Jumat, 20 Oktober 2017 | 17.16 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Tersengat Listrik Yoga Kehilangan Kaki dan Tangannya

Tersengat Listrik Yoga Kehilangan Kaki dan Tangannya

Reporter : Nur Fatimah | Sabtu, 8 April 2017 - 18:53 WIB

IMG-5149

Ahmad Prayoga. (kininews/armand)

DELISERDANG, kini.co.id – Ahmad Prayoga, pemuda berusia 19 tahun menjadi tegar usai tersengat arus listrik pada Mei 2015 silam. Yoga harus rela kehilangan kedua tangan dan kakinya.

Saat itu Yoga baru saja selesai melewati masa praktek kerja lapangan (PKL). Yoga pun membantu rekannya mengelas besi di rumah pengurus sekolahnya.

“Yoga sudah disuruh makan sebelum kejadian. Tapi Yoga bilang sebentar lagi, karena tinggal luruskan besi untuk di las. Eh tahunya, tangan Yoga lengket dan kaki pun langsung kesetrum sebab tak pakai alas kaki,” ujar Yoga, Sabtu (8/4) siang di Desa Bandarkalipah Pasar VII, Tembung, Deliserdang, Sumatera Utara.

Yoga yang sudah terkapar pun dilarikan mencari bantuan di rumah sakit terdekat. Tapi karena keterbatasan alat Yoga cuma mendapatkan penanganan darurat dengan obat luka bakar.

Yoga dibantu pengurus sekolah segera dibawa ke rumah sakit lain di kawasan Aek Kanopan, Sumatera Utara. Tetap saja, keterbatasa alat jadi kendala sehingga Yoga yang sudah melemah dan pasrah terpaksa dikirim ke RSUD Adam Malik Medan.

“Sampai di Adam Malik Yoga dengar, tak ada cara lagi membantu Yoga kecuali Amputasi. Karena waktu 10 jam penangangan membuat kaki dan tangan Yoga tak berfungsi lagi. Yoga pasrah saat itu bang,” kata Yoga.

Pemuda yang ramah ini menjelaskan ketika itu, dirinya sangat frustasi dan putus harapan serta tak percaya dengan musibah yang dialaminya. Bahkan ketika membuka mata usai operasi pemisahan kaki dan tangannya, Yoga terdiam dan patah arang.

“Ya Allah sudah tak ada tangan dan kaki Yoga. Ya Allah, Yoga harus berbuat apa sekarang,” katanya.

Namun, semangat hidup Yoga perlahan mulai kembali. Tetangga, keluarga, teman dan gurunya datang memberi masukan dan solusi untuknya.

“Ada juga yang bilang, “kenapa gak mati saja” karena menurut mereka Yoga sudah tak miliki tangan dan kaki,” kata Yoga.

Walaupun berat, Yoga mulai mengumpulkan satu-persatu semangatnya yang mulai sirna. Didampingi keluarga dan saudaranya, Yoga bertekad untuk hidup dan memulai semuanya dengan yang tersisa.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Dua tewas, 13 terluka akibat tabrakan maut bus Simpati di Aceh
Aceh - Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:49 WIB

Dua tewas, 13 terluka akibat tabrakan maut bus Simpati di Aceh

Tabrakan maut antara dua bus "Simpati Star" di jalan negara Medan-Banda Aceh, tepatnya di Desa Meunasah Drang, Kecamatan Muara Batu, ...
Bupati Labura: Menabung dengan emas keputusan bijak
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:02 WIB

Bupati Labura: Menabung dengan emas keputusan bijak

Bupati Labuhanbatu Utara (Labura), Kharuddin Syah mengatakan menabung dengan emas merupakan keputusan yang bijak. Karena menabung emas lebih terjamin dibanding ...
Bekasi Berencana Berikan Beasiswa Bagi Mahasiswa Kurang Mampu
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 15:09 WIB

Bekasi Berencana Berikan Beasiswa Bagi Mahasiswa Kurang Mampu

Dinas Pendidikan Kota Bekasi berencana memberi dana beasiswa bagi para mahasiswa berprestasi dari kalangan yang tidak mampu pada 2018 mendatang.Dana ...
Duh… Titik Banjir di Kota Bekasi Tak Berkurang, Masih 49 Titik
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 15:03 WIB

Duh… Titik Banjir di Kota Bekasi Tak Berkurang, Masih 49 Titik

Rupanya, beberapa tahun belakangan ini titik banjir di Kota Bekasi masih tidak berkurang.Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota ...
Januari- Oktober puluhan ribu mobil parkir liar diderek Pemprov DKI
DKI Jakarta - Jumat, 20 Oktober 2017 - 14:56 WIB

Januari- Oktober puluhan ribu mobil parkir liar diderek Pemprov DKI

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta terus menggencarkan penindakan terhadap kendaraan roda empat yang memarkirkan sembarangan atau parkir liar di sepanjang ...
Ridwan Kami buka Liga PR Piala Walikota 2017
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 13:56 WIB

Ridwan Kami buka Liga PR Piala Walikota 2017

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, dalam sebuah kompetisi sepak bola idealnya diisi oleh pemain lokal yang lebih banyak, sehingga ...