Sabtu, 19 Agustus 2017 | 08.40 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Saling Lempar Tudingan ‘Bagi-bagi sembako?’

Putaran Dua Pilkada

Saling Lempar Tudingan ‘Bagi-bagi sembako?’

Senin, 17 April 2017 - 13:08 WIB

IMG-5259

Ahok-Anies (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Menjelang Pilkada DKI Jakarta putaran dua yang tinggal dua hari lagi, suhu politik Ibukota nampaknya memanas, kedua kubu saling lempar tudingan bagi-bagi sembako ke pihak lain.

Kelompok Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) melaporkan dugaan pembagian sembako oleh tim pasangan Ahok-Djarot kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Tak berapa lama kemudian, tim kuasa hukum cagub-cawagub Anies Baswedan-Sandiaga Uno juga melaporkan dugaan pelanggaran pemilu ke Bawaslu DKI Jakarta.

ACTA menyebut aksi bagi sembako berlangsung di kawasan Kalibata dan Kampung Melayu.

“Ajakan (untuk memilih) tidak ada, tapi kan dengan adanya orang-orang yang melakukan pembagian tersebut kan berindikasi. Itulah yang akan kami laporkan, perbuatan hukumnya itu,” kata Ketua ACTA, Kris Ibnu, kepada wartawan, di Kantor Bawaslu, Jakarta Utara, Minggu (16/4).

Ditegaskannya, meski mereka mengakui tim ACTA mendapat laporan pembagian sembako dari Rumah Djoeang (markas pemenangan tim Anies-Sandi), namun mereka menerima laporan yang diajukan oleh siapa saja terkait kedua tim pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di pilkada DKI Jakarta untuk kemudian dilaporkan ke Bawaslu.

“Kebetulan yang melapor dari Rumah Djoeang. Siapapun yang melapor kami terima, kami buka hotline 24 jam, sejak kemarin sampai pilkada tanggal 19 April, sampai pasca-pilkada. Kita terima laporan dari siapa saja,” tambah Kris.

Juru Bicara Tim Pemenangan Ahok-Djarot, Raja Juli Antoni membantah soal laporan pembagian sembako tersebut, ia mempersilakan dilakukannya proses hukum jika benar, dan balik menuding tim lawan melakukan berbagai pelanggaran termasuk pembagian sembako itu.

“Saya justru mendapatkan banyak laporan yang sama di bawah, pembagian sembako yang dilakukan oleh paslon nomor tiga. Jadi praktik itu harus diklarifikasi dengan melaporkannya ke Bawaslu,” kata Raja Juli.

Ia mengklaim timnya tidak pernah ada bermain dengan politik sembako semacam itu.

“Tidak ada alokasi dana yang dikucurkan untuk itu. Jadi kalau menemukan di lapangan ya diproses saja secara hukum,” kata Raja Juli.

Koordinator Divisi Hukum dan Penindakan, Bawaslu DKI Jakarta, M Jufri mengatakan pihkanya menemukan pelanggaran yang sama dari kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta.

“Terkait pembagian paket sembako, itu lebih banyak terkait (paslon) nomor dua, tapi terkait dengan penyebaran spanduk provokatif yang ditujukan kepada paslon nomor dua.”

“Dugaan-dugaan pelanggaran yang terjadi selama ini adalah antara pembagian sembako dengan spanduk-spanduk black campaign, itu yang dimanfaatkan oleh kedua pasangan calon,” tegasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ratusan Angkot di Kota Bekasi Tak Layak
Jawa Barat - Jumat, 18 Agustus 2017 - 23:39 WIB

Ratusan Angkot di Kota Bekasi Tak Layak

Sebanyak 755 mobil angkutan umum di Kota Bekasi dinyatakan belum melakukan pengujian kelayakan. Padahal pengujian itu penting untuk keselamatan penumpang ...
PDI-P Kota Bekasi Enggan Berkoalisi dengan Golkar
Jawa Barat - Jumat, 18 Agustus 2017 - 23:26 WIB

PDI-P Kota Bekasi Enggan Berkoalisi dengan Golkar

Meski DPD DI-Perjuangan Jawa Barat menyatakan koalisi dengan Partai Golkar di 12 Kabupaten/Kota untuk menghadapi pilkada serentak.Namun langkah itu belum ...
Larangan Sepeda Motor Masuk Sudirman Mulai Berlaku Akhir September
DKI Jakarta - Jumat, 18 Agustus 2017 - 15:54 WIB

Larangan Sepeda Motor Masuk Sudirman Mulai Berlaku Akhir September

Bagi Anda pengendara sepeda yang kerap melintas Jalan Jenderal Sudirman sepanjang Bundaran Hotel Indonesia (HI) hingga Bundaran Senayan harap melalui ...
Malam Resepsi Kenegaraan, Paskibra Labura Dijamu Bupati
Sumatera Utara - Jumat, 18 Agustus 2017 - 13:46 WIB

Malam Resepsi Kenegaraan, Paskibra Labura Dijamu Bupati

Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Labuhan Batu Utara dijamu di kediaman Wakil Bupati Labura, Tanjung Sari Aek Kanopan, (17/8).Pasukan tersebut ...
Ini Alasan Rahmad Hasibuan Maju di Pilkada Palas
Sumatera Utara - Jumat, 18 Agustus 2017 - 11:29 WIB

Ini Alasan Rahmad Hasibuan Maju di Pilkada Palas

Sosok Rahmad Pardamean Hasibuan tak asing lagi di mata warga Padang Lawas, Sumut.Meski kalah pada Pilkada yang lalu, Rahmad tak ...
Jembatan Beton Belasan Miliar Ini Ambruk
Kalimantan - Kamis, 17 Agustus 2017 - 22:01 WIB

Jembatan Beton Belasan Miliar Ini Ambruk

Sebuah jembatan beton di Desa Bangkit Baru - Desa Tanifah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola patah dibagian tengah. Akibat patahnya ...