Rabu, 18 Oktober 2017 | 19.41 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Yoga Melukis dengan Mulut tak Bisa Pakai Tangan

Yoga Melukis dengan Mulut tak Bisa Pakai Tangan

Reporter : Nur Fatimah | Sabtu, 8 April 2017 - 19:32 WIB

IMG-5152

Ahmad Prayoga. (kininews/armand)

DELISERDANG, kini.co.id – Ahmad Prayoga, pemuda 19 tahun yang kehilangan kedua kaki dan tangannya ternyata bosan terus berada di dalam rumah. Tekad yang kuat untuk bangkit menjadi dasar dirinya mulai berpikir untuk keluar dari keterpurukan.

Ditemui di Desa Bandarkalipah Pasar VII, Tembung, Deliserdang, Sumatera Utara, Yoga mengaku butuh waktu satu tahun untuk benar-benar merelakan apa yang telah terjadi dan kemudian melupakannya.

“Alhamdulillah sekarang Yoga sudah bisa ikhlas dan move on. Karena hidup tetap harus berjalan, Yoga malah merasa lebih bersyukur dengan apa yang Yoga miliki sekarang, coba saja mata Yoga yang buta. yoga tak bisa melihat indahnya dunia, alhamdulillah cuma tangan dan kaki saja,” ucap Yoga, Sabtu (8/4).

Yoga memutuskan kembali ke kehidupan sosial bersama teman-temannya. Awalnya, anak kedua dari empat bersaudara ini canggung dan kemudian seiring waktu mulai terbiasa.

“Kemudian tiba saatnya Yoga berpikir masih memiliki Allah. Allah pasti sayang dengan Yoga, Allah tidak akan memberikan cobaan kalau hambanya tak sanggup,” kata Yoga sambil tersenyum.

Suatu ketika, Yoga bertemu dengan seorang dari Yayasan Semilingit bernama Jeny Ong. Jeny berperan menimbulkan bakat yang ada pada Yoga.

“Bu Jeny itu yang meminta Yoga kembangkan bakat dengan keterbatasan. Yoga disuruh melukis, eh rupanya Yoga bisa melukis walaupun beselemak,” katanya sambil tertawa.

Yoga mengaku, justru ketika masih memiliki tangan tak bisa melukis. Malah, saat dengan keterbatasan, wujud gambar lebih terlihat.

“Allah sayang sama Yoga, Yoga percaya itu. Karena Yoga ternyata punya bakat melukis,” ujarnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:26 WIB

Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau

Sebanyak 6.429 Kartu Keluarga di Kelurahan Cikiwul menerima dana kompensasi atau 'uang bau' dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk triwulan ...
Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:21 WIB

Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini

Warga Bekasi Timur meminta agar Kepolisian Republik Indonesia membangun kantor Kepolisian Sektor Bekasi Timur. Soalnya, warga setempat merasa disulitkan untuk ...
Aher: Pemprov tak larang transportasi daring
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 16:55 WIB

Aher: Pemprov tak larang transportasi daring

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tidak pernah melarang transportasi berbasis aplikasi online (daring) untuk ...
Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:16 WIB

Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan tidak bisa memenuhi undangan dari PDI Perjuangan yang akan mengundang sembilan tokoh potensial sebagai ...
Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:46 WIB

Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Pemerintah Kota Bekasi meminta pada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno agar memandang ...
Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:00 WIB

Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menilai, Kota Bekasi memiliki hubungan yang erat dengan Pemprov DKI Jakarta. Karena itu, ia meminta ...