Senin, 11 Desember 2017 | 12.40 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Kedai Ayah tempat Santai di Pinggir Sungai

Kedai Ayah tempat Santai di Pinggir Sungai

Reporter : Nur Fatimah | Senin, 1 Mei 2017 - 15:49 WIB

IMG-5377

Makanan di Kedai Ayah pasti halal, bersih dan tanpa pengawet. (kininews/armand)

MEDAN, kini.co.id – Ingin merasakan masakan tradisional dan santai di pinggir sungai. Suara arus air dan anak bermain sungai masih tersaji di Kedai Ayah Sunggal, kota Medan.

Bertempat di Jalan TB Simatupang (Pinang Baris) Gang Langgar, sang Pemilik, Ilhamsyah dan Ratna Sitepu memberikan konsep warung makan yang tak biasa.

Tak ada makanan ala Eropa di Kedai Ayah. Tapi, semua masakan tradisional tanpa pengawet ada tersedia.

Jika beruntung, pengunjung bisa melihat secara langsung anak-anak bermain batang pisang sambil menghanyutkan badan. Lokasi warung pun memanjakan mata para tamu dengan view, sungai, bukit dan gunung.

“Gulai Kepala Ikan Kakap, Kari Bebek, Teri Jengkol, Terijos itu yang jadi andalan makanan kami,” ucap Ilhamsyah, Senin (1/5).

Ilham mengklaim, seluruh masakan adalah asli Sumatera, bersih dan halal. Karena Ilham dan istrinya Ratna Sitepu ikut turun tangan mengolah bumbu dan kedai Ayah.

“Kami juga ikut loh, bersihkan ikan. Kadang pun kami sikat sampai bersih sisiknya,” kata Ilhamsyah.

Karena, sebagian orang suka mencari dan melepaskan rindu mengkonsumsi masakan orangtua terdahulu. Apalagi, warisan leluhur dari makanan mesti dijaga kelestariannya.

“Dari namanya saja Kedai Ayah. Makanan kampung, masakan rumah yang dulu pernah dimasak oleh orang tua kita dulu. Apalagi, Bang Ilham suka masak, jadi kami mulai usai ini empat bulan lalu,” ucap Ratna.

Ratna menyebutkan melibatkan seluruh pekerja dari lingkungan keluarga. Bahkan para pegawai mendapatkan gaji sesuai upah minimum kota (UMK).

“Kami tidak mencari keuntungan dari kedai ini. Kami serahkan keuangan dan penggajian dengan pegawai. Kami hanya kontrol saja. Alhamdulillah empat jalan berjalan, semuanya masih terkendali,” ucap Ilhamsyah.

Soal harga, pengunjung bisa menikmati apapun masakan kampung tanpa merogoh dalam kantungnya.

Tentang ide, Ilhamsyah menyatakan hanya berniat membantu membersihkan sungai di sekitar Kedai Ayah. Butuh dua bulan, Ilhamsyah sukses menghilangkan kesan jorok dari sungai.

“Tiba-tiba, muncul ide untuk membuat lapak dan menyediakan masakan ringan yang tradisional. Awalnya mencoba, akhirnya kami sepakat membuka Kedai Ayah dan memanjakan pengunjung dengan makanan yang pernah dimasak ketika kecil,” ujar Ilhamsyah.

Mengenai rasa, itu hal terpenting dijaga oleh Kedai Ayah. Bahkan Ilhamsyah siap bersaing memasak apapun makanan tradisional, tentunya masakan tanpa pengawet.

“Disini, bersih, halal dan tanpa pengawet. 1000 persen, saya pastikan tanpa pengawet,” kata Ilhamsyah.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ivan Iskandar Batubara siap dampingi Tengku Erry di Pilgub Sumut
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 09:10 WIB

Ivan Iskandar Batubara siap dampingi Tengku Erry di Pilgub Sumut

Mengikuti jejak Sandiaga Salahudin Uno yang melepas jabatan Wakil Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dan berkiprah di politik, hal itu ...
Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 06:48 WIB

Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi

Kasus pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM) di Sumatera Utara masih sangat tinggi dan memprihatinkan. Berdasarkan catatan Komisi Orang Hilang dan ...
Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 00:02 WIB

Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam

Pihak penggagas dan panitia festival durian Sindangwangi 2017 masih belum memberikan jawaban terkait banyaknya keluhan pengunjung yang sudah membeli tiket ...
PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018
Sumatera Utara - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:42 WIB

PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018

Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mencalonkan mantan Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi dalam pemilihan gubernur Sumatera Utara 2018.Dukungan ...
Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:26 WIB

Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan

Banyaknya keluhan masyarakat terkait kekecewaannya saat mengunjungi Festival Durian Sindangwangi 2017 di Pasar Ikan, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten ...
KLHK segel limbah medis di TPS  Cirebon
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 19:27 WIB

KLHK segel limbah medis di TPS Cirebon

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyegel tempat pembuangan sementara (TPS) yang berisikan limbah medis di Cirebon, Jawa Barat. "Saat ini ...