Rabu, 18 Oktober 2017 | 19.42 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Jari 98: Ayo Ambil Sembakonya, Tapi….

Pilkada DKI Putaran 2

Jari 98: Ayo Ambil Sembakonya, Tapi….

Senin, 17 April 2017 - 02:09 WIB

IMG-5255

Paket Sembako yang Dibagikan Timses Ahok-Djarot (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Jaringan aktivis 98 mengaku sangat gembira mendengar maraknya informasi money politic berupa pembagian sembako menjelang Pilkada DKI Jakarta putaran kedua, 19 April 2017 mendatang.

Jejaring mantan aktivis mahasiswa gerakan reformasi 1998 ini menilai rakyat Jakarta telah cerdas secara politik karena telah terlatih sejak era Orde Baru, sehingga menurutnya tak akan bergeser tetap melabuhkan pilihannya.

“Sangat terlihat jelas kepanikan sekelompok elite penguasa menjelang 19 April sehingga tak malu menyuruh bagi-bagi sembako untuk membeli suara rakyat,” ujar juru bicara Jari 98, Ricky Tamba dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (17/4).

Menurutnya, di era digital saat ini tak ada yang bisa ditutupi, sudah seperti rumah kaca dunia.

Sebentar saja tim sukses melakukan politik uang bahkan secara sembunyi-sembunyi, tidak lama informasinya tersebar luas melalui pesan berantai di WhatsApp, Blackberry Messenger dan berbagai aplikasi media sosial lainnya.

“Apalagi di kota besar seperti Jakarta yang melek teknologi,” tambahnya.

Untuk itu ia menyerukan kepada rakyat Jakarta agar berbondong-bondong mengambil sembako yang dibagikan siapapun, karena sebenarnya merupakan hak rakyat yang seharusnya menjadi program pembangunan tapi malah dikorupsi elite dan politisi busuk melalui APBN, APBD hingga dana sosial Corporate Social Responsibilities (CSR).

“Tujuannya, agar memberikan rasa kapok dan efek jera bagi pelaku politik uang tapi tak juga dipilih saat di TPS pada 19 April nanti,” cetusnya.

Disebutkannya, dalam monitoring dan survey tertutup yang dilakukan Jaringan ’98 selama beberapa hari terakhir, Ricky mengaku hanya sedikit pemilih yang masih ragu belum mempunyai pilihan dan tidak akan berpengaruh banyak terhadap hasil Pilgub Jakarta putaran kedua.

Karena diprediksi pasangan Anies-Sandi akan menang melebihi ambang batas selisih suara di Undang-undang untuk dapat dimohonkan gugatan PHPU ke Mahkamah Konstitusi.

“Kami gembira banyak sembako turun saat rakyat makin susah hidupnya. Haqul yakin mayoritas rakyat Jakarta telah mempunyai pilihan di hatinya masing-masing. Tindakan ambil sembako tapi tetap memilih Anies-Sandi akan terbukti Rabu besok, sebagai bentuk hukuman rakyat terhadap faksi elite yang abai saat berkuasa dengan menggusur dan menghina rakyat serta lebih berpihak pada neolikum neoliberalisme penjajah bangsa,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:26 WIB

Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau

Sebanyak 6.429 Kartu Keluarga di Kelurahan Cikiwul menerima dana kompensasi atau 'uang bau' dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk triwulan ...
Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:21 WIB

Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini

Warga Bekasi Timur meminta agar Kepolisian Republik Indonesia membangun kantor Kepolisian Sektor Bekasi Timur. Soalnya, warga setempat merasa disulitkan untuk ...
Aher: Pemprov tak larang transportasi daring
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 16:55 WIB

Aher: Pemprov tak larang transportasi daring

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tidak pernah melarang transportasi berbasis aplikasi online (daring) untuk ...
Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:16 WIB

Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan tidak bisa memenuhi undangan dari PDI Perjuangan yang akan mengundang sembilan tokoh potensial sebagai ...
Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:46 WIB

Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Pemerintah Kota Bekasi meminta pada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno agar memandang ...
Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:00 WIB

Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menilai, Kota Bekasi memiliki hubungan yang erat dengan Pemprov DKI Jakarta. Karena itu, ia meminta ...