Senin, 26 Juni 2017 | 05.34 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Kepedulian yang Tak Kenal Waktu dan Tempat

Kepedulian yang Tak Kenal Waktu dan Tempat

Reporter : Arman | Kamis, 13 April 2017 - 11:02 WIB

IMG-5211

Kharuddin Syah. (kininews/ist)

LABURA, kini.co.id – Sensitifitas seorang pemimpin sangat diperlukan dalam mengelola kebijakan pemerintahan daerah, termasuk perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat miskin dan dhuafa tentu menjadi perioritas tugas yang diemban.

Hal itulah yang ditunjukkan oleh Bupati Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara, Kharuddin Syah,SE yang akrab disapa Bang Buyung dalam perjalannya meninjau persiapan MTQ di Kualuh Hilir, Labura, Rabu (12/4) Kemarin siang.

Bang Buyung tiba-tiba menyuruh supir pribadinya memberhentikan mobil yang ditumpanginya, karena melihat seorang laki-laki tua renta (73 tahun) di pinggir jalan menggunakan tongkat. Rombongan Bupati pun heran melihat sikap orang nomor satu di Labura itu.

“Pak Bupati secara mendadak berhenti, kami mengira mobil mogok atau ada yang darurat, beliau turun menyapa warga, lalu memberikan bantuan,” kata Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Labura, Hendry Sitorus, yang ikut dalam rombongan tersebut.

Hendry mengatakan, bupati Labura punya jiwa sosial yang tinggi dan empati bagi masyarakat yang tak mampu. Kejadian itu, lanjutnya, sering dilakukan Buyung di tempat yang berbeda.

“Salut buat Bapak Bupati Labura,” tutup Hendry, yang mengaku beberapa kali ikut dalam rombongan Buyung melaksanakan kunjungan kerja di Labura.

Sikap kepedulian sang pemimpin ini tidak cuma hanya di Labura di lakukannya, bahkan dimana pun beliau berkunjung. Mungkin masyarakat Sumatera Utara sudah tidak asing dengan sapaan Bang Buyung yang dermawan dan peduli.

Jiwa sosial yang sangat tinggi di junjungnya, beliau selalu menyempatkan berhenti dan menghampiri para pedagang pinggiran, disaat perjalanan beliau menuju Kota Medan dan ke kota lainnya.

“Kepedulian Pak Bupati memang sangat tinggi, bahkan dimana pun beliau berada”, ungkap Agus Ajudan Pribadi Kharuddin Syah.Kepedulian yang Tak Kenal Waktu dan Tempat

Sensitifitas seorang pemimpin sangat diperlukan dalam mengelola kebijakan pemerintahan daerah, termasuk perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat miskin dan dhuafa tentu menjadi perioritas tugas yang diemban.

Hal itulah yang ditunjukkan oleh Bupati Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara, Kharuddin Syah,SE yang akrab disapa Bang Buyung dalam perjalannya meninjau persiapan MTQ di Kualuh Hilir, Labura, Rabu (12/4) Kemarin siang.

Bang Buyung tiba-tiba menyuruh supir pribadinya memberhentikan mobil yang ditumpanginya, karena melihat seorang laki-laki tua renta (73 tahun) di pinggir jalan menggunakan tongkat. Rombongan Bupati pun heran melihat sikap orang nomor satu di Labura itu.

“Pak Bupati secara mendadak berhenti, kami mengira mobil mogok atau ada yang darurat, beliau turun menyapa warga, lalu memberikan bantuan,” kata Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Labura, Hendry Sitorus, yang ikut dalam rombongan tersebut.

Hendry mengatakan, bupati Labura punya jiwa sosial yang tinggi dan empati bagi masyarakat yang tak mampu. Kejadian itu, lanjutnya, sering dilakukan Buyung di tempat yang berbeda.

“Salut buat Bapak Bupati Labura,” tutup Hendry, yang mengaku beberapa kali ikut dalam rombongan Buyung melaksanakan kunjungan kerja di Labura.

Sikap kepedulian sang pemimpin ini tidak cuma hanya di Labura di lakukannya, bahkan dimana pun beliau berkunjung. Mungkin masyarakat Sumatera Utara sudah tidak asing dengan sapaan Bang Buyung yang dermawan dan peduli.

Jiwa sosial yang sangat tinggi di junjungnya, beliau selalu menyempatkan berhenti dan menghampiri para pedagang pinggiran, disaat perjalanan beliau menuju Kota Medan dan ke kota lainnya.

“Kepedulian Pak Bupati memang sangat tinggi, bahkan dimana pun beliau berada”, ungkap Agus Ajudan Pribadi Kharuddin Syah.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Pesan Kapolrestabes Medan untuk Pemudik
Sumatera Utara - Kamis, 22 Juni 2017 - 14:53 WIB

Pesan Kapolrestabes Medan untuk Pemudik

Bagi yang mau berangkat mudik ke kampung halaman. Ada baiknya mengikuti saran alias tips untuk para pemudik dari Kapolrestabes Medan, ...
Gubsu dan Kapolda Cek Kesiapan Mudik
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 21:21 WIB

Gubsu dan Kapolda Cek Kesiapan Mudik

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi bersama Kapolda Sumut, Inspektur Jendral Rycko Amelza Dahniel melakukan pengecekan sejumlah sejumlah kesiapan transportasi ...
Politisi Gerindra : Saya Harap Media Tuliskan Ini
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 19:33 WIB

Politisi Gerindra : Saya Harap Media Tuliskan Ini

Anggota DPRD kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung mengaku mendapatkan pesan singkat dari masyarakat tentang tak merata pembagian bantuan dari ...
Selamatkan Hutan, 11 Perusahaan Tambang di Sumut jadi Sorotan   
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 13:59 WIB

Selamatkan Hutan, 11 Perusahaan Tambang di Sumut jadi Sorotan  

Kegiatan pertambangan ilegal seringkali menjadi biang kerok kerusakan hutan dan lingkungan.Sayangnya bukan cuma yang ilegal, perusahaan dengan izin yang masih ...
Sultan Yogya Larang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik
DI Yogyakarta - Rabu, 21 Juni 2017 - 01:34 WIB

Sultan Yogya Larang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sultan Hamengku Buwono X melarang seluruh pegawai di lingkungan Pemprov DIY menggunakan mobil dinas untuk ...
Mau Kabur, Mobil Napi Nabrak Rumah Warga
Sumatera Utara - Selasa, 20 Juni 2017 - 15:48 WIB

Mau Kabur, Mobil Napi Nabrak Rumah Warga

Selasa (20/6) pagi, Jalan Lembaga Pemasyarakat, Kelurahan Tanjunggusta, Kecamatan Medan Helvetia ramai. Sebuah mobil berwarna hitam menghantam sebuah rumah di ...