Rabu, 18 Oktober 2017 | 16.15 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Tingkat Literasi Keuangan Masyarakat, Sumut Nomor 4

Tingkat Literasi Keuangan Masyarakat, Sumut Nomor 4

Reporter : Nur Fatimah | Selasa, 11 April 2017 - 11:15 WIB

IMG-5180

Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK, Agus Sugiarto didampingi Kepala OJK Regional 5, Lukdir Gultom. (KiniNews/Nur Fatimah)

Medan, kini.co.id – Tingkat literasi keuangan di Sumatera Utara tergolong baik. Sebab di 2016, literasi keuangan Sumut sebesar 32,36 persen dengan tingkat inklusi 75, 27 persen.

Hal itu dikatakan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 5, Lukdir Gultom usai sosialisasi POJK No 76/POKJ.07/2016 di Medan, Selasa (11/4/2017).

Lukdir menyebut angka tersebut termasuk tinggi bahkan lebih tinggi dari nasional yang hanya 29,66 persen.

“Kita lumayan tinggi. Dan angka 32 persen itu sudah bagus. Kita nomor 4 di Indonesia. yang pertama DKI, kedua Jogja, ketiga Jawa Timur dan keempat Sumatera Utara,” katanya.

Lukdir juga menyebut mereka memiliki target kenaikan 2 persen setiap tahun dengan adanya POJK No 76/POKJ.07/2016. Dan itu sudah dinilai cukup.

Sementara, Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK, Agus Sugiarto mengatakan secara nasional Presiden Jokowi menetapkan target 75 persen warga Indonesia memiliki literasi dan inklusi produk pelayanan keuangan.

Agus mengatakan hambatan masyarakat untuk mengetahui produk layanan keuangan hanyalah karena belum mengetahuinya.

“Kalau mereka belum tahu, mereka tidak akan percaya menggunakan produk keuangan itu,” ucapnya.

Ia mengatakan masyarakat Sumut mayoritas masih menggunakan tabungan dibanding produk keuangan lainnya.

Sekarang, lanjutnya, setelah ada POJK yang baru lembaga keuangan wajib meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

“Lembaga keuangan diwajibkan membuat kagiatan yang meningkatkan literasi keuangan kepada masyarakat setiap tahunnya,” ucapnya.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:16 WIB

Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan tidak bisa memenuhi undangan dari PDI Perjuangan yang akan mengundang sembilan tokoh potensial sebagai ...
Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:46 WIB

Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Pemerintah Kota Bekasi meminta pada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno agar memandang ...
Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:00 WIB

Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menilai, Kota Bekasi memiliki hubungan yang erat dengan Pemprov DKI Jakarta. Karena itu, ia meminta ...
Penyerang Truk Sampah DKI Bakal Sweeping Petugas
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 08:46 WIB

Penyerang Truk Sampah DKI Bakal Sweeping Petugas

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Yayan Yuliana mengatakan, pihaknya akan melakulan sweeping terhadap penyerang truk Sampah DKI.Ia sendiri mengaku telah ...
Kota Bekasi Bakal Bentuk Barikade Penghalau Batu Truk Sampah DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 08:41 WIB

Kota Bekasi Bakal Bentuk Barikade Penghalau Batu Truk Sampah DKI

Pemerintah Kota Bekasi bakal membentuk barikade untuk menghalau penyerang truk sampah DKI Jakarta yang kerap terjadi di Jalan Raya Narogong. ...
Ketua Dewan Belum Tahu Ada Seleksi Dirut PDAM TP, Kok Bisa?
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 08:38 WIB

Ketua Dewan Belum Tahu Ada Seleksi Dirut PDAM TP, Kok Bisa?

Ketua DPRD Kota Bekasi Tumai belum mengetahui kalau sedang dilaksanakan seleksi Direktur Utama PDAM Tirta Patriot.Orang nomor satu di DPRD ...