Sabtu, 19 Agustus 2017 | 08.54 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Selatan>Gegara Rp2 Juta Ibu Tega Aniaya Anak Angkat di Pinggir Jalan

Gegara Rp2 Juta Ibu Tega Aniaya Anak Angkat di Pinggir Jalan

Reporter : Zainal Bakri | Kamis, 30 Maret 2017 - 13:27 WIB

IMG-5011

Penganiayaan. (Ilustrasi)

Palembang, kini.co.id – Tari Parianti (24) melaporkan ibu angkatnya, Yanti (55) ke pihak berwajib dengan tuduhan melakukan penganiayaan terhadap dirinya. Tari pun mengalami sejumlah luka cakar di tubuhnya akibat cekcok yang berlangsung di pinggir jalan itu.

Menurut keterangan Tari, kejadian tersebut dipicu oleh masalah utang piutang di antara keduanya. Awalnya, pelapor meminjam uang sebesar Rp2 juta kepada ibunya itu pada 2015 untuk suatu keperluan.

Namun, pelapor mengaku hingga saat ini dia belum bisa mengembalikan uang tersebut. Terlapor lantas mendatangi kediaman korban di Kelurahan 1 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 1, Palembang, Sumatera Selatan, untuk menagih uang tersebut.

Karena belum memiliki uang untuk membayar, pelapor lalu meminta waktu untuk melunasi hutang tersebut. Tak terima, terlapor pun kemudian memarahi pelapor.

“Saya malu sama tetangga karena keributan itu. Saya pun mengajak ibu angkat saya itu keluar dari rumah dan menuju ke suatu tempat agar lebih tenang menyelesaikan masalah itu,” beber Tari, Kamis (30/3/2017).

Tetapi saat ditengah perjalan, terlapor diduga tidak bisa lagi menahan emosinya dan kembali memarahi terlapor hingga terjadi keributan. Tidak sampai situ, terlapor bahkan menyerang pelapor dengan pukulan dan cakaran.

Terlapor bahkan sempat mengancam pelapor dengan mengatakan akan membunuhnya.

“Jelas saya tidak terima. Apalagi kejadian itu di pinggir jalan dan sempat jadi tontonan orang. Setelah menganiaya saya, dia juga mengancam akan membunuh saya,” lanjut pelapor lagi.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede mengatakan, pihaknya masih mendalami laporan korban.

“Sudah kita terima (laporan). Masih diselidiki dengan melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Jika memang terbukti, maka pelaku bisa terjerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan,” jelas Maruly.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ratusan Angkot di Kota Bekasi Tak Layak
Jawa Barat - Jumat, 18 Agustus 2017 - 23:39 WIB

Ratusan Angkot di Kota Bekasi Tak Layak

Sebanyak 755 mobil angkutan umum di Kota Bekasi dinyatakan belum melakukan pengujian kelayakan. Padahal pengujian itu penting untuk keselamatan penumpang ...
PDI-P Kota Bekasi Enggan Berkoalisi dengan Golkar
Jawa Barat - Jumat, 18 Agustus 2017 - 23:26 WIB

PDI-P Kota Bekasi Enggan Berkoalisi dengan Golkar

Meski DPD DI-Perjuangan Jawa Barat menyatakan koalisi dengan Partai Golkar di 12 Kabupaten/Kota untuk menghadapi pilkada serentak.Namun langkah itu belum ...
Larangan Sepeda Motor Masuk Sudirman Mulai Berlaku Akhir September
DKI Jakarta - Jumat, 18 Agustus 2017 - 15:54 WIB

Larangan Sepeda Motor Masuk Sudirman Mulai Berlaku Akhir September

Bagi Anda pengendara sepeda yang kerap melintas Jalan Jenderal Sudirman sepanjang Bundaran Hotel Indonesia (HI) hingga Bundaran Senayan harap melalui ...
Malam Resepsi Kenegaraan, Paskibra Labura Dijamu Bupati
Sumatera Utara - Jumat, 18 Agustus 2017 - 13:46 WIB

Malam Resepsi Kenegaraan, Paskibra Labura Dijamu Bupati

Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Labuhan Batu Utara dijamu di kediaman Wakil Bupati Labura, Tanjung Sari Aek Kanopan, (17/8).Pasukan tersebut ...
Ini Alasan Rahmad Hasibuan Maju di Pilkada Palas
Sumatera Utara - Jumat, 18 Agustus 2017 - 11:29 WIB

Ini Alasan Rahmad Hasibuan Maju di Pilkada Palas

Sosok Rahmad Pardamean Hasibuan tak asing lagi di mata warga Padang Lawas, Sumut.Meski kalah pada Pilkada yang lalu, Rahmad tak ...
Jembatan Beton Belasan Miliar Ini Ambruk
Kalimantan - Kamis, 17 Agustus 2017 - 22:01 WIB

Jembatan Beton Belasan Miliar Ini Ambruk

Sebuah jembatan beton di Desa Bangkit Baru - Desa Tanifah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola patah dibagian tengah. Akibat patahnya ...