Jumat, 15 Desember 2017 | 13.32 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Banyak Masalah, Pansus Jaminan Kesehatan Nasional Perlu Dibentuk

Banyak Masalah, Pansus Jaminan Kesehatan Nasional Perlu Dibentuk

Reporter : Nur Fatimah | Selasa, 2 Mei 2017 - 16:02 WIB

IMG-5384

RDP Komisi B dengan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan BPJS. (kininews/nurfatimah)

MEDAN, kini.co.id – Persoalan layanan kesehatan masih selalu menjadi momok bagi warga Medan terutama yang kurang mampu. Banyaknya masalah di kepesertaan dan dana kapitasi menjadi sorotan kalangan legislatif. Namun masalah terkait itu kerap mengemuka dan tak terselesaikan.

Untuk menyelesaikannya, DPRD Medan menganggap perlu dibentuk Panitia Khusus (Pansus) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Untuk mendalami permasalahan ini, kita sebaiknya membentuk pansus sehingga permasalahan ini bisa kita dituntaskan,” ucap Anggota DPRD Medan HT. Bahrumsyah dalam RDP Komisi B dengan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan BPJS terkait evaluasi program triwulan 1 dan 2 serta kuota BPJS bagi masyarakat miskin dan terlantar, Selasa (02/05/2017).

Menurutnya, ada dua persoalan penting yang pelu dituntaskan diantaranya soal dana kapitasi sebesar Rp6.000 bagi puskesmas dari setiap peserta, kemudian persoalan data kepesertaan yang juga sarat masalah.

“Dua permasalahan ini akan akan kita dalami dalam pansus nantinya,” jelasnya.

Sementara, Ketua Komisi B DPRD Medan Sahat Maruli Tua Tarigan mendukung dibentuknya Pansus Jaminan Kesehatan Nasional salah satunya terkait masalah data kepesertaan.

“Kemarin ada warga yang melapor giji buruk, kemudian diadvokasi dapat BPJS tetapi setelah itu mereka diharuskan membayar Rp25.000 setiap bulannya, mereka mengeluh sebab mereka buka orang mampu, yang mereka inginkan adalah BPJS gratis,” jelasnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Menuju Transportasi yang Berkelanjutan
Jawa Barat - Kamis, 14 Desember 2017 - 19:39 WIB

Menuju Transportasi yang Berkelanjutan

Kemacetan menjadi pekerjaan rumah hampir disetiap daerah di Indonesia. Hal itu karena tingginya minat masyarakat menggunakan kendaraan pribadi.Untuk menyelesaikan permasalahan ...
Begini Cara Kota Bekasi Entaskan Kemacetan
Jawa Barat - Kamis, 14 Desember 2017 - 18:34 WIB

Begini Cara Kota Bekasi Entaskan Kemacetan

Dinas Perhubungan Kota Bekasi merancang sistem menuju transportasi Kota Bekasi berkelanjutan. Upaya ini dilakukan untuk mengentaskan kemacetan yang saat ini ...
Pendukung PSMS Protes Soal Stadion, Ini Kata Wawalikota Medan
Sumatera Utara - Kamis, 14 Desember 2017 - 15:56 WIB

Pendukung PSMS Protes Soal Stadion, Ini Kata Wawalikota Medan

Pendukung PSMS menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Walikota Medan, Kamis (14/12).Ratusan massa yang berasal dari SMeCK Hooligan, ...
Disebut Ditinggalkan PAN dan PKS, Deddy Mizwar Santai
Jawa Barat - Kamis, 14 Desember 2017 - 09:06 WIB

Disebut Ditinggalkan PAN dan PKS, Deddy Mizwar Santai

Peta perpolitikan di Pilgub Jawa Barat memang menarik untuk disimak. Sederet nama besar digadang-gadang akan maju untuk memimpin provinsi beribukota ...
Pecahkan tiga rekor MURI, Erry didaulat bapak Literasi
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 23:38 WIB

Pecahkan tiga rekor MURI, Erry didaulat bapak Literasi

Provinsi Sumatera Utara telah memecahkan tiga rekor MURI dalam aksi 10 ribu lebih masyarakat yang menulis pantun terbanyak, pembuatan alat ...
Angkot mogok, ratusan polisi di Medan dikerahkan bantu masyarakat
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 20:28 WIB

Angkot mogok, ratusan polisi di Medan dikerahkan bantu masyarakat

Ratusan personil dan puluhan kendaraan roda empat serta dua baik milik Polda Sumatera Utara, Polrestabes Medan dikerahkan bahu membahu mengantarkan masyarakat ...