Minggu, 17 Desember 2017 | 20.58 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>48 Warga Cirebon Keracunan Setelah Santap Makanan Syukuran

48 Warga Cirebon Keracunan Setelah Santap Makanan Syukuran

Reporter : Ary Syahputra | Senin, 27 Maret 2017 - 12:11 WIB

IMG-4935

Ilustrasi

Cirebon, kini.co.id – Sebanyak 48 warga RT 01 RW 02, Desa Walahar, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mengalami mual dan pusing setelah menyantap makanan dari syukuran tujuh bulanan yang diadakan di salah satu rumah warga setempat, Uda, Minggu (26/3/2017).

Mereka diduga keracunan makanan dan harus mendapatkan perawatan medis. Dari kesemua korban sebanyak 15 orang pasien dirawat inap masing-masing 12 orang di RS Sumber Waras dan tiga orang lainnya di RS Arjawinangun. Selain itu, 33 orang menjalani rawat jalan.

Menurut Kapolsek Gempol Kabupaten Cirebon, Kompol Yana Mulyana, awalnya para warga tersebut mengikuti acara syukuran di rumah Uda. Setelah selesai, tuan rumah lalu membagikan makanan yang berisi nasi langgi, ayam, sambal goreng kentang, mie rebus dan makanan tradisional kepada mereka.

“Pada pukul 09.00 WIB, beberapa warga merasa mual dan pusing setelah memakan makanan tersebu, dan secara bergantian dibawa ke Rumah Sakit Sumber Waras sampai pukul 12.00 WIB. Kami terima laporan pukul 13.00 WIB dan langsung melakukan cek TKP dan Korban di Rumah Sakit Sumber Waras,” beber Yana, Senin (27/3/2017).

Selanjutnya, petugas dari Polsek Gempol lalu mengamankan makanan yang dibagikan tersebut untuk dicek.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan perangkat desa, rumah sakit dan keluarga korban untuk mengetahui perkembangan korban serta adanya korban lain akibat dugaan keracunan,” lanjutnya.

Yana juga mengatakan, hasil diagnosis sementara para korban mengalami keracunan akibat makanan dengan gejala mual dan pusing.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
BPBD Cilacap catat 110 rumah rusak akibat gempa
Jawa Tengah - Minggu, 17 Desember 2017 - 14:00 WIB

BPBD Cilacap catat 110 rumah rusak akibat gempa

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap Tri Komara Sidhy mengatakan, sebanyak 110 rumah di Kabupaten Cilacap, Jawa ...
PAN resmi usung Sudirman Said di Pilgub Jateng
Jawa Tengah - Sabtu, 16 Desember 2017 - 19:44 WIB

PAN resmi usung Sudirman Said di Pilgub Jateng

Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi mendukung pencalonan Sudirman Said sebagai calon gubernur Jawa Tengah dalam Pilkada 2018. Kepastian tersebut ...
Disparbud ajak wisatawan tak ragu datang ke Majalengka
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 14:54 WIB

Disparbud ajak wisatawan tak ragu datang ke Majalengka

Kepala Bidang Pengelolaan IndustriPariwisata, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka, Mumuh Muhidin mengatakan persoalan festival durian Sindangwangi 2017 yang sempat ...
Golkar Jabar desak DPP cabut dukungan untuk Ridwan Kamil
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 14:11 WIB

Golkar Jabar desak DPP cabut dukungan untuk Ridwan Kamil

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat mendesak agar pimpinan pusat partai berlambang beringin itu mencabut dukungan bagi ...
Polisi sebut belum temukan indikasi  penyalahgunaan narkoba di acara DWP
DKI Jakarta - Sabtu, 16 Desember 2017 - 13:39 WIB

Polisi sebut belum temukan indikasi penyalahgunaan narkoba di acara DWP

Pihak Polda Metro Jaya mengatakan sejauh ini belum didapatkan indikasi adanya penyalahgunaan dan peredaran narkoba di ajang Djakarta Warehouse Project ...
Gempa 6,9 SR, 2 Tewas Puluhan Rumah Rusak
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 12:05 WIB

Gempa 6,9 SR, 2 Tewas Puluhan Rumah Rusak

Penanganan darurat dampak gempabumi 6,9 SR yang mengguncang wilayah bagian selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta masih terus ...