Rabu, 28 Juni 2017 | 22.50 WIB
KiniNEWS>Regional>Riau>Gegara Karpet, Ini Kronologi Kasus Mutilasi di Bengkalis

Gegara Karpet, Ini Kronologi Kasus Mutilasi di Bengkalis

Reporter : Ary Syahputra | Jumat, 31 Maret 2017 - 13:06 WIB

IMG-5023

Ilustrasi

Bengkalis, kini.co.id – Sebelumnya diberitakan bahwa tim gabungan dari Polres Bengkalis dan Polda Riau berhasil meringkus Harianto alias Ari (31), pelaku pemutilasi mayat di dalam koper di Bengkalis, Riau.

Dari hasil interogasi dengan Ari, Kapolres Bengkalis, AKBP Hadi Wicaksono, mengatakan bahwa motif pelaku membunuh Bayu Susanto berawal dari uang untuk membeli karpet.

(Baca Juga: Buron 2 Hari, Polisi Bekuk Pelaku Mutilasi)

Kepada petugas, Ari mengatakan kalau ia sempat memberi korban uang beberapa bulan sebelum kejadian untuk pembelian karpet biliar milik pelaku.

“Uang itu diberikan untuk membeli karpet biliar milik Ha (Harianto). Uang habis, karpet juga tak diganti, makanya ditagih,” ujar Hadi, mengutip Liputan6, Jumat (31/3/2017).

Namun, lanjut Guntur, korban selalu mengelak saat ditagih sehingga membuat Ari kesal. Ia lantas menceritakan kekesalannya itu kepada dua rekannya, yaitu AA dan Andrean alias Gondrong.

Ternyata, dari cerita Ari itu, kedua temannya tersebut yang juga merupakan tersangka, merasakan kekesalan yang sama sehingga merencanakan pembunuhan.

Sebagai otak pembunuhan, Ari lalu menyuruh Andrean untuk memanggil korban ke ruko tempat usaha biliar miliknya itu.

“Kejadian pemanggilan ini pada 24 Maret, pembunuhannya sendiri terjadi pada 25 Maret dini hari,” lanjut Hadi lagi.

Sesampainya di tempat biliar, Ari lalu mengunci pintu dari dalam dan lalu mengambil dua bilah pisau. Kedua tersangka lain, AA dan Andrean diketahui membantu Ari dengan cara memegang tangan korban yang berbadan gempal itu.

Ari lalu menusuk tubuh Bayu berkali-kali. Dari hasil visum Tim Dokter dan Kesehatan Bid Dokkes Polda Riau, dari beberapa tusukan itu ada yang mengenai jantung hingga paru-paru sehingga menyebabkan korban tewas.

“Setelah dua tersangka lainnya kabur karena ketakutan, pelaku utama panik dan bingung berbuat apa. Kemudian terjadilah peristiwa mutilasi,” Ungkap Kabid Humas Polda Riau, Kombes Guntur Aryo Tejo.

Jasad korban yang tidak utuh lagi itu lalu dimasukkan Ari ke dalam tas hitam yang kemudian dimasukkan lagi ke tong bekas minyak warna biru dan ditutup pakai kardus di bagian atasnya.

Dengan ditangkapnya Ari serta Andrean yang merupakan tersangka sekaligus pelapor dari kejadian itu, kini petugas masih mengejar AA yang masih buron.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Tiga Tersangka Penyerangan Mapolda Sumut Dibawa ke Jakarta
Sumatera Utara - Rabu, 28 Juni 2017 - 17:35 WIB

Tiga Tersangka Penyerangan Mapolda Sumut Dibawa ke Jakarta

Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri membawa 3 orang tersangka pelaku penyerangan pos jaga di Markas Polisi Daerah (Mapolda) Sumatera Utara ...
Disholatkan Perwira Polisi, Jenazah Ardial Dimakamkan Satu Lubang dengan Kakeknya
Sumatera Utara - Rabu, 28 Juni 2017 - 15:38 WIB

Disholatkan Perwira Polisi, Jenazah Ardial Dimakamkan Satu Lubang dengan Kakeknya

Setelah sempat ditolak warga Jl. Makmur, Dusun V, Desa Sambirejo Timur, Tembung, Deliserdang, akhirnya jenazah Ardial Ramadhana, salah satu pelaku ...
Warga Sambirejo Tolak Jenazah Ardial Dimakamkan Dikampungnya
Sumatera Utara - Rabu, 28 Juni 2017 - 15:10 WIB

Warga Sambirejo Tolak Jenazah Ardial Dimakamkan Dikampungnya

Puluhan warga menggelar aksi penolakan terhadap jenazah pelaku penyerangan Mapolda Sumut, Ardial Ramadhana di Jl. Makmur, Dusun V, Desa Sambirejo ...
Polda Sumut Berlakukan Maximum Security
Sumatera Utara - Rabu, 28 Juni 2017 - 10:02 WIB

Polda Sumut Berlakukan Maximum Security

Polda Sumatera Utara (Sumut) menerapkan sistem pengamanan maksimal untuk seluruh kantor polisi di wilayahnya dalam rangka mengantisipasi terjadinya serangan susulan ...
Kecelakaan di Medan, Empat Orang Tewas H+2 Lebaran
Sumatera Utara - Rabu, 28 Juni 2017 - 09:27 WIB

Kecelakaan di Medan, Empat Orang Tewas H+2 Lebaran

Petugas Operasi Ramadniya Toba 2017 menemukan adanya empat pengguna jalan yang tewas akibat kecelakaan lalu lintas pada Selasa (27/6) atau ...
Mapolda Sumut Dipenuhi Karangan Bunga Sepanjang 2 KM
Sumatera Utara - Selasa, 27 Juni 2017 - 20:03 WIB

Mapolda Sumut Dipenuhi Karangan Bunga Sepanjang 2 KM

Mapolda Sumatera Utara, dipenuhi ratusan papan bunga yang berisi ungkapan duka cita atas penyerangan yang menewaskan Inspektur Dua Anumerta Martua ...