Sabtu, 19 Agustus 2017 | 23.57 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Komisi C Usir DPRD Medan Pengelola Spa karena Alasan Ini

Komisi C Usir DPRD Medan Pengelola Spa karena Alasan Ini

Reporter : Nur Fatimah | Selasa, 18 April 2017 - 18:00 WIB

IMG-5285

Komisi C saat RDP dengan Diamond Spa. (kininews/fatimah)

MEDAN, kini.co.id – Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi C DPRD kota Medan dengan pengusaha tempat hiburan malam berubah mencekam. Sejumlah anggota Komisi C DPRD kota Medan bersuara keras dan mengusir keluar pengelola Diamond Spa, Selasa (18/4).

Pengelola Diamond Spa yang diketahui bernama Bagas Sagala menantang dengan arogan saat berdiskusi dengan Komisi C DPRD kota Medan. Bahkan Bagas berulang kali menyela ucapan sejumlah anggota Komisi C yang sedang berpaparan.

“Bagaimana saya mau membawa surat izin, karena tempat yang saya kelola semua izinnya lengkap. Dan pertanyaan bapak saya harus membawa surat izin seolah-olah saya ini mau di eksekusi saja. Saya pikir datang kemari hanya untuk diskusi saja”, kata Bagas membentak.

Kemudian, Anggota Komisi C DPRD kota Medan, Andi Lumbang Gaol menanyakan tentang besaran pakan yang diberikan Diamond Spa. Namun, belum lagi selesai berbicara, Bagas memotong dan menyebutkan selalu memberikan kepada Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) kota Medan.

“Dispenda tetapkan pajak hiburan sebesar 35 persen. Diamond Spa selalu membayar sekitar Rp5juta perbulan,” ujar Bagas.

Menyaksikan sikap yang tak elok oleh Bagas, Anggota Komisi C DPRD kota Medan, Mulia Asri Rambe (Bayek) naik pitam.

“Daritadi aku perhatikan kau tidak ada sopannya dalam berbicara. Suka-suka hatimu saja ngomong kulihat. Nanti ada waktumu berbicara kalau kau sudah diizinkan berbicara, setelah selesai dewan bertanya”, bentak Bayek.

“Bapak sopan dikitlah bicara, saya mau telpon seseorang,” jawab Bagas.

“Telepon, siapa saja yang bisa kau telepon untuk hadir kemari. Ingat namaku ya, kau ingat. Bayek namaku,” ujar Bayek.

“Kalau begitu aku keluar,” kata Bagas.

“Keluarlah kau sana,” ucap Bayek disaksikan, Anton Panggabean, Andi Lumbangaol, dan Zulkifli Lubis.

Bayek mengesalkan sikap Bagas yang tak tahu etika dan suka menyela. Artinya Bagas dinilai kurang menghormati rapat dengar pendapat (RDP) dengan Diamond Spa.

Di tempat yang sama, Anton Panggabean menyebutkan segera memanggil kembali Diamond Spa, Dispenda Medan dan Dinas Pariwisata terkait izin usaha dan pajak.

“Kita akan mengkonfrontir pengakuan Diamond Spa kepada dinas-dinas terkait izin usaha dan pajak yang dikenakan Dispenda Medan sebesar 35 persen. Karena pajak yang dikenakan tersebut dinilai terlalu tinggi. Soal izin usaha, bila Diamond Spa tidak memiliki izin usaha maka Diamond Spa harus ditutup”, ungkap Anton Panggabean.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ini Nama-nama Anggota Panwaslu Kabupaten/Kota se-Jabar Terpilih
Jawa Barat - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 21:02 WIB

Ini Nama-nama Anggota Panwaslu Kabupaten/Kota se-Jabar Terpilih

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat telah mengumumkan hasil uji kelayakan dan kepatutan calon anggota Panitia Pengawas Pemilihan (Panwas) Kabupaten/Kota ...
Malunya, Kader Partai Ini Kepergok Keluarga Lagi Selingkuh di Hotel
Sumatera Selatan - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 15:43 WIB

Malunya, Kader Partai Ini Kepergok Keluarga Lagi Selingkuh di Hotel

Fenomena perselingkuhan sepertinya tak bisa lepas dari kehidupan bermasyarakat. Meski terlarang, masih ada saja yang coba-coba melakukannya walaupun harga diri ...
Ratusan Angkot di Kota Bekasi Tak Layak
Jawa Barat - Jumat, 18 Agustus 2017 - 23:39 WIB

Ratusan Angkot di Kota Bekasi Tak Layak

Sebanyak 755 mobil angkutan umum di Kota Bekasi dinyatakan belum melakukan pengujian kelayakan. Padahal pengujian itu penting untuk keselamatan penumpang ...
PDI-P Kota Bekasi Enggan Berkoalisi dengan Golkar
Jawa Barat - Jumat, 18 Agustus 2017 - 23:26 WIB

PDI-P Kota Bekasi Enggan Berkoalisi dengan Golkar

Meski DPD DI-Perjuangan Jawa Barat menyatakan koalisi dengan Partai Golkar di 12 Kabupaten/Kota untuk menghadapi pilkada serentak.Namun langkah itu belum ...
Larangan Sepeda Motor Masuk Sudirman Mulai Berlaku Akhir September
DKI Jakarta - Jumat, 18 Agustus 2017 - 15:54 WIB

Larangan Sepeda Motor Masuk Sudirman Mulai Berlaku Akhir September

Bagi Anda pengendara sepeda yang kerap melintas Jalan Jenderal Sudirman sepanjang Bundaran Hotel Indonesia (HI) hingga Bundaran Senayan harap melalui ...
Malam Resepsi Kenegaraan, Paskibra Labura Dijamu Bupati
Sumatera Utara - Jumat, 18 Agustus 2017 - 13:46 WIB

Malam Resepsi Kenegaraan, Paskibra Labura Dijamu Bupati

Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Labuhan Batu Utara dijamu di kediaman Wakil Bupati Labura, Tanjung Sari Aek Kanopan, (17/8).Pasukan tersebut ...