Kamis, 22 Februari 2018 | 01.50 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Diduga Kehabisan Oksigen, Penonton Inbox SCTV Karnaval Majalengka Tewas

Diduga Kehabisan Oksigen, Penonton Inbox SCTV Karnaval Majalengka Tewas

Minggu, 9 April 2017 - 19:20 WIB

IMG-5162

Jenazah Panji Sukma (14), pelajar asal Majalengka yang tewas sat konser Inbox dibawa ke mobil ambulan (KiniNews/Ade Slamet)

Majalengka, kini.co.id – Seorang pelajar di Kabupaten Majalengka meninggal saat menonton konser Inbox SCTV yang berlangsung di Alun-alun Kabupaten Majalengka, Minggu (9/4/2017).

Pelajar yang diketahui bernama Panji Sukma (14) asal Desa Sumber Wetan, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka tiba-tiba pingsan ditengah ribuan penonton saat berlangsungnya konser imbox yang menampilkan sejumlah artis Ibukota.
Informasi yang dihimpun di Majalengka, Panji memiliki riwayat penyakit batuk-batuk.

Sebelum meninggal, Panji ditemukan yang pingsan ditengah ribuan penonton dibawa petugas medis ke Posko PMI dilokasi acara.

Karena kondisinya terus memburuk, petugas kesehatan membawanya ke RSUD Majalengka.

Namun nyawa pelajar SMPN 2 Jatitujuh, Majalengka itu tak tertolong, ia meninggal dalam perjalanan saat dibawa rumah sakit.

Kepala Bidang Pelayanan dan Keperawatan RSUD Majalengka, dr Erni Harleni mengatakan, saat korban tiba di rumah sakit wajah membiru dan pupil bola mata melebar.

Untuk mengetahui lebih jelas keadaan korban, pihaknya melakukan tindakan Reusitasi.

“Hasilnya, korban meninggal, dalam perjalanan mau ke sini. Berdasarkan keterangan keluarga, korban pernah mengalami penyakit asma,” kata Erni saat dihubungi, Minggu (9/4).

Sementara itu, berdasarkan kesakisan rekan Panji, Nono mengaku mereka berangkat ke alun-alun Majalengka bersama dengan temen-temen lainnya pada Sabtu (8/4/2017) sekitar pukul 22.00 WIB menaiki kendaraan bak terbuka.

Sekitar pukul 24.00 WIB, mereka tiba di alun-alun Majalengka kemudian tidur di trotoar, di samping Gedung DPRD Majalengka sambil menunggu pagi untuk nonton acara konser inbox tersebut.

Saat konser inbox dimulai, menurut Nono ia bersama Panji menuju alun-alun yang jaraknya hanya 20 meter kemudian ikut berjoget menikmati hiburan.

“Karena lapar belum sempat saran, saya dan Panji makan bubur ayam di alun-alun kemudian kembali menonton, namun karena susasan berdesakan tiba-tiba Panji batuk-batuk dan meminta tolong, kemudian pingsan, “ ujar Nono.

Bupati Majalengka Sutrisno yang mendengar salah satu warganya sempat pingsan dan dibawa ke RSUD Majalengka menggelar konferensi pers.

Dalam keterangan persnya Bupati Sutrisno menyampaikan duka citanya dan prihatin atas musibah yang menimpa Panji.

“Sebagai bentuk duka cita, sebagai Kepala Daerah saya menyampaikan bela sungkawa dan untuk itu kepada keluarga korban, kami memberikan santunan,” kata Sutrisno.

Kapolres Majalengka Ajun Komisaris Besar Mada Roostanto yang turut mendatangi korban di RSUD Majalengka bersama Bupati Majalengka memastikan bahwa korban mendapatkan perawatan medis sebelumnya akhirnya meninggal dunia.

“Korban berdasarkan penangangan medis diduga kehabisan oksigen, tidak ada tandaa-tanda kekerasan fisik, atas kejadian ini keluarga korban menerima dengan lapang dada dan dibawa untuk dimakamkan,” tegas Kapolres.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung
Sumatera Utara - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:37 WIB

Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung

Ratusan personil gabungan TNI-Polri melaksanakan gotong royong membersihkan material berupa batu dan kayu yang menutup arus aliran lahar dingin gunung ...
Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:01 WIB

Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat mengingatkan pasangan calon kepala daerah agar tidak berkampanye di pesantren. Larangan itu sesuai ...
Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:11 WIB

Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC

Sedikitnya, ada tiga dari 14 pabrik yang berdiri di sepanjang bantaran Kali Bekasi belum mengantongi Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC).Bahkan, ...
Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 19:50 WIB

Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara

Seorang Satpam sekolah berinisial AS (33) rupanya merangkap kariernya sebagai pengedar sabu. Selain pengedar, AS juga sebagai pemakai yang mana ...
75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:59 WIB

75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menargetkan pada tahun 2018 ini, minimal 75 persen SMP Swasta di dan 100 persen SMP Negeri ...
5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:40 WIB

5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menunda pengadaan komputer untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi 5 SMP Negeri Kota Bekasi.Soalnya, ...