Kamis, 27 April 2017 | 21.38 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Begini Pentingnya Gerakan Perlindungan Anak Sahuta Menurut Komnas PA

Begini Pentingnya Gerakan Perlindungan Anak Sahuta Menurut Komnas PA

Reporter : Nur Fatimah | Rabu, 19 April 2017 - 13:55 WIB

IMG-5289

Arist Merdeka Sirait dalam aksi solidaritas untuk bocah tanpa anus di Medan. (kininews/fatimah)

MEDAN, kini.co.id – Gerakan Nasional Perlindungan Anak Sahuta atau perlindungan anak dari desa dinilai sudah perlu diterapkan di setiap daerah.

Hal ini karena peristiwa kekerasan, kejahatan seksual bahkan pembunuhan anak-anak bukan hanya terjadi di kota namun juga di desa atau kampung.

Kampung yang warganya berpendidikan rendah dan rawan pengangguran sering kali menjadi lokasi kekerasan dan kejahatan anak.

Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait mengatakan tindakan brutal dan sadis sedang marak-maraknya terjadi seperti kasus kejahatan seksual bergerombol (geng rape) terhadap banyak anak di Medan.

Untuk itu perlu gerakan yang melibatkan semua pihak untuk melindungi anak-anak dari kejahatan.

Gerakan Nasional Perlindungan Anak Sahuta diyakini bisa mengurangi jumlah kekerasan dan kejahatan terhadap anak di Indonesia.

“Melalui aksi masyarakat ini diyakini dapat memulai memutus mata rantai kekerasan terhadap anak,” ucapnya lagi.

Dalam aksi itu, Arist mennyebut perlindungan anak akan melibatkan Karangtaruna, PKK Desa dan Kecamatan, Babinsa, hansip, ketua Rukun Tetangga serta kepala Desa di daerah masing-masing.

Selain itu, peningkatan dan penumbuhan interaksi ekonomi sosial dan spritualitas warga kampung dengan menanamkan nilai keagamaan juga diyakini dapat menjadi salah untuk menekan prilaku brutalisme dan sadisme ditengah-tengah kehidupan masyarakat.

Di Sumut sendiri, Komnas PA telah mengagendakan akan bertemu dengan Kapoldasu dan Gubernur Sumut terlait gerakan ini.

Ini juga setelah terjadinya pembunuhan sekeluarga di Mabar dan Tuntungan yang membuat anak-anak turut kehilangan nyawa.

Demikian juga dengan peristiwa kejahatan seksual bergerombol atau masal yang terjadi di desa Namorambe, Kabupaten Deliserdang, di Siantar Simalungun, Batubara dan Tanjungbalai bebetapa bulan lalu.

Dilaporkan ada beberapa korban anak mati sia-sia dengan cara dicabut paksa hak hidupnya setelah sebelumnya di paksa mengkonsumsi narkoba, dan mengalami kekerasan seksual dan perkosaan sangat sadis.

Arist menegaskan hal ini harus menjadi perhatian pemerintah Sumut dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berpihak pada perlindungan anak.

“Komnas Anak mengagendakan bertemu dengan jajaran Poldasu dan Gubernur Sumut untuk menyusun kejasama strategis dan berkesinambungan melalui program Membangun Gerakan Nasional Perlindungan Anak Sahuta (kampung) diseluruh wilayah Sumatera Utara,” sebut dia.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Pembangkit Listrik 600 MW akan Berdiri di Medan
Sumatera Utara - Kamis, 27 April 2017 - 20:08 WIB

Pembangkit Listrik 600 MW akan Berdiri di Medan

Investor asal China berencana membangun pembangkit listrik di Kota Medan. Kawasan tak kurang dari 100 hektar di Kelurahan Sicanang, Kecamatan ...
Kuli Bangunan Nekat Curi Ponsel, Bonyoklah
Sumatera Utara - Kamis, 27 April 2017 - 17:48 WIB

Kuli Bangunan Nekat Curi Ponsel, Bonyoklah

Kuli bangunan, Jaya Putra Mahkota tak sanggup menahan sakit usai menjadi sasaran kemarahan massa di Jalan Seiular Baru, Kamis (27/4). ...
Mau ke Malaysia, Candra Merampok di Medan Petisah
Sumatera Utara - Kamis, 27 April 2017 - 17:07 WIB

Mau ke Malaysia, Candra Merampok di Medan Petisah

Hendak pergi ke Malaysia, pengangguran Wendy Candra sampai hati merampok dan menyekap Agnes (15) dan kakaknya Jesica (18) di Jalan ...
Pasar Induk Lauci belum Lengkap
Sumatera Utara - Kamis, 27 April 2017 - 16:46 WIB

Pasar Induk Lauci belum Lengkap

Pemerintah Kota Medan masih berupaya membenahi sejumlah pasar tradisional. Satuan Polisi Pamong Praja juga tak bosan-bosan membenahi beberapa pasar tradisional ...
Eldin : Golkar Telah Ciptakan Kader Skala Nasional
Sumatera Utara - Kamis, 27 April 2017 - 14:18 WIB

Eldin : Golkar Telah Ciptakan Kader Skala Nasional

Walikota Medan, H T Dzulmi Eldin membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Golkar Kota Medan di Medan Club Jalan Kartini ...
Bupati Labura buka MTQ ke VIII
Sumatera Utara - Kamis, 27 April 2017 - 13:30 WIB

Bupati Labura buka MTQ ke VIII

Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) H. Kharuddin Syah membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke VIII dan Festival Nasid Nasional ...