Sabtu, 16 Desember 2017 | 00.48 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Selatan>Gegara Rp2 Juta Ibu Tega Aniaya Anak Angkat di Pinggir Jalan

Gegara Rp2 Juta Ibu Tega Aniaya Anak Angkat di Pinggir Jalan

Reporter : Zainal Bakri | Kamis, 30 Maret 2017 - 13:27 WIB

IMG-5011

Penganiayaan. (Ilustrasi)

Palembang, kini.co.id – Tari Parianti (24) melaporkan ibu angkatnya, Yanti (55) ke pihak berwajib dengan tuduhan melakukan penganiayaan terhadap dirinya. Tari pun mengalami sejumlah luka cakar di tubuhnya akibat cekcok yang berlangsung di pinggir jalan itu.

Menurut keterangan Tari, kejadian tersebut dipicu oleh masalah utang piutang di antara keduanya. Awalnya, pelapor meminjam uang sebesar Rp2 juta kepada ibunya itu pada 2015 untuk suatu keperluan.

Namun, pelapor mengaku hingga saat ini dia belum bisa mengembalikan uang tersebut. Terlapor lantas mendatangi kediaman korban di Kelurahan 1 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 1, Palembang, Sumatera Selatan, untuk menagih uang tersebut.

Karena belum memiliki uang untuk membayar, pelapor lalu meminta waktu untuk melunasi hutang tersebut. Tak terima, terlapor pun kemudian memarahi pelapor.

“Saya malu sama tetangga karena keributan itu. Saya pun mengajak ibu angkat saya itu keluar dari rumah dan menuju ke suatu tempat agar lebih tenang menyelesaikan masalah itu,” beber Tari, Kamis (30/3/2017).

Tetapi saat ditengah perjalan, terlapor diduga tidak bisa lagi menahan emosinya dan kembali memarahi terlapor hingga terjadi keributan. Tidak sampai situ, terlapor bahkan menyerang pelapor dengan pukulan dan cakaran.

Terlapor bahkan sempat mengancam pelapor dengan mengatakan akan membunuhnya.

“Jelas saya tidak terima. Apalagi kejadian itu di pinggir jalan dan sempat jadi tontonan orang. Setelah menganiaya saya, dia juga mengancam akan membunuh saya,” lanjut pelapor lagi.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede mengatakan, pihaknya masih mendalami laporan korban.

“Sudah kita terima (laporan). Masih diselidiki dengan melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Jika memang terbukti, maka pelaku bisa terjerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan,” jelas Maruly.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Panitia festival durian minta maaf, siap kembalikan uang tiket yang dibeli
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 21:01 WIB

Panitia festival durian minta maaf, siap kembalikan uang tiket yang dibeli

Panitia festival durian Sindangwangi 2017 menyampaikan permintaan maafnya kepada publik atas ketidaknyamanan pelaksanaan festival pada, Sabtu (9/12) lalu.Permintaan maaf itu ...
Kota Bekasi Kebut Perekaman KTP-El
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 20:18 WIB

Kota Bekasi Kebut Perekaman KTP-El

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bekasi kebut proses perekaman KTP Elektronik hingga akhir Desember 2017 ini.Hal ini menyusul adanya ...
Ratusan Siswa SDN 06 Bekasi Disuntik vaksin Difteri
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 20:05 WIB

Ratusan Siswa SDN 06 Bekasi Disuntik vaksin Difteri

Ratusan siswa SDN 06 Setia Mekar menjadi target Puskesmas setempat melakukan imunisasi difteri. Hal ini dilakukan sebagai pencagahan dan menekan ...
Nekat Jebol Jendela Kontrakan, Dodi Bonyok Dihajar Warga
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 19:26 WIB

Nekat Jebol Jendela Kontrakan, Dodi Bonyok Dihajar Warga

Salah seorang maling bonyok di keroyok massa ketika aksinya terpergoki oleh warga di Kontrakan Gang Painah RT 01/01, Kelurahan Pengasinan, ...
Alasan Anies Baswedan tarik dua raperda reklamasi dari DPRD
DKI Jakarta - Jumat, 15 Desember 2017 - 19:22 WIB

Alasan Anies Baswedan tarik dua raperda reklamasi dari DPRD

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menarik dua raperda dari DPRD, dua raperda tersebut adalah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau ...
2 Medali Emas Jadi Target PSTI Kota Bekasi di Porda Jabar
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 19:03 WIB

2 Medali Emas Jadi Target PSTI Kota Bekasi di Porda Jabar

Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kota Bekasi targetkan dua medali emas dalam gelaran Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat tahun ...