Kamis, 24 Agustus 2017 | 10.13 WIB
KiniNEWS>Regional>Kalimantan>Diduga Terjerat Jaring Nelayan, Pesut Mahakam Ditemukan Tewas

Diduga Terjerat Jaring Nelayan, Pesut Mahakam Ditemukan Tewas

Reporter : Yudi | Senin, 27 Maret 2017 - 14:29 WIB

IMG-4939

Diduga Terjerat Jaring Nelayan, Pesut Mahakam Ditemukan Tewas. (Save Mahakam Dolphin/Henson)

Kutai Kartanegara, kini.co.id – Diduga terjerat renggek (sejenis jaring nelayan), ikan Pesut Mahakam (Orcaella Brevirostris) ditemukan tewas di perairan Sungai Mahakam, Desa Rantau Hempang, kecamatan Muara Kaman, kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

“Dari informasi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), panjangnya pesut itu sekitar 1,5 meter, berarti pesut muda. Sayang, kita belum bisa pastikan penyebab kematiannya. Cuma dugaan kuat bukan karena sakit, tapi terjerat jaring (renggek),” ungkap Peneliti Pesut Mahakam dari Yayasan Konservasi Rare Aquatic Species of Indonesia (RASI), Danielle Kreb, Senin (27/3/2017).

Hal tersebut semakin diperkuat dengan ditemukannya bekas seperti ikatan di sekujur tubuh bangkai hewan malang tersebut.

“Mungkin karena warga takut akan kewenangannya, tali yang menjerat pesut sudah dipotong. Diperhatikan, ada bekas-bekas tarikan tali yang masuk ke kulit pesut,” lanjut Danielle lagi.

Temuan pesut muda yang sudah tak bernyawa itu dinilai sangat mengkhawatirkan, dikarenakan populasi dari satwa langka tersebut semakin sedikit.

Menurut data dari RASI, populasi pesut di perairan Sungai Mahakam diperkirakan hanya tinggal 75-80 ekor. Dan itu semakin berkurang.

Beberapa penyebab dari kematian pesut Mahakam antara lain karena sakit, kurangnya makanan dan yang paling banyak adalah karena terjerat jaring nelayan.

Pesut yang sudah mati tersebut ditemukan pertama kali oleh warga sekira pukul 11.30 WITA, Minggu (26/3/2017) kemarin. Pesut tersebut diduga mati di hulu lalu terbawa arus hingga ke hilir.

Satwa langka itu pun saat ini sudah dikuburkan oleh warga bersama petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur, pagi tadi.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
DPD Golkar Sumut Siapkan Lima Bakal Calon Kepala Daerah
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 01:27 WIB

DPD Golkar Sumut Siapkan Lima Bakal Calon Kepala Daerah

Dari delapan daerah yang akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 di Sumatera Utara (Sumut), DPD Partai Golkar Sumut ...
Kapolri Akan Temui Korban Erupsi Gunung Sinabung di Karo
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:02 WIB

Kapolri Akan Temui Korban Erupsi Gunung Sinabung di Karo

Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan menghadiri bakti kesehatan dan sosial dengan memberi bantuan untuk korban erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten ...
Meski Ketuanya Ditempatkan sebagai Wakil, Golkar Sumut Mengaku Tetap Solid
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:59 WIB

Meski Ketuanya Ditempatkan sebagai Wakil, Golkar Sumut Mengaku Tetap Solid

Keputusan DPP Golkar yang menduetkan Tengku Erry Nuradi dan Ngogesa Sitepu sebagai pasangan bakal calon gubernur/wakil gubernur Sumatera Utara dinilai ...
Realisasi Pendapatan Medan Rp4,3 T, Gerindra Minta SKPD Dievaluasi
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 16:19 WIB

Realisasi Pendapatan Medan Rp4,3 T, Gerindra Minta SKPD Dievaluasi

Realisasi pendapatan daerah Kota Medan dinilai masih belum maksimal. Di beberapa sektor, pendapatan justru jauh dari target.Untuk itu Fraksi Gerindra ...
Pendapatan Reklame Jauh dari Target, PKS: Penghinaan Bagi Kota Medan
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 16:03 WIB

Pendapatan Reklame Jauh dari Target, PKS: Penghinaan Bagi Kota Medan

Persoalan reklame terus menjadi sorotan. Pasalnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan dari sektor reklame masih sangat memprihatinkan.Dari target Rp89,9 ...
Nunggak Uang Sewa, Pusat Kuliner Merdeka Walk Medan Diminta Tutup
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 15:40 WIB

Nunggak Uang Sewa, Pusat Kuliner Merdeka Walk Medan Diminta Tutup

Keterbatasan ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Medan menjadi perhatian anggota legislatif.Hal ini mengingat semakin menyempitnya RTH seiring berdirinya bangunan ...