Sabtu, 16 Desember 2017 | 10.14 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>AMI Sumut: Tangkap Perusak Hutan di Tabagsel

AMI Sumut: Tangkap Perusak Hutan di Tabagsel

Reporter : Nur Fatimah | Rabu, 5 April 2017 - 16:33 WIB

IMG-5109

Ilustrasi banjir bandang. (ist)

MEDAN, kini.co.id – Banjir bandang di Padangsidempuan Kabupaten Tapanuli Selatan menyisakan luka bagi masyarakat. Terlebih banjir tersebut diduga terjadi karena maraknya perusakan hutan di Tabagsel.

Terkait hal ini, Pengurus Wilayah Anak Muda Indonesia (PW AMI Sumut) meminta Polda Sumut segera menangkap pelaku perusakan hutan tersebut.

“Sudah banyak yang dialih pungsikan, Mulai dari Perkebunan Kelapa Sawit, Kopi, Pisang dan Tempat Wisata. Kita meminta Polda Sumatera Utara Agar menangkap siapapun yang merusak atau merambah hutan di Hulu Sungai Batang Ayumi yang meliputi Gunung Lubuk Raya dan Gunung Sibual-Buali,” kata Sekretaris PW AMI Sumut, Julpian Harahap kepada Kini.co.id, Rabu (5/4).

Selain itu, ia juga menyoroti alih fungsi hutan menjadi wisata di Aek Sabaon.

Berubahnya hutan menjadi perkebunan sawit juga merupakan faktor utama ketidakmampuan daerah dalam menampung resapan air hujan.

Dalam hal ini, ia juga meminta Poldasu untuk mengusut apakah Pemkab Tapsel memberikan izin dalam kegiatan perambahan hutan untuk kepentingan perusahaan.

Sebab hutan tersebut merupakan kawasan hutan negara yang tidak seharusnya dikuasai perusahaan atau perorangan.

“Perlu di pertanyakan Apakah Pemkab Tapsel dan Sidimpuan Memberikan Izin dalam Perusakan Lingkungan yang mengakibatkan banjir bandang tersebut, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan No:SK.579/Menhut-II/2014 Tanggal 24 Juni 2014 Tentang Kawasan Hutan Provinsi Sumatera Utara , bahwa lokasi yang dikuasai/dikerjakan (Perambahan Hutan) Merupakan Kawasan Hutan Negara, dan UU No.18 Tahun 1999 Tentang Kehutanan Jo UU No.18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan,” tegasnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Gempa Bumi, 5 Warga Tertimbun Reruntuhan
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 08:48 WIB

Gempa Bumi, 5 Warga Tertimbun Reruntuhan

5 warga Dusun Kedungrejo RT 2 RW 5 Desa Wonoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, sempat tertimbun reruntuhan bangunan akibat gempa yang terjadi ...
Peringatan Dini Tsunami Dicabut, Warga Diminta Waspada Gempa Susulan
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 08:36 WIB

Peringatan Dini Tsunami Dicabut, Warga Diminta Waspada Gempa Susulan

Meski peringatan potensi tsunami dicabut, warga sekitar Tasikmalaya diminta untuk tetap waspads terhadap adanya gempa susulan.Hal ini dikatakan Kepala Pusat ...
Data kerusakan bangunan akibat gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 06:35 WIB

Data kerusakan bangunan akibat gempa Tasikmalaya

Puluhan rumah tercatat roboh dan ambruk akibat guncangan gempa yang terjadi di Tasikmalaya. Tidak hanya bangunan, sejumlah warga Tasikmalaya juga ...
Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 02:17 WIB

Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi

Warga yang tinggal di pesisir pantai Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengungsi ke dataran tinggi untuk menghindari ancaman bahaya ...
BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 01:14 WIB

BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter (SR) terjadi di 43 km barat daya Tasikmalaya, Jawa Barat, pada pukul 23.47 WIB, Jumat. ...
Warga Majalengka rasakan gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 01:12 WIB

Warga Majalengka rasakan gempa Tasikmalaya

Sejumlah warga di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat dibuat panik dengan gempa bumi yang terjadi pada Jumat malam sekitar pukul 23.48 ...