Jumat, 27 April 2018 | 11.31 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Kepedulian yang Tak Kenal Waktu dan Tempat

Kepedulian yang Tak Kenal Waktu dan Tempat

Kamis, 13 April 2017 - 11:02 WIB

IMG-5211

Kharuddin Syah. (kininews/ist)

LABURA, kini.co.id – Sensitifitas seorang pemimpin sangat diperlukan dalam mengelola kebijakan pemerintahan daerah, termasuk perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat miskin dan dhuafa tentu menjadi perioritas tugas yang diemban.

Hal itulah yang ditunjukkan oleh Bupati Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara, Kharuddin Syah,SE yang akrab disapa Bang Buyung dalam perjalannya meninjau persiapan MTQ di Kualuh Hilir, Labura, Rabu (12/4) Kemarin siang.

Bang Buyung tiba-tiba menyuruh supir pribadinya memberhentikan mobil yang ditumpanginya, karena melihat seorang laki-laki tua renta (73 tahun) di pinggir jalan menggunakan tongkat. Rombongan Bupati pun heran melihat sikap orang nomor satu di Labura itu.

“Pak Bupati secara mendadak berhenti, kami mengira mobil mogok atau ada yang darurat, beliau turun menyapa warga, lalu memberikan bantuan,” kata Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Labura, Hendry Sitorus, yang ikut dalam rombongan tersebut.

Hendry mengatakan, bupati Labura punya jiwa sosial yang tinggi dan empati bagi masyarakat yang tak mampu. Kejadian itu, lanjutnya, sering dilakukan Buyung di tempat yang berbeda.

“Salut buat Bapak Bupati Labura,” tutup Hendry, yang mengaku beberapa kali ikut dalam rombongan Buyung melaksanakan kunjungan kerja di Labura.

Sikap kepedulian sang pemimpin ini tidak cuma hanya di Labura di lakukannya, bahkan dimana pun beliau berkunjung. Mungkin masyarakat Sumatera Utara sudah tidak asing dengan sapaan Bang Buyung yang dermawan dan peduli.

Jiwa sosial yang sangat tinggi di junjungnya, beliau selalu menyempatkan berhenti dan menghampiri para pedagang pinggiran, disaat perjalanan beliau menuju Kota Medan dan ke kota lainnya.

“Kepedulian Pak Bupati memang sangat tinggi, bahkan dimana pun beliau berada”, ungkap Agus Ajudan Pribadi Kharuddin Syah.Kepedulian yang Tak Kenal Waktu dan Tempat

Sensitifitas seorang pemimpin sangat diperlukan dalam mengelola kebijakan pemerintahan daerah, termasuk perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat miskin dan dhuafa tentu menjadi perioritas tugas yang diemban.

Hal itulah yang ditunjukkan oleh Bupati Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara, Kharuddin Syah,SE yang akrab disapa Bang Buyung dalam perjalannya meninjau persiapan MTQ di Kualuh Hilir, Labura, Rabu (12/4) Kemarin siang.

Bang Buyung tiba-tiba menyuruh supir pribadinya memberhentikan mobil yang ditumpanginya, karena melihat seorang laki-laki tua renta (73 tahun) di pinggir jalan menggunakan tongkat. Rombongan Bupati pun heran melihat sikap orang nomor satu di Labura itu.

“Pak Bupati secara mendadak berhenti, kami mengira mobil mogok atau ada yang darurat, beliau turun menyapa warga, lalu memberikan bantuan,” kata Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Labura, Hendry Sitorus, yang ikut dalam rombongan tersebut.

Hendry mengatakan, bupati Labura punya jiwa sosial yang tinggi dan empati bagi masyarakat yang tak mampu. Kejadian itu, lanjutnya, sering dilakukan Buyung di tempat yang berbeda.

“Salut buat Bapak Bupati Labura,” tutup Hendry, yang mengaku beberapa kali ikut dalam rombongan Buyung melaksanakan kunjungan kerja di Labura.

Sikap kepedulian sang pemimpin ini tidak cuma hanya di Labura di lakukannya, bahkan dimana pun beliau berkunjung. Mungkin masyarakat Sumatera Utara sudah tidak asing dengan sapaan Bang Buyung yang dermawan dan peduli.

Jiwa sosial yang sangat tinggi di junjungnya, beliau selalu menyempatkan berhenti dan menghampiri para pedagang pinggiran, disaat perjalanan beliau menuju Kota Medan dan ke kota lainnya.

“Kepedulian Pak Bupati memang sangat tinggi, bahkan dimana pun beliau berada”, ungkap Agus Ajudan Pribadi Kharuddin Syah.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat
Jawa Barat - Kamis, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa
Sumatera Utara - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah
Sumatera Utara - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah
Sumatera Utara - Selasa, 27 Maret 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  
Sumatera Utara - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
Banjir kembali kepung Jakarta, Anies:  Saya bertanggungjawab
DKI Jakarta - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...