Kamis, 24 Agustus 2017 | 10.12 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Pemko Medan jadi Tertibkan Pasar Jalan Sutomo

Pemko Medan jadi Tertibkan Pasar Jalan Sutomo

Reporter : Nur Fatimah | Kamis, 13 April 2017 - 15:50 WIB

IMG-5214

Eksekusi Pasar Jalan Sutomo Medan. (pemkomedan)

MEDAN, kini.co.id – Janji Pemko Medan untuk kembali menertibkan pedagang kaki lima (PK5) yang menggelar lapak di seputaran Jalan Sutomo dan sekitarnya telah dilakukan, Kamis (13/4) dinihari tadi. Sejumlah Tim Gabungan Pemko Medan membersihkan para pedagang yang menyalah.

Kasatpol PP Kota Medan, M Sofyan memimpin mengosongan lahan di kawasan yang dinilai menyalah. Mereka bertugas bersama Dinas Perhubungan Kota Medan, PD Pasar, jajaran kecamatan, kelurahan, kepala lingkungan serta dibantu aparat Polrestabes Medan dan Kodim 0201/BS.

“Jumlah personil yang kita turunkan untuk menertibkan PK5 di seputaran Jalan Sutomo dan sekitarnya sebanyak 600 orang. Seperti penjelasan yang telah saya sampaikan sebelumnya, tujuan penertiban ini untuk mengembalikan fungsi Jalan Sutomo dan sekitarnya sebagai failitas umum, bukan tempat berjualan,” kata Sofyan.

Prosesi penertiban berlangsung sampai pukul 07.00 WIB, tim gabungan mengamankan dua truk sayuran dan buah-buahan milik PK5. Kemudian dua unit lapak milik pedagang yang digunakan untuk berjualan, termasuk meja, tenda, serta payung juga diangkut.

“Keberdaan para PK5 tidak dapat ditolerir. Selain menjadi biang utama penyebab terjadinya kemacetan arus lalu lintas, kehadiran para pedagang juga menyebabkan rusaknya infrastruktur serta sampah berserakan dimana-mana sehingga membuat kawasan itu semrawut dan sangat kumuh. Intinya keberadaan para PK5 sangat mengganggu kenyamanan dan ketentraman warga sekitar, termasuk para pengguna jalan. Di samping itu keberadaan mereka juga menyebabkan penghasilan para pedagang di Pasar Induk Lau Cih, Kecamatan Medan Tuntungan terus merugi karena minimnya jumlah pembeli yang datang. Jadi penertiban akan terus kita lakukan sampai kawasan Jalan Sutomo dan sekitarnya bersih dari PK5,” kata Sofyan.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
DPD Golkar Sumut Siapkan Lima Bakal Calon Kepala Daerah
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 01:27 WIB

DPD Golkar Sumut Siapkan Lima Bakal Calon Kepala Daerah

Dari delapan daerah yang akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 di Sumatera Utara (Sumut), DPD Partai Golkar Sumut ...
Kapolri Akan Temui Korban Erupsi Gunung Sinabung di Karo
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:02 WIB

Kapolri Akan Temui Korban Erupsi Gunung Sinabung di Karo

Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan menghadiri bakti kesehatan dan sosial dengan memberi bantuan untuk korban erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten ...
Meski Ketuanya Ditempatkan sebagai Wakil, Golkar Sumut Mengaku Tetap Solid
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:59 WIB

Meski Ketuanya Ditempatkan sebagai Wakil, Golkar Sumut Mengaku Tetap Solid

Keputusan DPP Golkar yang menduetkan Tengku Erry Nuradi dan Ngogesa Sitepu sebagai pasangan bakal calon gubernur/wakil gubernur Sumatera Utara dinilai ...
Realisasi Pendapatan Medan Rp4,3 T, Gerindra Minta SKPD Dievaluasi
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 16:19 WIB

Realisasi Pendapatan Medan Rp4,3 T, Gerindra Minta SKPD Dievaluasi

Realisasi pendapatan daerah Kota Medan dinilai masih belum maksimal. Di beberapa sektor, pendapatan justru jauh dari target.Untuk itu Fraksi Gerindra ...
Pendapatan Reklame Jauh dari Target, PKS: Penghinaan Bagi Kota Medan
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 16:03 WIB

Pendapatan Reklame Jauh dari Target, PKS: Penghinaan Bagi Kota Medan

Persoalan reklame terus menjadi sorotan. Pasalnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan dari sektor reklame masih sangat memprihatinkan.Dari target Rp89,9 ...
Nunggak Uang Sewa, Pusat Kuliner Merdeka Walk Medan Diminta Tutup
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 15:40 WIB

Nunggak Uang Sewa, Pusat Kuliner Merdeka Walk Medan Diminta Tutup

Keterbatasan ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Medan menjadi perhatian anggota legislatif.Hal ini mengingat semakin menyempitnya RTH seiring berdirinya bangunan ...