Minggu, 25 Juni 2017 | 08.59 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>48 Warga Cirebon Keracunan Setelah Santap Makanan Syukuran

48 Warga Cirebon Keracunan Setelah Santap Makanan Syukuran

Reporter : Ary Syahputra | Senin, 27 Maret 2017 - 12:11 WIB

IMG-4935

Ilustrasi

Cirebon, kini.co.id – Sebanyak 48 warga RT 01 RW 02, Desa Walahar, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mengalami mual dan pusing setelah menyantap makanan dari syukuran tujuh bulanan yang diadakan di salah satu rumah warga setempat, Uda, Minggu (26/3/2017).

Mereka diduga keracunan makanan dan harus mendapatkan perawatan medis. Dari kesemua korban sebanyak 15 orang pasien dirawat inap masing-masing 12 orang di RS Sumber Waras dan tiga orang lainnya di RS Arjawinangun. Selain itu, 33 orang menjalani rawat jalan.

Menurut Kapolsek Gempol Kabupaten Cirebon, Kompol Yana Mulyana, awalnya para warga tersebut mengikuti acara syukuran di rumah Uda. Setelah selesai, tuan rumah lalu membagikan makanan yang berisi nasi langgi, ayam, sambal goreng kentang, mie rebus dan makanan tradisional kepada mereka.

“Pada pukul 09.00 WIB, beberapa warga merasa mual dan pusing setelah memakan makanan tersebu, dan secara bergantian dibawa ke Rumah Sakit Sumber Waras sampai pukul 12.00 WIB. Kami terima laporan pukul 13.00 WIB dan langsung melakukan cek TKP dan Korban di Rumah Sakit Sumber Waras,” beber Yana, Senin (27/3/2017).

Selanjutnya, petugas dari Polsek Gempol lalu mengamankan makanan yang dibagikan tersebut untuk dicek.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan perangkat desa, rumah sakit dan keluarga korban untuk mengetahui perkembangan korban serta adanya korban lain akibat dugaan keracunan,” lanjutnya.

Yana juga mengatakan, hasil diagnosis sementara para korban mengalami keracunan akibat makanan dengan gejala mual dan pusing.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Pesan Kapolrestabes Medan untuk Pemudik
Sumatera Utara - Kamis, 22 Juni 2017 - 14:53 WIB

Pesan Kapolrestabes Medan untuk Pemudik

Bagi yang mau berangkat mudik ke kampung halaman. Ada baiknya mengikuti saran alias tips untuk para pemudik dari Kapolrestabes Medan, ...
Gubsu dan Kapolda Cek Kesiapan Mudik
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 21:21 WIB

Gubsu dan Kapolda Cek Kesiapan Mudik

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi bersama Kapolda Sumut, Inspektur Jendral Rycko Amelza Dahniel melakukan pengecekan sejumlah sejumlah kesiapan transportasi ...
Politisi Gerindra : Saya Harap Media Tuliskan Ini
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 19:33 WIB

Politisi Gerindra : Saya Harap Media Tuliskan Ini

Anggota DPRD kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung mengaku mendapatkan pesan singkat dari masyarakat tentang tak merata pembagian bantuan dari ...
Selamatkan Hutan, 11 Perusahaan Tambang di Sumut jadi Sorotan   
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 13:59 WIB

Selamatkan Hutan, 11 Perusahaan Tambang di Sumut jadi Sorotan  

Kegiatan pertambangan ilegal seringkali menjadi biang kerok kerusakan hutan dan lingkungan.Sayangnya bukan cuma yang ilegal, perusahaan dengan izin yang masih ...
Sultan Yogya Larang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik
DI Yogyakarta - Rabu, 21 Juni 2017 - 01:34 WIB

Sultan Yogya Larang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sultan Hamengku Buwono X melarang seluruh pegawai di lingkungan Pemprov DIY menggunakan mobil dinas untuk ...
Mau Kabur, Mobil Napi Nabrak Rumah Warga
Sumatera Utara - Selasa, 20 Juni 2017 - 15:48 WIB

Mau Kabur, Mobil Napi Nabrak Rumah Warga

Selasa (20/6) pagi, Jalan Lembaga Pemasyarakat, Kelurahan Tanjunggusta, Kecamatan Medan Helvetia ramai. Sebuah mobil berwarna hitam menghantam sebuah rumah di ...