Minggu, 22 Oktober 2017 | 15.26 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>48 Warga Cirebon Keracunan Setelah Santap Makanan Syukuran

48 Warga Cirebon Keracunan Setelah Santap Makanan Syukuran

Reporter : Ary Syahputra | Senin, 27 Maret 2017 - 12:11 WIB

IMG-4935

Ilustrasi

Cirebon, kini.co.id – Sebanyak 48 warga RT 01 RW 02, Desa Walahar, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mengalami mual dan pusing setelah menyantap makanan dari syukuran tujuh bulanan yang diadakan di salah satu rumah warga setempat, Uda, Minggu (26/3/2017).

Mereka diduga keracunan makanan dan harus mendapatkan perawatan medis. Dari kesemua korban sebanyak 15 orang pasien dirawat inap masing-masing 12 orang di RS Sumber Waras dan tiga orang lainnya di RS Arjawinangun. Selain itu, 33 orang menjalani rawat jalan.

Menurut Kapolsek Gempol Kabupaten Cirebon, Kompol Yana Mulyana, awalnya para warga tersebut mengikuti acara syukuran di rumah Uda. Setelah selesai, tuan rumah lalu membagikan makanan yang berisi nasi langgi, ayam, sambal goreng kentang, mie rebus dan makanan tradisional kepada mereka.

“Pada pukul 09.00 WIB, beberapa warga merasa mual dan pusing setelah memakan makanan tersebu, dan secara bergantian dibawa ke Rumah Sakit Sumber Waras sampai pukul 12.00 WIB. Kami terima laporan pukul 13.00 WIB dan langsung melakukan cek TKP dan Korban di Rumah Sakit Sumber Waras,” beber Yana, Senin (27/3/2017).

Selanjutnya, petugas dari Polsek Gempol lalu mengamankan makanan yang dibagikan tersebut untuk dicek.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan perangkat desa, rumah sakit dan keluarga korban untuk mengetahui perkembangan korban serta adanya korban lain akibat dugaan keracunan,” lanjutnya.

Yana juga mengatakan, hasil diagnosis sementara para korban mengalami keracunan akibat makanan dengan gejala mual dan pusing.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Yakin ? Anies-Sandi tak gusur warga DKI ?
DKI Jakarta - Minggu, 22 Oktober 2017 - 14:30 WIB

Yakin ? Anies-Sandi tak gusur warga DKI ?

Tampaknya apa yang dulu disampaikan dan dijanjikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan wakilnya, Sandiaga Uno saat kampanye lalu mulai ...
Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:24 WIB

Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS

Pilkada serentak 2018 telah di depan mata. Untuk itu perlu dukungan dari masyarakat dan juga penyelenggara Pemilu baik di pusat ...
Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 06:55 WIB

Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam

Bentrokan antara satpam dan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU menyisakan luka dan amarah membara di kalangan mahasiswa dan alumni.Hingga ...
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...