Jumat, 15 Desember 2017 | 13.32 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Arist Merdeka Minta Penganiaya Bocah di Madina Dihukum 20 Tahun

Arist Merdeka Minta Penganiaya Bocah di Madina Dihukum 20 Tahun

Reporter : Nur Fatimah | Selasa, 2 Mei 2017 - 17:24 WIB

IMG-5386

Arist Merdeka Sirait dalam aksi solidaritas untuk bocah tanpa anus di Medan. (kininews/fatimah)

MEDAN, kini.co.id – Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait mengecam tindakan seorang nenek di Madina yang tega menyiksa cucunya Melodi (3) hingga tewas.

Arist mengatakan perbuatan nenek yang bernama Sriwaty (43) warga Desa Ampung Padang, Muara Soma Kecamatan Batang Natal Madina, Sumut itu tergolong brutal, sadis dan tak diterima akal sehat.

“Komisi Nasional Perlindungan Anak sebagai lembaga independen dibidang promosi, pemenuhan dan perlindungan Anak di Indonesia mengutuk perbuatan dan atau tindakan Nenek korban,” ucap Arist, Selasa (2/5/2017).

Ia mendesak penyidik Polri Polresta Mandailing Natal menjerat pelaku dengan ketentuan padal 80 UU No. 23 Tahun 2002 yang telah diubah kedalam UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Sebagai nenek yang seyogianya memberikan perlindungan, sambungnya, maka pelaku juga bisa ditambahkan hukuman pemberatan sepertiga dari pidana pokok dengan ancaman pidana 15 sampai maksimal 20 tahun.

Sementara Sekretaris LPA Madina, Idris Nasution mengaku berkoordinasi dengan Kapolres Madina agar menghukum pelaku dengan setimpal.

“Kita tetap berkoordinasi dengan kepolisian dalam hal ini Kapolres Madina agar pelaku dihukum sesuai perbuatannya,” ucapnya.

Sebelumnya seorang bocah bernama Melodi (3) meregang nyawa setelah mendapat siksaan di sekujur tubuhnya.

Ia diduga dianiaya oleh neneknya sendiri. Diduga neneknya geram dan memukuli korban ketika anak itu menangis.

Kapolres Madina, AKBP Rudy Rifani mengatakan saat ini pihaknya telah menahan nenek Melody, Sriwaty (43) warga Desa Ampung Padang, Muara Soma Kecamatan Batang Natal Madina, Sumut.

“Ini dugaan kita pelaku adalah neneknya. Namun kita masih menunggu hasil forensik. Pelaku sudah kita tahan, dan orangtuanya masih dicari,” katanya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Menuju Transportasi yang Berkelanjutan
Jawa Barat - Kamis, 14 Desember 2017 - 19:39 WIB

Menuju Transportasi yang Berkelanjutan

Kemacetan menjadi pekerjaan rumah hampir disetiap daerah di Indonesia. Hal itu karena tingginya minat masyarakat menggunakan kendaraan pribadi.Untuk menyelesaikan permasalahan ...
Begini Cara Kota Bekasi Entaskan Kemacetan
Jawa Barat - Kamis, 14 Desember 2017 - 18:34 WIB

Begini Cara Kota Bekasi Entaskan Kemacetan

Dinas Perhubungan Kota Bekasi merancang sistem menuju transportasi Kota Bekasi berkelanjutan. Upaya ini dilakukan untuk mengentaskan kemacetan yang saat ini ...
Pendukung PSMS Protes Soal Stadion, Ini Kata Wawalikota Medan
Sumatera Utara - Kamis, 14 Desember 2017 - 15:56 WIB

Pendukung PSMS Protes Soal Stadion, Ini Kata Wawalikota Medan

Pendukung PSMS menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Walikota Medan, Kamis (14/12).Ratusan massa yang berasal dari SMeCK Hooligan, ...
Disebut Ditinggalkan PAN dan PKS, Deddy Mizwar Santai
Jawa Barat - Kamis, 14 Desember 2017 - 09:06 WIB

Disebut Ditinggalkan PAN dan PKS, Deddy Mizwar Santai

Peta perpolitikan di Pilgub Jawa Barat memang menarik untuk disimak. Sederet nama besar digadang-gadang akan maju untuk memimpin provinsi beribukota ...
Pecahkan tiga rekor MURI, Erry didaulat bapak Literasi
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 23:38 WIB

Pecahkan tiga rekor MURI, Erry didaulat bapak Literasi

Provinsi Sumatera Utara telah memecahkan tiga rekor MURI dalam aksi 10 ribu lebih masyarakat yang menulis pantun terbanyak, pembuatan alat ...
Angkot mogok, ratusan polisi di Medan dikerahkan bantu masyarakat
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 20:28 WIB

Angkot mogok, ratusan polisi di Medan dikerahkan bantu masyarakat

Ratusan personil dan puluhan kendaraan roda empat serta dua baik milik Polda Sumatera Utara, Polrestabes Medan dikerahkan bahu membahu mengantarkan masyarakat ...