Senin, 26 Juni 2017 | 01.49 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Kedai Ayah tempat Santai di Pinggir Sungai

Kedai Ayah tempat Santai di Pinggir Sungai

Reporter : Nur Fatimah | Senin, 1 Mei 2017 - 15:49 WIB

IMG-5377

Makanan di Kedai Ayah pasti halal, bersih dan tanpa pengawet. (kininews/armand)

MEDAN, kini.co.id – Ingin merasakan masakan tradisional dan santai di pinggir sungai. Suara arus air dan anak bermain sungai masih tersaji di Kedai Ayah Sunggal, kota Medan.

Bertempat di Jalan TB Simatupang (Pinang Baris) Gang Langgar, sang Pemilik, Ilhamsyah dan Ratna Sitepu memberikan konsep warung makan yang tak biasa.

Tak ada makanan ala Eropa di Kedai Ayah. Tapi, semua masakan tradisional tanpa pengawet ada tersedia.

Jika beruntung, pengunjung bisa melihat secara langsung anak-anak bermain batang pisang sambil menghanyutkan badan. Lokasi warung pun memanjakan mata para tamu dengan view, sungai, bukit dan gunung.

“Gulai Kepala Ikan Kakap, Kari Bebek, Teri Jengkol, Terijos itu yang jadi andalan makanan kami,” ucap Ilhamsyah, Senin (1/5).

Ilham mengklaim, seluruh masakan adalah asli Sumatera, bersih dan halal. Karena Ilham dan istrinya Ratna Sitepu ikut turun tangan mengolah bumbu dan kedai Ayah.

“Kami juga ikut loh, bersihkan ikan. Kadang pun kami sikat sampai bersih sisiknya,” kata Ilhamsyah.

Karena, sebagian orang suka mencari dan melepaskan rindu mengkonsumsi masakan orangtua terdahulu. Apalagi, warisan leluhur dari makanan mesti dijaga kelestariannya.

“Dari namanya saja Kedai Ayah. Makanan kampung, masakan rumah yang dulu pernah dimasak oleh orang tua kita dulu. Apalagi, Bang Ilham suka masak, jadi kami mulai usai ini empat bulan lalu,” ucap Ratna.

Ratna menyebutkan melibatkan seluruh pekerja dari lingkungan keluarga. Bahkan para pegawai mendapatkan gaji sesuai upah minimum kota (UMK).

“Kami tidak mencari keuntungan dari kedai ini. Kami serahkan keuangan dan penggajian dengan pegawai. Kami hanya kontrol saja. Alhamdulillah empat jalan berjalan, semuanya masih terkendali,” ucap Ilhamsyah.

Soal harga, pengunjung bisa menikmati apapun masakan kampung tanpa merogoh dalam kantungnya.

Tentang ide, Ilhamsyah menyatakan hanya berniat membantu membersihkan sungai di sekitar Kedai Ayah. Butuh dua bulan, Ilhamsyah sukses menghilangkan kesan jorok dari sungai.

“Tiba-tiba, muncul ide untuk membuat lapak dan menyediakan masakan ringan yang tradisional. Awalnya mencoba, akhirnya kami sepakat membuka Kedai Ayah dan memanjakan pengunjung dengan makanan yang pernah dimasak ketika kecil,” ujar Ilhamsyah.

Mengenai rasa, itu hal terpenting dijaga oleh Kedai Ayah. Bahkan Ilhamsyah siap bersaing memasak apapun makanan tradisional, tentunya masakan tanpa pengawet.

“Disini, bersih, halal dan tanpa pengawet. 1000 persen, saya pastikan tanpa pengawet,” kata Ilhamsyah.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Pesan Kapolrestabes Medan untuk Pemudik
Sumatera Utara - Kamis, 22 Juni 2017 - 14:53 WIB

Pesan Kapolrestabes Medan untuk Pemudik

Bagi yang mau berangkat mudik ke kampung halaman. Ada baiknya mengikuti saran alias tips untuk para pemudik dari Kapolrestabes Medan, ...
Gubsu dan Kapolda Cek Kesiapan Mudik
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 21:21 WIB

Gubsu dan Kapolda Cek Kesiapan Mudik

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi bersama Kapolda Sumut, Inspektur Jendral Rycko Amelza Dahniel melakukan pengecekan sejumlah sejumlah kesiapan transportasi ...
Politisi Gerindra : Saya Harap Media Tuliskan Ini
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 19:33 WIB

Politisi Gerindra : Saya Harap Media Tuliskan Ini

Anggota DPRD kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung mengaku mendapatkan pesan singkat dari masyarakat tentang tak merata pembagian bantuan dari ...
Selamatkan Hutan, 11 Perusahaan Tambang di Sumut jadi Sorotan   
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 13:59 WIB

Selamatkan Hutan, 11 Perusahaan Tambang di Sumut jadi Sorotan  

Kegiatan pertambangan ilegal seringkali menjadi biang kerok kerusakan hutan dan lingkungan.Sayangnya bukan cuma yang ilegal, perusahaan dengan izin yang masih ...
Sultan Yogya Larang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik
DI Yogyakarta - Rabu, 21 Juni 2017 - 01:34 WIB

Sultan Yogya Larang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sultan Hamengku Buwono X melarang seluruh pegawai di lingkungan Pemprov DIY menggunakan mobil dinas untuk ...
Mau Kabur, Mobil Napi Nabrak Rumah Warga
Sumatera Utara - Selasa, 20 Juni 2017 - 15:48 WIB

Mau Kabur, Mobil Napi Nabrak Rumah Warga

Selasa (20/6) pagi, Jalan Lembaga Pemasyarakat, Kelurahan Tanjunggusta, Kecamatan Medan Helvetia ramai. Sebuah mobil berwarna hitam menghantam sebuah rumah di ...