Minggu, 25 Juni 2017 | 08.58 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>4 Saksi Sebut Ramadhan Tak Ada Saat Penyerahan Uang

4 Saksi Sebut Ramadhan Tak Ada Saat Penyerahan Uang

Reporter : Nur Fatimah | Jumat, 14 April 2017 - 22:43 WIB

IMG-5231

Sidang lanjutan kasus penipuan uang dengan terdakwa Ramdhan Pohan. (KiniNews/Ist)

Medan, kini.co.id – Empat saksi dalam sidang lanjutan dugaan penggelapan yang oleh terdakwa Ramadhan Pohan kompak mengaku bahwa terdakwa tak berada di tempat saat uang pinjaman diserahkan.

Padahal saksi sebelumnya menyebut Ramadhan berada di posko dan menerima uang tersebut.

Adapun saksi yang hadir dalam sidang yang digelar Kamis (13/4) itu adalah Yan Harahap, Husin Lubis, Lilik Ismadi dan Iman Fadly.

“Saya tahu persis tak ada Ramadhan Pohan di Posko. Saya ditelepon, katanya Ramadhan di Rumah Pasbel. Saya pun ke sana, dan memang ada RP di sana,” kata Yan dalam kesaksiannya.

Yan mengaku sempat bertemu dan memediasi pembicaraan Ramadhan dan Linda, di Jakarta, 11 Februari 2016. Linda yang dulu mengaku donatur dan ikhlas membantu, ternyata ingin uangnya dikembalikan.

Bahkan, lanjutnya, Linda pada saat itu mengakui memang tidak ada perjanjian tertulis atau utang-piutang antara Linda dan Ramadhan.

“Linda hanya ingin ada kontribusi uang dari RP. Awalnya Linda mengatakan ikhlas membantu RP saat Pilkada,” ujar Yan.
Saksi lainnya, Lilik Ismadi dan Iman Fadly juga mempunya kesaksian yang sejalan.

Iman mengaku membawa RP dari Posko sekira jam 06.30, menuju Lapangan Zipur. Di sana RP diminta serahkan cendera-mata bola dan kaos team ke komunitas bola.

“Saya penyelenggaranya dan membiayai acaranya. Tak ada uang dari timses atau siapapun,” tegas Lilik.
Sedangkan Husin Lubis memastikan tidak ada kegiatan atau sosialisasi besar maupun sederhana digelar Tim Pemenangan REDI.

“Relawan semua. Tak ada dana dari timses, apalagi dari Linda. Tapi Linda sering nyuruh orang foto-foto kegiatan kami dan kegiatan relawan lain, ” ungkap Husin kepada Majelis Hakim dan JPU.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Pesan Kapolrestabes Medan untuk Pemudik
Sumatera Utara - Kamis, 22 Juni 2017 - 14:53 WIB

Pesan Kapolrestabes Medan untuk Pemudik

Bagi yang mau berangkat mudik ke kampung halaman. Ada baiknya mengikuti saran alias tips untuk para pemudik dari Kapolrestabes Medan, ...
Gubsu dan Kapolda Cek Kesiapan Mudik
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 21:21 WIB

Gubsu dan Kapolda Cek Kesiapan Mudik

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi bersama Kapolda Sumut, Inspektur Jendral Rycko Amelza Dahniel melakukan pengecekan sejumlah sejumlah kesiapan transportasi ...
Politisi Gerindra : Saya Harap Media Tuliskan Ini
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 19:33 WIB

Politisi Gerindra : Saya Harap Media Tuliskan Ini

Anggota DPRD kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung mengaku mendapatkan pesan singkat dari masyarakat tentang tak merata pembagian bantuan dari ...
Selamatkan Hutan, 11 Perusahaan Tambang di Sumut jadi Sorotan   
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 13:59 WIB

Selamatkan Hutan, 11 Perusahaan Tambang di Sumut jadi Sorotan  

Kegiatan pertambangan ilegal seringkali menjadi biang kerok kerusakan hutan dan lingkungan.Sayangnya bukan cuma yang ilegal, perusahaan dengan izin yang masih ...
Sultan Yogya Larang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik
DI Yogyakarta - Rabu, 21 Juni 2017 - 01:34 WIB

Sultan Yogya Larang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sultan Hamengku Buwono X melarang seluruh pegawai di lingkungan Pemprov DIY menggunakan mobil dinas untuk ...
Mau Kabur, Mobil Napi Nabrak Rumah Warga
Sumatera Utara - Selasa, 20 Juni 2017 - 15:48 WIB

Mau Kabur, Mobil Napi Nabrak Rumah Warga

Selasa (20/6) pagi, Jalan Lembaga Pemasyarakat, Kelurahan Tanjunggusta, Kecamatan Medan Helvetia ramai. Sebuah mobil berwarna hitam menghantam sebuah rumah di ...