Minggu, 25 Juni 2017 | 08.49 WIB
KiniNEWS>Regional>Kalimantan>Diduga Terjerat Jaring Nelayan, Pesut Mahakam Ditemukan Tewas

Diduga Terjerat Jaring Nelayan, Pesut Mahakam Ditemukan Tewas

Reporter : Yudi | Senin, 27 Maret 2017 - 14:29 WIB

IMG-4939

Diduga Terjerat Jaring Nelayan, Pesut Mahakam Ditemukan Tewas. (Save Mahakam Dolphin/Henson)

Kutai Kartanegara, kini.co.id – Diduga terjerat renggek (sejenis jaring nelayan), ikan Pesut Mahakam (Orcaella Brevirostris) ditemukan tewas di perairan Sungai Mahakam, Desa Rantau Hempang, kecamatan Muara Kaman, kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

“Dari informasi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), panjangnya pesut itu sekitar 1,5 meter, berarti pesut muda. Sayang, kita belum bisa pastikan penyebab kematiannya. Cuma dugaan kuat bukan karena sakit, tapi terjerat jaring (renggek),” ungkap Peneliti Pesut Mahakam dari Yayasan Konservasi Rare Aquatic Species of Indonesia (RASI), Danielle Kreb, Senin (27/3/2017).

Hal tersebut semakin diperkuat dengan ditemukannya bekas seperti ikatan di sekujur tubuh bangkai hewan malang tersebut.

“Mungkin karena warga takut akan kewenangannya, tali yang menjerat pesut sudah dipotong. Diperhatikan, ada bekas-bekas tarikan tali yang masuk ke kulit pesut,” lanjut Danielle lagi.

Temuan pesut muda yang sudah tak bernyawa itu dinilai sangat mengkhawatirkan, dikarenakan populasi dari satwa langka tersebut semakin sedikit.

Menurut data dari RASI, populasi pesut di perairan Sungai Mahakam diperkirakan hanya tinggal 75-80 ekor. Dan itu semakin berkurang.

Beberapa penyebab dari kematian pesut Mahakam antara lain karena sakit, kurangnya makanan dan yang paling banyak adalah karena terjerat jaring nelayan.

Pesut yang sudah mati tersebut ditemukan pertama kali oleh warga sekira pukul 11.30 WITA, Minggu (26/3/2017) kemarin. Pesut tersebut diduga mati di hulu lalu terbawa arus hingga ke hilir.

Satwa langka itu pun saat ini sudah dikuburkan oleh warga bersama petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur, pagi tadi.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Pesan Kapolrestabes Medan untuk Pemudik
Sumatera Utara - Kamis, 22 Juni 2017 - 14:53 WIB

Pesan Kapolrestabes Medan untuk Pemudik

Bagi yang mau berangkat mudik ke kampung halaman. Ada baiknya mengikuti saran alias tips untuk para pemudik dari Kapolrestabes Medan, ...
Gubsu dan Kapolda Cek Kesiapan Mudik
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 21:21 WIB

Gubsu dan Kapolda Cek Kesiapan Mudik

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi bersama Kapolda Sumut, Inspektur Jendral Rycko Amelza Dahniel melakukan pengecekan sejumlah sejumlah kesiapan transportasi ...
Politisi Gerindra : Saya Harap Media Tuliskan Ini
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 19:33 WIB

Politisi Gerindra : Saya Harap Media Tuliskan Ini

Anggota DPRD kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung mengaku mendapatkan pesan singkat dari masyarakat tentang tak merata pembagian bantuan dari ...
Selamatkan Hutan, 11 Perusahaan Tambang di Sumut jadi Sorotan   
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 13:59 WIB

Selamatkan Hutan, 11 Perusahaan Tambang di Sumut jadi Sorotan  

Kegiatan pertambangan ilegal seringkali menjadi biang kerok kerusakan hutan dan lingkungan.Sayangnya bukan cuma yang ilegal, perusahaan dengan izin yang masih ...
Sultan Yogya Larang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik
DI Yogyakarta - Rabu, 21 Juni 2017 - 01:34 WIB

Sultan Yogya Larang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sultan Hamengku Buwono X melarang seluruh pegawai di lingkungan Pemprov DIY menggunakan mobil dinas untuk ...
Mau Kabur, Mobil Napi Nabrak Rumah Warga
Sumatera Utara - Selasa, 20 Juni 2017 - 15:48 WIB

Mau Kabur, Mobil Napi Nabrak Rumah Warga

Selasa (20/6) pagi, Jalan Lembaga Pemasyarakat, Kelurahan Tanjunggusta, Kecamatan Medan Helvetia ramai. Sebuah mobil berwarna hitam menghantam sebuah rumah di ...