Kamis, 22 Februari 2018 | 01.42 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>DPRD Medan Minta Warga Kurangi Rasa Cuek

DPRD Medan Minta Warga Kurangi Rasa Cuek

Reporter : Nur Fatimah | Selasa, 11 April 2017 - 14:20 WIB

IMG-5183

Wakil Ketua DPRD Medan, Iswanda Nanda Ramli. (KiniNews/Nur Fatimah)

MEDAN, kini.co.id – Aksi pembantaian dan pembunuhan satu keluarga di Jalan Mabar, Medan Deli, Sumut harus menjadi pelajaran bagi warga lainnya.

Selain harus waspada, warga Medan diminta untuk mengurangi sifat cuek dan tidak peduli.

“Jadi perlu sekali kita saling peduli terhadap tetangga dan lingkungan sekitar. Jangan cuek. Begitu ada yang mencurigakan hubungi orang di sekitar,” ujar Wakil Ketua DPRD Medan, Iswanda Nanda Ramli kepada Kini.co.id, Selasa (11/4/2017).

Menurut Nanda sejauh ini warga Medan semakin jarang melakukan kegiatan bersama seperti gotong royong dan jaga malam. Semakin hari warga semakin sibuk dengan urusan masing-masing sehingga tak peduli pada lingkungan sekitarnya.

Untuk itu jika ada orang asing yang masuk ke lingkungan itu, tidak ada yang memperhatikannya.

“Ini kan bahaya, bahkan ada warga yang malah tak kenal tetangganya,” ucapnya.

Ia mengatakan saat ini Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) perlu digalakkan lagi. Bukan cuma untuk menjaga keamanan, tapi juga menyambung silaturahmi dan menjaga kekompakan.

Dalam hal ini, Kepala Lingkungan (Kepling) memiliki peran yang sangat besar.

“Kepling itu harus menjadi orang yang paling tahu tentang lingkungannya. Mereka juga harus menjadi motor yang menggerakkan kekompakan warga di lingkungannya,” ucapnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung
Sumatera Utara - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:37 WIB

Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung

Ratusan personil gabungan TNI-Polri melaksanakan gotong royong membersihkan material berupa batu dan kayu yang menutup arus aliran lahar dingin gunung ...
Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:01 WIB

Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat mengingatkan pasangan calon kepala daerah agar tidak berkampanye di pesantren. Larangan itu sesuai ...
Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:11 WIB

Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC

Sedikitnya, ada tiga dari 14 pabrik yang berdiri di sepanjang bantaran Kali Bekasi belum mengantongi Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC).Bahkan, ...
Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 19:50 WIB

Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara

Seorang Satpam sekolah berinisial AS (33) rupanya merangkap kariernya sebagai pengedar sabu. Selain pengedar, AS juga sebagai pemakai yang mana ...
75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:59 WIB

75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menargetkan pada tahun 2018 ini, minimal 75 persen SMP Swasta di dan 100 persen SMP Negeri ...
5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:40 WIB

5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menunda pengadaan komputer untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi 5 SMP Negeri Kota Bekasi.Soalnya, ...