Rabu, 18 Oktober 2017 | 19.44 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Alumni 212 Tegaskan Tamasya Al-Maidah Bentuk Pengawalan Pilkada DKI

Alumni 212 Tegaskan Tamasya Al-Maidah Bentuk Pengawalan Pilkada DKI

Senin, 17 April 2017 - 02:40 WIB

IMG-5257

Poster Tamasya Al-Maidah (ist)

Jakarta, kini.co.id – Koordinator Presidium Alumni 212, Ustadz Ansufri Idrus Sambo, mengatakan bahwa Tamasya Al-Maidah dilaksanakan untuk mengawal pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta agar terbebas dari kecurangan yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu.

Maka dari itu, ia bersama alumni 212, juga akan mengawal proses pemungutan suara Pilkada putaran dua agar berlangsung secara demokratis dan terhindar dari intimidasi-intimidasi yang dilakukan salah satu pendukung paslon seperti pada putaran pertama.

“Ini (Tamasya Almaidah 51) sebagai upaya untuk mendukung aparat yang berada disitu, termasuk saksi untuk berani memberikan perlawanan atau tindakan kepada orang-orang yang melakukan kecurangan,” katanya di Masjid Al Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (16/4).

Menurutnya, berbagai laporan kecurangan yang dilakukan salah satu pasangan sudah disampaikan ke Bawaslu DKI Jakarta, bahkan sudah diviralkan di berbagai media sosial, namun karena tidak ada tindak lanjut, maka alumni 212 memutuskan untuk melibatkan diri mengamankan jalannya Pilkada.

“Faktanya, kemarin sudah banyak sekali laporan-laporan kecurangan yang sudah diviralkan itu tidak ditindak lanjuti. Kita lihat faktanya Iwan Bopeng tidak diproses sampai sekarang, ini kita mau terlibat. Justru kita ingin membela demokrasi, ini benar-bemar demokrasi yang jujur dan adil,” tambahnya.

Selain itu, ia juga mengakui bahwa ajakan ke setiap TPS di Jakarta kepada Alumni 212 merupakan salah satu upaya untuk mengimbangi adanya pengerahan massa daerah dari PDI-P ke Jakarta.

“Iya, itu salah satu sebabnya. Mereka boleh (mengerahkan) kenapa kita gak boleh. Bukan beberapa orang itu ya, saya kira banyak banget loh (yang dikerahkan),” tegasnya

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP) menginstruksikan dan menugaskan seluruh pimpinan fraksi dan pimpinan daerah berangkat ke Jakarta untuk membantu pasangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat.

Dalam surat nomor 2654/IN/DPP/III/2017 yang ditandatangani Ketua DPP PDIP Bambang DH dan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. Melalui surat yang dikeluarkan di Jakarta pada 16 Maret 2016, DPP PDIP menginstruksikan dan menugaskan seluruh pimpinan beserta anggota fraksi PDIP Perjuangan DPRD Kota/Kabupaten seluruh Indonesia untuk memenangkan pasangan Ahok-Djarot di putaran kedua.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:26 WIB

Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau

Sebanyak 6.429 Kartu Keluarga di Kelurahan Cikiwul menerima dana kompensasi atau 'uang bau' dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk triwulan ...
Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:21 WIB

Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini

Warga Bekasi Timur meminta agar Kepolisian Republik Indonesia membangun kantor Kepolisian Sektor Bekasi Timur. Soalnya, warga setempat merasa disulitkan untuk ...
Aher: Pemprov tak larang transportasi daring
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 16:55 WIB

Aher: Pemprov tak larang transportasi daring

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tidak pernah melarang transportasi berbasis aplikasi online (daring) untuk ...
Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:16 WIB

Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan tidak bisa memenuhi undangan dari PDI Perjuangan yang akan mengundang sembilan tokoh potensial sebagai ...
Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:46 WIB

Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Pemerintah Kota Bekasi meminta pada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno agar memandang ...
Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:00 WIB

Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menilai, Kota Bekasi memiliki hubungan yang erat dengan Pemprov DKI Jakarta. Karena itu, ia meminta ...