Minggu, 22 Oktober 2017 | 15.27 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Pelaku Pembunuhan Sekeluarga Tertangkap, Ini Pesan Komnas PA

Pelaku Pembunuhan Sekeluarga Tertangkap, Ini Pesan Komnas PA

Reporter : Nur Fatimah | Sabtu, 15 April 2017 - 13:09 WIB

IMG-5237

Tersangka pembunuhan satu keluarga di Mabar, Andi Lala saat diamankan, Sabtu (15/4) pagi. (ist)

MEDAN, kini.co.id – Tertangkapnya tersangka pelaku pembunuhan sekeluarga di Mabar, Medan diharapkan jadi momentum memperbaiki sistem perlindungan anak di Indonesia.

Komnas Perlindungan Anak melalui Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sumut meminta peristiwa Mabar berdarah ini jadi pelajaran dan menjadi alasan pemerinyah melahirkan regulasi tentang sistem perlindungan anak di Indonesia.

“Kita meminta, pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten kota di bawah kepemimpinan Jokowi agar memprioritaskan pembangunan yg berafiliasi terhadap kepentingan anak,” ujar Ketua LPA Sumut, Muniruddin Ritonga kepada Kini.co.id, Sabtu (15/4).

Ia juga memberikan apresiasi terhadap kinerja Polres Belawan yang sigap memburu para pelaku.

“Kita sangat mengapresiasi kinerja polisi. Dalam waktu singkat tersangka sudah berhasil diringkus,” kata dia lagi.

Diketahui sebelumnya, terjadi pembunuhan sekeluarga di Mabar Medan. Dalam peristiwa itu 5 orang anggota keluarga tewas mengenaskan termasuk 2 anak di bawah umur. Sementara seorang balita bernama Kinara (3) sempat kritis karena luka pada kepalanya, namun selamat dari pembunuhan.

Pelaku utama yakni Andi Lala (35) telah berhasil diringkus pada pukul 05.10 WIB tadi. Andi ditangkap di Jalan Lintas Rengat/Tembilahan Desa Pekan Tua Kecamatan Kempes, Kabupaten Indragiri Hilir Riau. Penangkapan itu dilakukan tim gabungan Polda Sumut, Polda Riau dan Polres Indragiri Hulu.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Yakin ? Anies-Sandi tak gusur warga DKI ?
DKI Jakarta - Minggu, 22 Oktober 2017 - 14:30 WIB

Yakin ? Anies-Sandi tak gusur warga DKI ?

Tampaknya apa yang dulu disampaikan dan dijanjikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan wakilnya, Sandiaga Uno saat kampanye lalu mulai ...
Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:24 WIB

Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS

Pilkada serentak 2018 telah di depan mata. Untuk itu perlu dukungan dari masyarakat dan juga penyelenggara Pemilu baik di pusat ...
Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 06:55 WIB

Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam

Bentrokan antara satpam dan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU menyisakan luka dan amarah membara di kalangan mahasiswa dan alumni.Hingga ...
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...