Sabtu, 21 Oktober 2017 | 17.25 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Pemko Medan tak Miliki Regulasi Penataan Reklame

Pemko Medan tak Miliki Regulasi Penataan Reklame

Reporter : Nur Fatimah | Kamis, 20 April 2017 - 20:38 WIB

IMG-5302

Reklame yang rencana diturunkan oleh pemerintah kota Medan di Jalan Imam Bonjol Medan. (kininews/armand)

MEDAN, kini.co.id – Ketua panitia khusus (pansus) reklame kota Medan, Landen Marbun menyebutkan pemerintah kota Medan tak miliki ketegasan dan regulasi tentang penataan reklame.

Pasalnya kondisi reklame yang begitu buruk di kota Medan membuat Landen menyatakan pemko Medan terlalu lambat dalam penuntaskan masalah yang itu-itu saja. Padahal Wakil Walikota Medan, Akhyar Nasution juga sudah melihat dan belajar langsung ke Surabaya.

“Pemko Medan itu tak memiliki konsep yang jelas soal penataan reklame. Jika di satu titik dilarang reklame, lalu dititik mana yang diperbolehkan. Sekarang ini pengusaha bingung. Pemko harus membuka ruang kepada pengusaha sebagai alternatif. Namun tetap menegakkan aturan penertipan reklame dilokasi yang menyalah,” ucap Landen, Kamis (20/4) sore.

Landen Marbun juga meminta agar Pemko Medan segera menertibkan reklame menyalah dan melakukan percepatan revisi Perda. Supaya Pemko Medan memiliki regulasi dan pengusaha dapat mengikuti aturan yang sudah ditetapkan.

Kemudian, kata Landen, para pengusaha reklame juga mesti memiliki jaminan asuransi agar ketika papan reklame tumbang bisa berguna bagi korban. Karena peraturan daerah (perda) lama mengatur tentang pajak reklame dan yang baru dapat menjadi penyelenggara reklame.

“Kami tetap konsisten, Pemko Medan harus tetap melakukan penertiban reklame menyalah. Apalagi, ketika kunjungan ke Surabaya beberapa waktu lalu sudah belajar. Pak Wakil Walikota, Pak Akhyar pun ikut,” ucap Landen.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:24 WIB

Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS

Pilkada serentak 2018 telah di depan mata. Untuk itu perlu dukungan dari masyarakat dan juga penyelenggara Pemilu baik di pusat ...
Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 06:55 WIB

Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam

Bentrokan antara satpam dan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU menyisakan luka dan amarah membara di kalangan mahasiswa dan alumni.Hingga ...
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...
Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:59 WIB

Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa

Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw bersama Gubsu Tengku Erry Nuradi menyatakan komitmennya bersama untuk mengawasi penggunaan dana desa yang ...