Kamis, 24 Agustus 2017 | 15.43 WIB
KiniNEWS>Regional>Riau>Gegara Karpet, Ini Kronologi Kasus Mutilasi di Bengkalis

Gegara Karpet, Ini Kronologi Kasus Mutilasi di Bengkalis

Reporter : Ary Syahputra | Jumat, 31 Maret 2017 - 13:06 WIB

IMG-5023

Ilustrasi

Bengkalis, kini.co.id – Sebelumnya diberitakan bahwa tim gabungan dari Polres Bengkalis dan Polda Riau berhasil meringkus Harianto alias Ari (31), pelaku pemutilasi mayat di dalam koper di Bengkalis, Riau.

Dari hasil interogasi dengan Ari, Kapolres Bengkalis, AKBP Hadi Wicaksono, mengatakan bahwa motif pelaku membunuh Bayu Susanto berawal dari uang untuk membeli karpet.

(Baca Juga: Buron 2 Hari, Polisi Bekuk Pelaku Mutilasi)

Kepada petugas, Ari mengatakan kalau ia sempat memberi korban uang beberapa bulan sebelum kejadian untuk pembelian karpet biliar milik pelaku.

“Uang itu diberikan untuk membeli karpet biliar milik Ha (Harianto). Uang habis, karpet juga tak diganti, makanya ditagih,” ujar Hadi, mengutip Liputan6, Jumat (31/3/2017).

Namun, lanjut Guntur, korban selalu mengelak saat ditagih sehingga membuat Ari kesal. Ia lantas menceritakan kekesalannya itu kepada dua rekannya, yaitu AA dan Andrean alias Gondrong.

Ternyata, dari cerita Ari itu, kedua temannya tersebut yang juga merupakan tersangka, merasakan kekesalan yang sama sehingga merencanakan pembunuhan.

Sebagai otak pembunuhan, Ari lalu menyuruh Andrean untuk memanggil korban ke ruko tempat usaha biliar miliknya itu.

“Kejadian pemanggilan ini pada 24 Maret, pembunuhannya sendiri terjadi pada 25 Maret dini hari,” lanjut Hadi lagi.

Sesampainya di tempat biliar, Ari lalu mengunci pintu dari dalam dan lalu mengambil dua bilah pisau. Kedua tersangka lain, AA dan Andrean diketahui membantu Ari dengan cara memegang tangan korban yang berbadan gempal itu.

Ari lalu menusuk tubuh Bayu berkali-kali. Dari hasil visum Tim Dokter dan Kesehatan Bid Dokkes Polda Riau, dari beberapa tusukan itu ada yang mengenai jantung hingga paru-paru sehingga menyebabkan korban tewas.

“Setelah dua tersangka lainnya kabur karena ketakutan, pelaku utama panik dan bingung berbuat apa. Kemudian terjadilah peristiwa mutilasi,” Ungkap Kabid Humas Polda Riau, Kombes Guntur Aryo Tejo.

Jasad korban yang tidak utuh lagi itu lalu dimasukkan Ari ke dalam tas hitam yang kemudian dimasukkan lagi ke tong bekas minyak warna biru dan ditutup pakai kardus di bagian atasnya.

Dengan ditangkapnya Ari serta Andrean yang merupakan tersangka sekaligus pelapor dari kejadian itu, kini petugas masih mengejar AA yang masih buron.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ketua PA Labuhan Batu Berkunjung ke Labura
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 15:39 WIB

Ketua PA Labuhan Batu Berkunjung ke Labura

Ketua Pengadilan Agama Labuhanbatu yang baru Bakti Ritonga mendatangai kantor Bupati Labura belum lama ini.Kunjungan tersebut dalam rangka silaturahmi dengan ...
Diusir dari Lahan PT KAI, Warga Mengadu ke DPRD Medan
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 15:02 WIB

Diusir dari Lahan PT KAI, Warga Mengadu ke DPRD Medan

Disuruh segera pindah, warga yang tinggal di pinggir rel kereta api mendatangi DPRD Medan.Mereka yang terdiri dari warga warga lingkungan ...
DPD Golkar Sumut Siapkan Lima Bakal Calon Kepala Daerah
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 01:27 WIB

DPD Golkar Sumut Siapkan Lima Bakal Calon Kepala Daerah

Dari delapan daerah yang akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 di Sumatera Utara (Sumut), DPD Partai Golkar Sumut ...
Kapolri Akan Temui Korban Erupsi Gunung Sinabung di Karo
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:02 WIB

Kapolri Akan Temui Korban Erupsi Gunung Sinabung di Karo

Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan menghadiri bakti kesehatan dan sosial dengan memberi bantuan untuk korban erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten ...
Meski Ketuanya Ditempatkan sebagai Wakil, Golkar Sumut Mengaku Tetap Solid
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:59 WIB

Meski Ketuanya Ditempatkan sebagai Wakil, Golkar Sumut Mengaku Tetap Solid

Keputusan DPP Golkar yang menduetkan Tengku Erry Nuradi dan Ngogesa Sitepu sebagai pasangan bakal calon gubernur/wakil gubernur Sumatera Utara dinilai ...
Realisasi Pendapatan Medan Rp4,3 T, Gerindra Minta SKPD Dievaluasi
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 16:19 WIB

Realisasi Pendapatan Medan Rp4,3 T, Gerindra Minta SKPD Dievaluasi

Realisasi pendapatan daerah Kota Medan dinilai masih belum maksimal. Di beberapa sektor, pendapatan justru jauh dari target.Untuk itu Fraksi Gerindra ...