Sabtu, 16 Desember 2017 | 10.24 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Wartawan Medan Gelar Aksi Solidaritas

Wartawan Medan Gelar Aksi Solidaritas

Reporter : Nur Fatimah | Rabu, 29 Maret 2017 - 14:17 WIB

IMG-4989

MEDAN, kini.co.id – Puluhan wartawan berbagai media menggelar aksi solidaritas usai pengangiayaan kontributor iNews TV biro Medan, Adi P Harahap di bundaran air mancur, Jalan Sudirman, Rabu (29/3).

Dalam kegiatan itu dihadiri, perwakilan Badan Pengurus Harian (BPH) Pengurus Daerah (Pengda) Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumut, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Medan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut, Persatuan Foto Indonesia (PFI) Medan, Forum Jurnalis Medan (FJM), Aliansi Media Cyber Indonesia (AMCI) dan sejumlah paguyuban jurnalis lainnya.

Ketua Pengda IJTI Sumut, Budiman Amin Tanjung menyebutkan aksi ini adalah bentuk kepedulian jurnalis terhadap perlakuan tak menyenangkan oleh pihak tak bertanggungjawab.

“Jurnalis bekerja dilindungi Undang-undang. Oleh karena itu, preman jangan menggunakan hukum rimba,” ujar Budi.

Dia meminta Dan Lantamal I Belawan juga untuk mengusut oknum TNI AL yang disinyalir terlibat dalam penganiayaan.

“Aparat Pemerintah harusnya sebagai pengayom dan pelindung, bukan sebaliknya menjadi alat menganiaya masyarakat. Kita mendorong Polda Sumut menangkap tersangka lain yang saat ini masih bebas berkeliaran. Basmi aparat nakal yang membacking mafia tanah maupun usaha ilegal. Institusi Polri jangan dicemari oleh oknum nakal untuk kepentingan pribadi,” ungkap Budi.

Ketua AJI Medan, Agoez Perdana meminta seluruh pihak mengerti dan memahami tentang fungsi pers sesuai Undang-undang Pers No. 40/1999.

“Bila ada sengketa pemberitaan, hendaknya dikembalikan lagi kepada mekanisme penyelesaian sesuai Undang-undang. Artinya, selesaikan dengan cara yang diatur UU Pers No. 40/1999, bukan dengan cara kekerasan terhadap jurnalisnya,” ujar Agoez.

Menurut dia, tindakan penganiayaan itu melanggar pasal 4 ayat 1 dan ayat 3 junto pasal 18 ayat 1 UU Pers No 40 tahun 1999, dan dapat dikenakan ancaman hukuman 2 (dua) tahun penjara serta denda Rp500 juta

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Gempa 5,1 SR Guncang Minahasa
Sulawesi - Sabtu, 16 Desember 2017 - 10:17 WIB

Gempa 5,1 SR Guncang Minahasa

Warga Minahasa Penisula sempat dikejutkan dengan gempa berkekuatan 5,1 skala richter yang terjadi Sabtu (16/12/2017) pada pukul 04.27 WIB."Gempa terjadi ...
Gempa Bumi, 5 Warga Tertimbun Reruntuhan
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 08:48 WIB

Gempa Bumi, 5 Warga Tertimbun Reruntuhan

5 warga Dusun Kedungrejo RT 2 RW 5 Desa Wonoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, sempat tertimbun reruntuhan bangunan akibat gempa yang terjadi ...
Peringatan Dini Tsunami Dicabut, Warga Diminta Waspada Gempa Susulan
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 08:36 WIB

Peringatan Dini Tsunami Dicabut, Warga Diminta Waspada Gempa Susulan

Meski peringatan potensi tsunami dicabut, warga sekitar Tasikmalaya diminta untuk tetap waspads terhadap adanya gempa susulan.Hal ini dikatakan Kepala Pusat ...
Data kerusakan bangunan akibat gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 06:35 WIB

Data kerusakan bangunan akibat gempa Tasikmalaya

Puluhan rumah tercatat roboh dan ambruk akibat guncangan gempa yang terjadi di Tasikmalaya. Tidak hanya bangunan, sejumlah warga Tasikmalaya juga ...
Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 02:17 WIB

Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi

Warga yang tinggal di pesisir pantai Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengungsi ke dataran tinggi untuk menghindari ancaman bahaya ...
BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 01:14 WIB

BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter (SR) terjadi di 43 km barat daya Tasikmalaya, Jawa Barat, pada pukul 23.47 WIB, Jumat. ...