Rabu, 28 Juni 2017 | 22.49 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Bikin Alat Ini, Siswa Medan Juara Olimpiade Internasional

Bikin Alat Ini, Siswa Medan Juara Olimpiade Internasional

Reporter : Nur Fatimah | Selasa, 2 Mei 2017 - 12:20 WIB

IMG-5380

Fira Fatmasiefa Kelas II SMA dan Bramasto Rahman Prasojo. (kininews/ist)

MEDAN, kini.co.id

Ilmu pengetahuan harus mengandung nilai sosial yang tinggi agar bermanfaat bagi masyarakat.

Hal itulah yang diterapkan siswa Chandra Kusuma School yang menjuarai International Conference of Young Scientis (ICYS) 2017 di Jerman baru-baru ini.

Mereka melakukan penelitian terkait ‘Braille Learning Algorithm’. Riset tersebut berkaitan dengan membuat sebuah alat untuk tuna netra belajar braille secara mandiri.

Penelitian oleh Fira Fatmasiefa Kelas II SMA dan Bramasto Rahman Prasojo Kelas III SMP itu nyatanya mencuri hati juri karena dinilai memiliki nilai sosial yang lebih tinggi dari peserta lain.

“Para juri menilai penelitian yang kami angkat memiliki aspek sosial yang tinggi dibanding peserta lainnya. Apalagi, riset kami juga belum ada yang membuatnya. Sebab, sangat jarang riset di bidang komputer sains dapat memberikan dampak besar kepada masyarakat,” ucap Fira ketika diwawancarai.

Ternyata tak semua penyandang tunanetra bisa membaca pola braille. Sebab yang bukana buta karena bawaan akan kesulitan membacanya karena jari-jarinya tidak sensitif dengan huruf braille.

Dari situlah ide membuat Braille Learning Algorithm muncul.

Kepala Chandra Kusuma School, Miss Rita menuturkan, penelitian yang dilakukan Fira dan Bramasto bukan hanya segi teknologi serta pemikiran yang menjadi nilai lebih. Melainkan, dampak positif kepada orang-orang yang membutuhkan.

“Sekolah tidak pernah memaksakan kepada anak-anak agar meraih juara. Dengan ikut ajang internasional saja, kami sudah cukup bangga karena telah mengharumkan nama sekolah dan juga Indonesia,” tutur Rita.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Tiga Tersangka Penyerangan Mapolda Sumut Dibawa ke Jakarta
Sumatera Utara - Rabu, 28 Juni 2017 - 17:35 WIB

Tiga Tersangka Penyerangan Mapolda Sumut Dibawa ke Jakarta

Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri membawa 3 orang tersangka pelaku penyerangan pos jaga di Markas Polisi Daerah (Mapolda) Sumatera Utara ...
Disholatkan Perwira Polisi, Jenazah Ardial Dimakamkan Satu Lubang dengan Kakeknya
Sumatera Utara - Rabu, 28 Juni 2017 - 15:38 WIB

Disholatkan Perwira Polisi, Jenazah Ardial Dimakamkan Satu Lubang dengan Kakeknya

Setelah sempat ditolak warga Jl. Makmur, Dusun V, Desa Sambirejo Timur, Tembung, Deliserdang, akhirnya jenazah Ardial Ramadhana, salah satu pelaku ...
Warga Sambirejo Tolak Jenazah Ardial Dimakamkan Dikampungnya
Sumatera Utara - Rabu, 28 Juni 2017 - 15:10 WIB

Warga Sambirejo Tolak Jenazah Ardial Dimakamkan Dikampungnya

Puluhan warga menggelar aksi penolakan terhadap jenazah pelaku penyerangan Mapolda Sumut, Ardial Ramadhana di Jl. Makmur, Dusun V, Desa Sambirejo ...
Polda Sumut Berlakukan Maximum Security
Sumatera Utara - Rabu, 28 Juni 2017 - 10:02 WIB

Polda Sumut Berlakukan Maximum Security

Polda Sumatera Utara (Sumut) menerapkan sistem pengamanan maksimal untuk seluruh kantor polisi di wilayahnya dalam rangka mengantisipasi terjadinya serangan susulan ...
Kecelakaan di Medan, Empat Orang Tewas H+2 Lebaran
Sumatera Utara - Rabu, 28 Juni 2017 - 09:27 WIB

Kecelakaan di Medan, Empat Orang Tewas H+2 Lebaran

Petugas Operasi Ramadniya Toba 2017 menemukan adanya empat pengguna jalan yang tewas akibat kecelakaan lalu lintas pada Selasa (27/6) atau ...
Mapolda Sumut Dipenuhi Karangan Bunga Sepanjang 2 KM
Sumatera Utara - Selasa, 27 Juni 2017 - 20:03 WIB

Mapolda Sumut Dipenuhi Karangan Bunga Sepanjang 2 KM

Mapolda Sumatera Utara, dipenuhi ratusan papan bunga yang berisi ungkapan duka cita atas penyerangan yang menewaskan Inspektur Dua Anumerta Martua ...