Senin, 11 Desember 2017 | 12.37 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Hari Ini, Aksi Solidaritas untuk Wartawan Medan Korban Kekerasan Kembali Digelar

Hari Ini, Aksi Solidaritas untuk Wartawan Medan Korban Kekerasan Kembali Digelar

Rabu, 29 Maret 2017 - 08:24 WIB

IMG-4965

Wartawan i-News TV Biro Medan, Adi P Harahap yang dihajar preman dan polisi. (kininews/ist)

Medan, kini.co.id – Aksi solidaritas untuk wartawan Medan korban kekerasan oleh oknum polisi dan TNI suruhan mafia tanah kembali digelar.

Aksi ini menyusul penganiayaan yang menumpa kontributor INews TV, Adi Palapa Harahap oleh yang dilakukan mafia tanah dan pemilik gudang semen ilegal.

Seperti undangan aksi yang beredar, wartawan akan berkumpul di Warkop Jurnalis, Jalan A H Agus Salim Medan (Belakang Hotel Polonia), Rabu (29/3/2017).

Kemudian aksi akan dilakukan di Air Mancur bundaran Jl Sudirman Medan.

Sebagai informasi, penganiayaan Adi Palapa Harahap terjadi di rumah kontrakan korban, Jl Pasar III, Mabar Hilir, tidak jauh dari SD Pelita pada Kamis (23/3/2017) sekira pukul 21.30 WIB kemarin.

Belasan pria (preman) bersama dua oknum, seorang di duga kuat oknum anggota polisi yang bertugas di Polda Sumut dan seorang anggota TNI AL Lantamal I Belawan mendatangi rumah korban, kemudian melakukan penganiayaan di hadapan isteri korban, anak (6) dan adik ipar korban (27).

Sempat bersembunyi di kamar mandi, Adi Palapa pun diseret oleh para preman itu dan akan dibawa pergi dengan mobil.

Beruntung isteri korban, Eka Siregar (29) berteriak dan berupaya mengahalangi hingga para pelaku pergi.

Sebelum meminggalkan rumah korban, para pelaku memaksa dan mengancam bunuh jika korban tidak melakukan ralat berita.

Penganiayaan disinyalir dipicu kemarahan atas pemberitaan terkait penyerobotan lahan oleh mafia tanah berinisial PS (P Sitorus) yang di backing oknum Sirait yang bertugas di Polda Sumut dan oknum Marinir.

Para pelaku tidak terima atas pemberitaan yang menyebutkan tentang penyerobotan tanah.

Apalagi dalam berita menyinggung keberadaan gudang ilegal pemasok semen di lokasi lahan milik Endang Silaen yang telah dua kali di razia, namun tetap saja beroperasi.

Korban telah membuat Laporan Pengaduan ke Polda Sumut, Jumat (24/3/2917) siang.

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka memar pada bagian wajah, bibir, kepala dan dada.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ivan Iskandar Batubara siap dampingi Tengku Erry di Pilgub Sumut
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 09:10 WIB

Ivan Iskandar Batubara siap dampingi Tengku Erry di Pilgub Sumut

Mengikuti jejak Sandiaga Salahudin Uno yang melepas jabatan Wakil Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dan berkiprah di politik, hal itu ...
Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 06:48 WIB

Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi

Kasus pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM) di Sumatera Utara masih sangat tinggi dan memprihatinkan. Berdasarkan catatan Komisi Orang Hilang dan ...
Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 00:02 WIB

Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam

Pihak penggagas dan panitia festival durian Sindangwangi 2017 masih belum memberikan jawaban terkait banyaknya keluhan pengunjung yang sudah membeli tiket ...
PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018
Sumatera Utara - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:42 WIB

PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018

Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mencalonkan mantan Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi dalam pemilihan gubernur Sumatera Utara 2018.Dukungan ...
Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:26 WIB

Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan

Banyaknya keluhan masyarakat terkait kekecewaannya saat mengunjungi Festival Durian Sindangwangi 2017 di Pasar Ikan, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten ...
KLHK segel limbah medis di TPS  Cirebon
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 19:27 WIB

KLHK segel limbah medis di TPS Cirebon

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyegel tempat pembuangan sementara (TPS) yang berisikan limbah medis di Cirebon, Jawa Barat. "Saat ini ...