Sabtu, 21 Oktober 2017 | 17.02 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Deddy Mizwar Berharap Bawaslu Lebih Awas Hadapi Pilkada Serentak

Deddy Mizwar Berharap Bawaslu Lebih Awas Hadapi Pilkada Serentak

Sabtu, 29 April 2017 - 15:02 WIB

IMG-5369

Wakil Gubernur Jawa Barat,Deddy Mizwar (Humas Pemprov Jabar)

Bandung, kini.co.id – Menghadapi Pilkada serentak 2018, Provinsi Jawa Barat tidak hanya pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur namun sedikitnya ada 10 Kota/Kabupaten yang sama menggelar Pilkada.

Maka dari itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Dedy Mizwar mengimbau Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) agar berperan aktif dalam mendorong tingkat partisipatif masyarakat dalam untuk mengawasi Pilkada serentak tersebut.

“Sistem pengawasan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem penegakkan aturan Pilkada, oleh karena itu, diperlukan sistem pengawasan yang tidak saja efektif dan efisien, tapi juga mampu mendorong partisipasi publik dan partai politik untuk melakukan pengawasan Pilkada,” tegas Deddy Mizwar kepada wartawan, di Bandung, Jumat, (28/4/).

Deddy Mizwar menegaskan sesuai dengan Pasal 131 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015, yang intinya mengamanatkan bahwa untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan Pemilihan dapat melibatkan partisipasi masyarakat.

Maka dari itu partisipasi masyarakat dapat dilakukan dalam bentuk pengawasan mulai dari tahapan pemilihan, sosialisasi, pendidikan politik bagi pemilih, survei atau jajak pendapat dan penghitungan cepat hasil pemilihan dengan tetap menjaga netralitas, tidak mengganggu proses penyelenggaraan tahapan pemilihan.

“Semua itu bertujuan agar meningkatkan partisipasi politik masyarakat secara luas, dan mendorong terwujudnya suasana yang kondusif bagi penyelenggaraan pemilihan yang aman, damai, tertib, dan lancer,” paparnya.

Sebelumnya, pada kesempatan tersebut anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja mengungkapkan komitmennya untuk meningkatkan pengawasan partisipatif dari masyarakat untuk Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019.

Untuk tahapan Pilkada Serentak 2018 akan dimulai pada Agustus 2017, sementara tahapan Pemilihan Anggota Legislatif dan Presiden akan dimulai sekitar Desember 2017.

“Kami sangat berharap besar dari Jawa Barat. Ada 16 kabupaten/kota, ada satu Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur. Ini tugas kita bersama ke depan, bukan hanya dari teman-teman KPU, Bawaslu Provinsi. Bukan hanya Panwas Kabupaten/Kota, tapi semua pihak, terlebih Partai Politik,” ujarnya.

Menurutnya, partai politik harus mampu menjadi pengawal utama demokrasi di Indonesia. Parpol bisa membuat kendali terhadap masa dan apapun yang terjadi pada Pemilu ke depan.

“Untuk itu, diharapkan peran serta Parpol perlu lebih ditingkatkan menjadi garda terdepan dalam berdemokrasi yang langsung, umum, bebas, dan rahasia, serta jujur dan adil,” ungkapnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:24 WIB

Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS

Pilkada serentak 2018 telah di depan mata. Untuk itu perlu dukungan dari masyarakat dan juga penyelenggara Pemilu baik di pusat ...
Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 06:55 WIB

Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam

Bentrokan antara satpam dan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU menyisakan luka dan amarah membara di kalangan mahasiswa dan alumni.Hingga ...
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...
Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:59 WIB

Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa

Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw bersama Gubsu Tengku Erry Nuradi menyatakan komitmennya bersama untuk mengawasi penggunaan dana desa yang ...