Rabu, 18 Oktober 2017 | 19.55 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Peduli Petani Kendeng, Ada Aksi Cor Kaki di Medan

Peduli Petani Kendeng, Ada Aksi Cor Kaki di Medan

Reporter : Nur Fatimah | Senin, 27 Maret 2017 - 17:58 WIB

IMG-4947

Aksi solidaritas untuk petani Kendeng, Jawa Tengah di Medan. (Ist)

Medan, kini.co.id – Aksi penolakan terhadap pembangunan pabrik semen di Kendeng, Jawa Tengah juga sampai di Medan. Sekelompok massa yang menamai dirinya Kedan Kendeng juga melakukan aksi cor kaki di depan Kantor Pos Medan, Senin (27/3/2017) bentuk solidaritas terhadap petani di Kendeng.

Selain itu, koordinator aksi Gumilang Aditya menyebut aksi ini juga merupakan bentuk perlawanan terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap tidak peduli terhadap dampak lingkungan serta penolakan pembangunan PT Semen Indonesia.

Gumilang juga menyampaikan bahwa sampai saat ini Negara, khususnya Pemerintah tidak mematuhi keputusan hukum.

“Pemerintah harus membatalkan Surat Keptusan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terkait izin pembangunan PT Semen Indonesia di Kendeng dan melaksanakan eksekusi Putusan Mahakamah Agung,” ucapnya.

Selain itu, Kedan Kendeng juga prihatin dengan sikap pemerintah yang seolah tidak berpihak pada kelestarian lingkungan.

“Banyak persoalan lingkungan yang tidak jelas muaranya di tangan pemerintah. Kedan Kendeng ini juga menyuarakan penolakan terhadap perusahaan-perusahaan yang merusak lingkungan serta juga membangun solidaritas atas kasus-kasus lain seperti, tambang, tanah, sampai sekarang ini belum dituntaskan,” ucap menejer advokasi Walhi Sumut, Ari.

Dalam aksi tersebut terlihat massa membawa spanduk bertuliskan penolakan terhadap PT Semen Indonesia di Kendeng. Selain itu, salahsatu massa aksi juga melakukan aksi cor kaki.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:26 WIB

Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau

Sebanyak 6.429 Kartu Keluarga di Kelurahan Cikiwul menerima dana kompensasi atau 'uang bau' dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk triwulan ...
Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:21 WIB

Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini

Warga Bekasi Timur meminta agar Kepolisian Republik Indonesia membangun kantor Kepolisian Sektor Bekasi Timur. Soalnya, warga setempat merasa disulitkan untuk ...
Aher: Pemprov tak larang transportasi daring
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 16:55 WIB

Aher: Pemprov tak larang transportasi daring

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tidak pernah melarang transportasi berbasis aplikasi online (daring) untuk ...
Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:16 WIB

Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan tidak bisa memenuhi undangan dari PDI Perjuangan yang akan mengundang sembilan tokoh potensial sebagai ...
Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:46 WIB

Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Pemerintah Kota Bekasi meminta pada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno agar memandang ...
Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:00 WIB

Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menilai, Kota Bekasi memiliki hubungan yang erat dengan Pemprov DKI Jakarta. Karena itu, ia meminta ...