Jumat, 20 Oktober 2017 | 17.28 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Selatan>Gegara Rp2 Juta Ibu Tega Aniaya Anak Angkat di Pinggir Jalan

Gegara Rp2 Juta Ibu Tega Aniaya Anak Angkat di Pinggir Jalan

Reporter : Zainal Bakri | Kamis, 30 Maret 2017 - 13:27 WIB

IMG-5011

Penganiayaan. (Ilustrasi)

Palembang, kini.co.id – Tari Parianti (24) melaporkan ibu angkatnya, Yanti (55) ke pihak berwajib dengan tuduhan melakukan penganiayaan terhadap dirinya. Tari pun mengalami sejumlah luka cakar di tubuhnya akibat cekcok yang berlangsung di pinggir jalan itu.

Menurut keterangan Tari, kejadian tersebut dipicu oleh masalah utang piutang di antara keduanya. Awalnya, pelapor meminjam uang sebesar Rp2 juta kepada ibunya itu pada 2015 untuk suatu keperluan.

Namun, pelapor mengaku hingga saat ini dia belum bisa mengembalikan uang tersebut. Terlapor lantas mendatangi kediaman korban di Kelurahan 1 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 1, Palembang, Sumatera Selatan, untuk menagih uang tersebut.

Karena belum memiliki uang untuk membayar, pelapor lalu meminta waktu untuk melunasi hutang tersebut. Tak terima, terlapor pun kemudian memarahi pelapor.

“Saya malu sama tetangga karena keributan itu. Saya pun mengajak ibu angkat saya itu keluar dari rumah dan menuju ke suatu tempat agar lebih tenang menyelesaikan masalah itu,” beber Tari, Kamis (30/3/2017).

Tetapi saat ditengah perjalan, terlapor diduga tidak bisa lagi menahan emosinya dan kembali memarahi terlapor hingga terjadi keributan. Tidak sampai situ, terlapor bahkan menyerang pelapor dengan pukulan dan cakaran.

Terlapor bahkan sempat mengancam pelapor dengan mengatakan akan membunuhnya.

“Jelas saya tidak terima. Apalagi kejadian itu di pinggir jalan dan sempat jadi tontonan orang. Setelah menganiaya saya, dia juga mengancam akan membunuh saya,” lanjut pelapor lagi.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede mengatakan, pihaknya masih mendalami laporan korban.

“Sudah kita terima (laporan). Masih diselidiki dengan melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Jika memang terbukti, maka pelaku bisa terjerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan,” jelas Maruly.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:21 WIB

Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2017 Kota Bekasi resmi diketuk dalam rapat paripurna.Dalam rapat tersebut DPRD Kota ...
Dua tewas, 13 terluka akibat tabrakan maut bus Simpati di Aceh
Aceh - Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:49 WIB

Dua tewas, 13 terluka akibat tabrakan maut bus Simpati di Aceh

Tabrakan maut antara dua bus "Simpati Star" di jalan negara Medan-Banda Aceh, tepatnya di Desa Meunasah Drang, Kecamatan Muara Batu, ...
Bupati Labura: Menabung dengan emas keputusan bijak
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:02 WIB

Bupati Labura: Menabung dengan emas keputusan bijak

Bupati Labuhanbatu Utara (Labura), Kharuddin Syah mengatakan menabung dengan emas merupakan keputusan yang bijak. Karena menabung emas lebih terjamin dibanding ...
Bekasi Berencana Berikan Beasiswa Bagi Mahasiswa Kurang Mampu
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 15:09 WIB

Bekasi Berencana Berikan Beasiswa Bagi Mahasiswa Kurang Mampu

Dinas Pendidikan Kota Bekasi berencana memberi dana beasiswa bagi para mahasiswa berprestasi dari kalangan yang tidak mampu pada 2018 mendatang.Dana ...
Duh… Titik Banjir di Kota Bekasi Tak Berkurang, Masih 49 Titik
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 15:03 WIB

Duh… Titik Banjir di Kota Bekasi Tak Berkurang, Masih 49 Titik

Rupanya, beberapa tahun belakangan ini titik banjir di Kota Bekasi masih tidak berkurang.Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota ...
Januari- Oktober puluhan ribu mobil parkir liar diderek Pemprov DKI
DKI Jakarta - Jumat, 20 Oktober 2017 - 14:56 WIB

Januari- Oktober puluhan ribu mobil parkir liar diderek Pemprov DKI

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta terus menggencarkan penindakan terhadap kendaraan roda empat yang memarkirkan sembarangan atau parkir liar di sepanjang ...