Rabu, 18 Oktober 2017 | 16.24 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Hari Ini, Aksi Solidaritas untuk Wartawan Medan Korban Kekerasan Kembali Digelar

Hari Ini, Aksi Solidaritas untuk Wartawan Medan Korban Kekerasan Kembali Digelar

Rabu, 29 Maret 2017 - 08:24 WIB

IMG-4965

Wartawan i-News TV Biro Medan, Adi P Harahap yang dihajar preman dan polisi. (kininews/ist)

Medan, kini.co.id – Aksi solidaritas untuk wartawan Medan korban kekerasan oleh oknum polisi dan TNI suruhan mafia tanah kembali digelar.

Aksi ini menyusul penganiayaan yang menumpa kontributor INews TV, Adi Palapa Harahap oleh yang dilakukan mafia tanah dan pemilik gudang semen ilegal.

Seperti undangan aksi yang beredar, wartawan akan berkumpul di Warkop Jurnalis, Jalan A H Agus Salim Medan (Belakang Hotel Polonia), Rabu (29/3/2017).

Kemudian aksi akan dilakukan di Air Mancur bundaran Jl Sudirman Medan.

Sebagai informasi, penganiayaan Adi Palapa Harahap terjadi di rumah kontrakan korban, Jl Pasar III, Mabar Hilir, tidak jauh dari SD Pelita pada Kamis (23/3/2017) sekira pukul 21.30 WIB kemarin.

Belasan pria (preman) bersama dua oknum, seorang di duga kuat oknum anggota polisi yang bertugas di Polda Sumut dan seorang anggota TNI AL Lantamal I Belawan mendatangi rumah korban, kemudian melakukan penganiayaan di hadapan isteri korban, anak (6) dan adik ipar korban (27).

Sempat bersembunyi di kamar mandi, Adi Palapa pun diseret oleh para preman itu dan akan dibawa pergi dengan mobil.

Beruntung isteri korban, Eka Siregar (29) berteriak dan berupaya mengahalangi hingga para pelaku pergi.

Sebelum meminggalkan rumah korban, para pelaku memaksa dan mengancam bunuh jika korban tidak melakukan ralat berita.

Penganiayaan disinyalir dipicu kemarahan atas pemberitaan terkait penyerobotan lahan oleh mafia tanah berinisial PS (P Sitorus) yang di backing oknum Sirait yang bertugas di Polda Sumut dan oknum Marinir.

Para pelaku tidak terima atas pemberitaan yang menyebutkan tentang penyerobotan tanah.

Apalagi dalam berita menyinggung keberadaan gudang ilegal pemasok semen di lokasi lahan milik Endang Silaen yang telah dua kali di razia, namun tetap saja beroperasi.

Korban telah membuat Laporan Pengaduan ke Polda Sumut, Jumat (24/3/2917) siang.

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka memar pada bagian wajah, bibir, kepala dan dada.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:16 WIB

Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan tidak bisa memenuhi undangan dari PDI Perjuangan yang akan mengundang sembilan tokoh potensial sebagai ...
Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:46 WIB

Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Pemerintah Kota Bekasi meminta pada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno agar memandang ...
Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:00 WIB

Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menilai, Kota Bekasi memiliki hubungan yang erat dengan Pemprov DKI Jakarta. Karena itu, ia meminta ...
Penyerang Truk Sampah DKI Bakal Sweeping Petugas
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 08:46 WIB

Penyerang Truk Sampah DKI Bakal Sweeping Petugas

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Yayan Yuliana mengatakan, pihaknya akan melakulan sweeping terhadap penyerang truk Sampah DKI.Ia sendiri mengaku telah ...
Kota Bekasi Bakal Bentuk Barikade Penghalau Batu Truk Sampah DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 08:41 WIB

Kota Bekasi Bakal Bentuk Barikade Penghalau Batu Truk Sampah DKI

Pemerintah Kota Bekasi bakal membentuk barikade untuk menghalau penyerang truk sampah DKI Jakarta yang kerap terjadi di Jalan Raya Narogong. ...
Ketua Dewan Belum Tahu Ada Seleksi Dirut PDAM TP, Kok Bisa?
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 08:38 WIB

Ketua Dewan Belum Tahu Ada Seleksi Dirut PDAM TP, Kok Bisa?

Ketua DPRD Kota Bekasi Tumai belum mengetahui kalau sedang dilaksanakan seleksi Direktur Utama PDAM Tirta Patriot.Orang nomor satu di DPRD ...