Sabtu, 16 Desember 2017 | 06.31 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Surat Kabar Harus Kritis dan Konstruktif

Surat Kabar Harus Kritis dan Konstruktif

Reporter : Nur Fatimah | Sabtu, 29 April 2017 - 13:31 WIB

IMG-5367

Pelatihan Jurnalistik dengan tema "Satu Hati Menempah Jurnalis Muda Idealis" di Medan, Sabtu (29/4/2017). (kininews/nur fatimah)

MEDAN, kini.co.id – Persaingan surat kabar di era digital ini memang sangat ketat. Hal itu merupakan tantangan berat bagi media baru dan pemula.

Media baru ibarat orang kerdil di tengah orang-orang yang tinggi. Sehingga ia harus berteriak agar bisa disadari keberadaannya.

Hal itu diungkapkan jurnalis senior, As Atmadi dalam Pelatihan Jurnalistik dengan tema “Satu Hati Menempah Jurnalis Muda Idealis” di Medan, Sabtu (29/4/2017).

“Berteriak dan menggigit, jika tidak dia tak akan terlihat di tengah keramaian. Itu perumpamaannya,” ucap mantan dosen USU ini.

Dalam acara yang digelar Surat Kabar Bumantara itu, jadi sebuah media baru tidak akan dikenal jika dia mengikut media mainstream lainnya. Media baru harus kritis tapi konstruktif.

“Judul harus keras dan membuat orang tertarik. Tapi harus pula konstruktif dan tidak menghina,” ucapnya.

Hal ini harus disadari para pengusaha jika medianya ingin tetap hidup. Sebuah media baru harus berbeda dari media-media besar lainnya atau keluar dari kerumunan.

“Jika ada suatu peristiwa dan semua media memberitakannya, maka media baru ini harus memikirkan sisi pemberitaan yang lebih menarik dalam peristiwa yang sama itu,” katanya.

Ia pun mengatakan seorang wartawan adalah pencari berita, bukan penunggu berita. Wartawan harus aktif mengejar berita bukan hanya menunggu berita dari Humas atau rilis.

“Wartawan harus terbiasa bekerja di bawah tekanan, dan disiplin dalam mencari berita. Bukan hanya menunggu-nunggu datangnya berita,” ucapnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 02:17 WIB

Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi

Warga yang tinggal di pesisir pantai Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengungsi ke dataran tinggi untuk menghindari ancaman bahaya ...
BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 01:14 WIB

BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter (SR) terjadi di 43 km barat daya Tasikmalaya, Jawa Barat, pada pukul 23.47 WIB, Jumat. ...
Warga Majalengka rasakan gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 01:12 WIB

Warga Majalengka rasakan gempa Tasikmalaya

Sejumlah warga di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat dibuat panik dengan gempa bumi yang terjadi pada Jumat malam sekitar pukul 23.48 ...
Gempa berkekuatan 7,3 SR juga goncang Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 00:57 WIB

Gempa berkekuatan 7,3 SR juga goncang Tasikmalaya

Gempa bumi berkekuatan 7,3 Skala Richter di Barat Daya Kabupaten Tasikmalaya terasa hingga ke Bandung, Jawa Barat pada Jumat pukul ...
Gempa berkekuatan 6,7 SR guncang Sukabumi
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 00:51 WIB

Gempa berkekuatan 6,7 SR guncang Sukabumi

Gempa berkekuatan 6,7 skala richter (SR) mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat dan sekitarnya yang menyebabkan warga panik dan berhamburan keluar ...
Panitia festival durian minta maaf, siap kembalikan uang tiket yang dibeli
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 21:01 WIB

Panitia festival durian minta maaf, siap kembalikan uang tiket yang dibeli

Panitia festival durian Sindangwangi 2017 menyampaikan permintaan maafnya kepada publik atas ketidaknyamanan pelaksanaan festival pada, Sabtu (9/12) lalu.Permintaan maaf itu ...