Rabu, 18 Oktober 2017 | 16.13 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Timur>Diduga Hasil Hubungan Gelap, Mahasiswi Ini Masukan Bayinya ke Tas

Diduga Hasil Hubungan Gelap, Mahasiswi Ini Masukan Bayinya ke Tas

Reporter : Ary Syahputra | Sabtu, 1 April 2017 - 15:12 WIB

IMG-5038

Ilustrasi

Malang, kini.co.id – Prive Widya Antika (21), mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi di Kota Malang, tega menghabisi nyawa bayi yang baru dilahirkannya dengan cara menyimpannya di dalam tas karena diduga merupakan hasil hubungan gelap dengan kekasihnya.

Terkuaknya kasus tersebut berawal dari rasa curiga ibu pemilik kos tempatnya tinggal, Eny (65), yang mendengar suara tangisan bayi yang berasal dari kamar kos yang ditempati Widya, Jumat (31/3/2017).

Curiga anak kosnya itu melahirkan, Eny lalu mendatangi kamar yang tertutup itu sambil mengetuk pintu. Ia pun semakin bertambah yakin anak kosnya itu melahirkan karena melihat adanya dari dari kamar itu.

Akan tetapi, saat ditanya widya beralasan. Tak percaya dengan alasannya, Eny lalu mengajak ketua RT untuk menggeledah kamar tersebut.

Bersama ketua RT dan warga, benar saja, mereka menemukan seorang bayi laki-laki yang diduga baru dilahirkan di dalam bungkusan di tas. Saat ditemukan, kondisi bayi malang tersebut pun sudah tidak.

Selanjutnya, jenazah bayi tersebut dibawa ke Polsek Lowokwaru sekaligus melaporkan kasus tersebut.

Rasa curiga Eny sendiri sebenarnya sudah sejak lama muncul saat dirinya melihat perut Widya yang nampak membuncit. Namun, setiap ditanya, anak kosnya itu selalu berkilah dan mengatakan kalau perutnya membuncit karena sakit.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:16 WIB

Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan tidak bisa memenuhi undangan dari PDI Perjuangan yang akan mengundang sembilan tokoh potensial sebagai ...
Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:46 WIB

Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Pemerintah Kota Bekasi meminta pada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno agar memandang ...
Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:00 WIB

Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menilai, Kota Bekasi memiliki hubungan yang erat dengan Pemprov DKI Jakarta. Karena itu, ia meminta ...
Penyerang Truk Sampah DKI Bakal Sweeping Petugas
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 08:46 WIB

Penyerang Truk Sampah DKI Bakal Sweeping Petugas

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Yayan Yuliana mengatakan, pihaknya akan melakulan sweeping terhadap penyerang truk Sampah DKI.Ia sendiri mengaku telah ...
Kota Bekasi Bakal Bentuk Barikade Penghalau Batu Truk Sampah DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 08:41 WIB

Kota Bekasi Bakal Bentuk Barikade Penghalau Batu Truk Sampah DKI

Pemerintah Kota Bekasi bakal membentuk barikade untuk menghalau penyerang truk sampah DKI Jakarta yang kerap terjadi di Jalan Raya Narogong. ...
Ketua Dewan Belum Tahu Ada Seleksi Dirut PDAM TP, Kok Bisa?
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 08:38 WIB

Ketua Dewan Belum Tahu Ada Seleksi Dirut PDAM TP, Kok Bisa?

Ketua DPRD Kota Bekasi Tumai belum mengetahui kalau sedang dilaksanakan seleksi Direktur Utama PDAM Tirta Patriot.Orang nomor satu di DPRD ...