Minggu, 25 Juni 2017 | 08.49 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Alumni 212 Tegaskan Tamasya Al-Maidah Bentuk Pengawalan Pilkada DKI

Alumni 212 Tegaskan Tamasya Al-Maidah Bentuk Pengawalan Pilkada DKI

Senin, 17 April 2017 - 02:40 WIB

IMG-5257

Poster Tamasya Al-Maidah (ist)

Jakarta, kini.co.id – Koordinator Presidium Alumni 212, Ustadz Ansufri Idrus Sambo, mengatakan bahwa Tamasya Al-Maidah dilaksanakan untuk mengawal pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta agar terbebas dari kecurangan yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu.

Maka dari itu, ia bersama alumni 212, juga akan mengawal proses pemungutan suara Pilkada putaran dua agar berlangsung secara demokratis dan terhindar dari intimidasi-intimidasi yang dilakukan salah satu pendukung paslon seperti pada putaran pertama.

“Ini (Tamasya Almaidah 51) sebagai upaya untuk mendukung aparat yang berada disitu, termasuk saksi untuk berani memberikan perlawanan atau tindakan kepada orang-orang yang melakukan kecurangan,” katanya di Masjid Al Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (16/4).

Menurutnya, berbagai laporan kecurangan yang dilakukan salah satu pasangan sudah disampaikan ke Bawaslu DKI Jakarta, bahkan sudah diviralkan di berbagai media sosial, namun karena tidak ada tindak lanjut, maka alumni 212 memutuskan untuk melibatkan diri mengamankan jalannya Pilkada.

“Faktanya, kemarin sudah banyak sekali laporan-laporan kecurangan yang sudah diviralkan itu tidak ditindak lanjuti. Kita lihat faktanya Iwan Bopeng tidak diproses sampai sekarang, ini kita mau terlibat. Justru kita ingin membela demokrasi, ini benar-bemar demokrasi yang jujur dan adil,” tambahnya.

Selain itu, ia juga mengakui bahwa ajakan ke setiap TPS di Jakarta kepada Alumni 212 merupakan salah satu upaya untuk mengimbangi adanya pengerahan massa daerah dari PDI-P ke Jakarta.

“Iya, itu salah satu sebabnya. Mereka boleh (mengerahkan) kenapa kita gak boleh. Bukan beberapa orang itu ya, saya kira banyak banget loh (yang dikerahkan),” tegasnya

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP) menginstruksikan dan menugaskan seluruh pimpinan fraksi dan pimpinan daerah berangkat ke Jakarta untuk membantu pasangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat.

Dalam surat nomor 2654/IN/DPP/III/2017 yang ditandatangani Ketua DPP PDIP Bambang DH dan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. Melalui surat yang dikeluarkan di Jakarta pada 16 Maret 2016, DPP PDIP menginstruksikan dan menugaskan seluruh pimpinan beserta anggota fraksi PDIP Perjuangan DPRD Kota/Kabupaten seluruh Indonesia untuk memenangkan pasangan Ahok-Djarot di putaran kedua.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Pesan Kapolrestabes Medan untuk Pemudik
Sumatera Utara - Kamis, 22 Juni 2017 - 14:53 WIB

Pesan Kapolrestabes Medan untuk Pemudik

Bagi yang mau berangkat mudik ke kampung halaman. Ada baiknya mengikuti saran alias tips untuk para pemudik dari Kapolrestabes Medan, ...
Gubsu dan Kapolda Cek Kesiapan Mudik
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 21:21 WIB

Gubsu dan Kapolda Cek Kesiapan Mudik

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi bersama Kapolda Sumut, Inspektur Jendral Rycko Amelza Dahniel melakukan pengecekan sejumlah sejumlah kesiapan transportasi ...
Politisi Gerindra : Saya Harap Media Tuliskan Ini
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 19:33 WIB

Politisi Gerindra : Saya Harap Media Tuliskan Ini

Anggota DPRD kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung mengaku mendapatkan pesan singkat dari masyarakat tentang tak merata pembagian bantuan dari ...
Selamatkan Hutan, 11 Perusahaan Tambang di Sumut jadi Sorotan   
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 13:59 WIB

Selamatkan Hutan, 11 Perusahaan Tambang di Sumut jadi Sorotan  

Kegiatan pertambangan ilegal seringkali menjadi biang kerok kerusakan hutan dan lingkungan.Sayangnya bukan cuma yang ilegal, perusahaan dengan izin yang masih ...
Sultan Yogya Larang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik
DI Yogyakarta - Rabu, 21 Juni 2017 - 01:34 WIB

Sultan Yogya Larang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sultan Hamengku Buwono X melarang seluruh pegawai di lingkungan Pemprov DIY menggunakan mobil dinas untuk ...
Mau Kabur, Mobil Napi Nabrak Rumah Warga
Sumatera Utara - Selasa, 20 Juni 2017 - 15:48 WIB

Mau Kabur, Mobil Napi Nabrak Rumah Warga

Selasa (20/6) pagi, Jalan Lembaga Pemasyarakat, Kelurahan Tanjunggusta, Kecamatan Medan Helvetia ramai. Sebuah mobil berwarna hitam menghantam sebuah rumah di ...