR, 2 Tewas Puluhan Rumah Rusak

Penanganan darurat dampak gempabumi 6,9 SR yang mengguncang wilayah bagian selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta masih terus ...