Sabtu, 16 Desember 2017 | 10.11 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Seminar Nasional soal Peradilan di UMSU

Seminar Nasional soal Peradilan di UMSU

Reporter : Nur Fatimah | Selasa, 25 April 2017 - 17:34 WIB

IMG-5330

Seminar Nasional bertema 'Independensi & Akuntabilitas Peradilan di Indonesia'. (kininews/armand)

MEDAN, kini.co.id – Seminar Nasional bertema ‘Independensi & Akuntabilitas Peradilan di Indonesia’ hadir di Gedung Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Selasa (25/4).

Seminar itu diramaikan oleh sejumlah narasumber seperti, Dr HM Busyro Muqoddas MHum (Ketua PP Muhammadiyah), Dahnil Anzar Simanjuntak SE ME (Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah), Dr Trisno Raharjo SH MH (Ketua Forum Dekan FH PTM se-Indonesia), Dr Abdul Hakim Siagian SH MHum (Pakar Hukum), dan Raden Muhammad Syafii (anggota Komisi III DPR RI).

Wakil Rektor I UMSU, Dr Muhammad Arifin Gultom menyebutkan, seminar ini membahas tentang permasalahan peradilan di Indonesia. Mengingat isu peradilan masih terus hangat dibahas dan diperbincangkan.

“Apalagi, pembahasan dipaparkan oleh para narasumber dengan perspektif masing-masing. Peradilan di Indonesia memang sudah menjadi sesuatu perbincangan hangat di tengah masyarakat. Namun, kalau berbicara peradilan, sesungguhnya yang lebih mengena itu aparat penegak hukum,” ujar Arifin Gultom didampingi, Rektor UMSU Dr Agussani MAP didampingi diwakili Wakil Rektor (WR) I Dr Muhammad Arifin Gultom, Komisioner Komisi Yudisial RI Dr Farid Wajdi, perwakilan FH Universitas Muhammadiyah Malang, FH Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, FH Universitas Muhammadiyah Kendari.

Arifin berharap, seminar kali ini mampu menambahkan ilmu dan pengalaman baru bagi peserta dan seluruh tamu undangan.

“Dari pertemuan ini semoga bisa memberikan kontribusi dan sumbangan pemikiran untuk bagaimana menciptakan peradilan yang baik, bermartabat, serta yang didambakan. Sebab, bagaimanapun peradilan adalah tembok terakhir bagi para pencari keadilan,” ujar Arifin.

Dalam kesempatan itu, konsolidasi Dekan FH Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) se-Indonesia melakukan deklarasi dukungan publik atau pernyataan sikap mewujudkan akuntabilitas peradilan yang sesungguhnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Gempa Bumi, 5 Warga Tertimbun Reruntuhan
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 08:48 WIB

Gempa Bumi, 5 Warga Tertimbun Reruntuhan

5 warga Dusun Kedungrejo RT 2 RW 5 Desa Wonoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, sempat tertimbun reruntuhan bangunan akibat gempa yang terjadi ...
Peringatan Dini Tsunami Dicabut, Warga Diminta Waspada Gempa Susulan
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 08:36 WIB

Peringatan Dini Tsunami Dicabut, Warga Diminta Waspada Gempa Susulan

Meski peringatan potensi tsunami dicabut, warga sekitar Tasikmalaya diminta untuk tetap waspads terhadap adanya gempa susulan.Hal ini dikatakan Kepala Pusat ...
Data kerusakan bangunan akibat gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 06:35 WIB

Data kerusakan bangunan akibat gempa Tasikmalaya

Puluhan rumah tercatat roboh dan ambruk akibat guncangan gempa yang terjadi di Tasikmalaya. Tidak hanya bangunan, sejumlah warga Tasikmalaya juga ...
Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 02:17 WIB

Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi

Warga yang tinggal di pesisir pantai Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengungsi ke dataran tinggi untuk menghindari ancaman bahaya ...
BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 01:14 WIB

BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter (SR) terjadi di 43 km barat daya Tasikmalaya, Jawa Barat, pada pukul 23.47 WIB, Jumat. ...
Warga Majalengka rasakan gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 01:12 WIB

Warga Majalengka rasakan gempa Tasikmalaya

Sejumlah warga di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat dibuat panik dengan gempa bumi yang terjadi pada Jumat malam sekitar pukul 23.48 ...