Jumat, 20 Oktober 2017 | 17.33 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Saling Lempar Tudingan ‘Bagi-bagi sembako?’

Putaran Dua Pilkada

Saling Lempar Tudingan ‘Bagi-bagi sembako?’

Senin, 17 April 2017 - 13:08 WIB

IMG-5259

Ahok-Anies (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Menjelang Pilkada DKI Jakarta putaran dua yang tinggal dua hari lagi, suhu politik Ibukota nampaknya memanas, kedua kubu saling lempar tudingan bagi-bagi sembako ke pihak lain.

Kelompok Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) melaporkan dugaan pembagian sembako oleh tim pasangan Ahok-Djarot kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Tak berapa lama kemudian, tim kuasa hukum cagub-cawagub Anies Baswedan-Sandiaga Uno juga melaporkan dugaan pelanggaran pemilu ke Bawaslu DKI Jakarta.

ACTA menyebut aksi bagi sembako berlangsung di kawasan Kalibata dan Kampung Melayu.

“Ajakan (untuk memilih) tidak ada, tapi kan dengan adanya orang-orang yang melakukan pembagian tersebut kan berindikasi. Itulah yang akan kami laporkan, perbuatan hukumnya itu,” kata Ketua ACTA, Kris Ibnu, kepada wartawan, di Kantor Bawaslu, Jakarta Utara, Minggu (16/4).

Ditegaskannya, meski mereka mengakui tim ACTA mendapat laporan pembagian sembako dari Rumah Djoeang (markas pemenangan tim Anies-Sandi), namun mereka menerima laporan yang diajukan oleh siapa saja terkait kedua tim pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di pilkada DKI Jakarta untuk kemudian dilaporkan ke Bawaslu.

“Kebetulan yang melapor dari Rumah Djoeang. Siapapun yang melapor kami terima, kami buka hotline 24 jam, sejak kemarin sampai pilkada tanggal 19 April, sampai pasca-pilkada. Kita terima laporan dari siapa saja,” tambah Kris.

Juru Bicara Tim Pemenangan Ahok-Djarot, Raja Juli Antoni membantah soal laporan pembagian sembako tersebut, ia mempersilakan dilakukannya proses hukum jika benar, dan balik menuding tim lawan melakukan berbagai pelanggaran termasuk pembagian sembako itu.

“Saya justru mendapatkan banyak laporan yang sama di bawah, pembagian sembako yang dilakukan oleh paslon nomor tiga. Jadi praktik itu harus diklarifikasi dengan melaporkannya ke Bawaslu,” kata Raja Juli.

Ia mengklaim timnya tidak pernah ada bermain dengan politik sembako semacam itu.

“Tidak ada alokasi dana yang dikucurkan untuk itu. Jadi kalau menemukan di lapangan ya diproses saja secara hukum,” kata Raja Juli.

Koordinator Divisi Hukum dan Penindakan, Bawaslu DKI Jakarta, M Jufri mengatakan pihkanya menemukan pelanggaran yang sama dari kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta.

“Terkait pembagian paket sembako, itu lebih banyak terkait (paslon) nomor dua, tapi terkait dengan penyebaran spanduk provokatif yang ditujukan kepada paslon nomor dua.”

“Dugaan-dugaan pelanggaran yang terjadi selama ini adalah antara pembagian sembako dengan spanduk-spanduk black campaign, itu yang dimanfaatkan oleh kedua pasangan calon,” tegasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:21 WIB

Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2017 Kota Bekasi resmi diketuk dalam rapat paripurna.Dalam rapat tersebut DPRD Kota ...
Dua tewas, 13 terluka akibat tabrakan maut bus Simpati di Aceh
Aceh - Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:49 WIB

Dua tewas, 13 terluka akibat tabrakan maut bus Simpati di Aceh

Tabrakan maut antara dua bus "Simpati Star" di jalan negara Medan-Banda Aceh, tepatnya di Desa Meunasah Drang, Kecamatan Muara Batu, ...
Bupati Labura: Menabung dengan emas keputusan bijak
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:02 WIB

Bupati Labura: Menabung dengan emas keputusan bijak

Bupati Labuhanbatu Utara (Labura), Kharuddin Syah mengatakan menabung dengan emas merupakan keputusan yang bijak. Karena menabung emas lebih terjamin dibanding ...
Bekasi Berencana Berikan Beasiswa Bagi Mahasiswa Kurang Mampu
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 15:09 WIB

Bekasi Berencana Berikan Beasiswa Bagi Mahasiswa Kurang Mampu

Dinas Pendidikan Kota Bekasi berencana memberi dana beasiswa bagi para mahasiswa berprestasi dari kalangan yang tidak mampu pada 2018 mendatang.Dana ...
Duh… Titik Banjir di Kota Bekasi Tak Berkurang, Masih 49 Titik
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 15:03 WIB

Duh… Titik Banjir di Kota Bekasi Tak Berkurang, Masih 49 Titik

Rupanya, beberapa tahun belakangan ini titik banjir di Kota Bekasi masih tidak berkurang.Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota ...
Januari- Oktober puluhan ribu mobil parkir liar diderek Pemprov DKI
DKI Jakarta - Jumat, 20 Oktober 2017 - 14:56 WIB

Januari- Oktober puluhan ribu mobil parkir liar diderek Pemprov DKI

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta terus menggencarkan penindakan terhadap kendaraan roda empat yang memarkirkan sembarangan atau parkir liar di sepanjang ...