Minggu, 22 Oktober 2017 | 15.20 WIB
KiniNEWS>Regional>Kalimantan>Diduga Terjerat Jaring Nelayan, Pesut Mahakam Ditemukan Tewas

Diduga Terjerat Jaring Nelayan, Pesut Mahakam Ditemukan Tewas

Reporter : Yudi | Senin, 27 Maret 2017 - 14:29 WIB

IMG-4939

Diduga Terjerat Jaring Nelayan, Pesut Mahakam Ditemukan Tewas. (Save Mahakam Dolphin/Henson)

Kutai Kartanegara, kini.co.id – Diduga terjerat renggek (sejenis jaring nelayan), ikan Pesut Mahakam (Orcaella Brevirostris) ditemukan tewas di perairan Sungai Mahakam, Desa Rantau Hempang, kecamatan Muara Kaman, kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

“Dari informasi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), panjangnya pesut itu sekitar 1,5 meter, berarti pesut muda. Sayang, kita belum bisa pastikan penyebab kematiannya. Cuma dugaan kuat bukan karena sakit, tapi terjerat jaring (renggek),” ungkap Peneliti Pesut Mahakam dari Yayasan Konservasi Rare Aquatic Species of Indonesia (RASI), Danielle Kreb, Senin (27/3/2017).

Hal tersebut semakin diperkuat dengan ditemukannya bekas seperti ikatan di sekujur tubuh bangkai hewan malang tersebut.

“Mungkin karena warga takut akan kewenangannya, tali yang menjerat pesut sudah dipotong. Diperhatikan, ada bekas-bekas tarikan tali yang masuk ke kulit pesut,” lanjut Danielle lagi.

Temuan pesut muda yang sudah tak bernyawa itu dinilai sangat mengkhawatirkan, dikarenakan populasi dari satwa langka tersebut semakin sedikit.

Menurut data dari RASI, populasi pesut di perairan Sungai Mahakam diperkirakan hanya tinggal 75-80 ekor. Dan itu semakin berkurang.

Beberapa penyebab dari kematian pesut Mahakam antara lain karena sakit, kurangnya makanan dan yang paling banyak adalah karena terjerat jaring nelayan.

Pesut yang sudah mati tersebut ditemukan pertama kali oleh warga sekira pukul 11.30 WITA, Minggu (26/3/2017) kemarin. Pesut tersebut diduga mati di hulu lalu terbawa arus hingga ke hilir.

Satwa langka itu pun saat ini sudah dikuburkan oleh warga bersama petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur, pagi tadi.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Yakin ? Anies-Sandi tak gusur warga DKI ?
DKI Jakarta - Minggu, 22 Oktober 2017 - 14:30 WIB

Yakin ? Anies-Sandi tak gusur warga DKI ?

Tampaknya apa yang dulu disampaikan dan dijanjikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan wakilnya, Sandiaga Uno saat kampanye lalu mulai ...
Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:24 WIB

Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS

Pilkada serentak 2018 telah di depan mata. Untuk itu perlu dukungan dari masyarakat dan juga penyelenggara Pemilu baik di pusat ...
Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 06:55 WIB

Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam

Bentrokan antara satpam dan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU menyisakan luka dan amarah membara di kalangan mahasiswa dan alumni.Hingga ...
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...