Sabtu, 21 Oktober 2017 | 17.02 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Narkoba Merajalela di Simalungun, Polisi Diam?

Narkoba Merajalela di Simalungun, Polisi Diam?

Reporter : Nur Fatimah | Senin, 27 Maret 2017 - 10:51 WIB

IMG-4932

Ilustrasi

Medan, kini.co.id – Keberadaan narkoba tak hanya merajalela di kota. Para gembong narkoba kini sudah merambah di pedesaan dan menyerang anak-anak muda di sana.

Seperti halnya di desa-desa Kabupaten Simalungun. Para pemuda di desa tersebut sudah akrab dengan narkoba.

Bahkan transaksi narkoba yang dilakukan di dalam kampung ataupun di ladang meresahkan warga.

Mirisnya, polisi yang bertugas seringkali terkesan diam dan tidak bergerak meski narkoba sudah bertahun merajai kampung-kampung tersebut.

Bahkan di Desa Silandoyung Kecamatan Silau Kahean, Simalungun baru-baru ini dilakukan penggrebekan, namun pengedar narkoba berhasil melarikan diri. Yang tertangkap adalah pembeli namun tidak ada barang bukti padanya sehingga dilepaskan.

Sejak itu, polisi belum menindaklanjuti peredaran narkoba di desa itu.

“Kami warga Silandoyung ini sudah sangat resah. Kami geram dengan bandar narkoba ini, banyak sekali pemuda yang sudah jadi pecandu sabu disini,” ucap M Purba kepada Kini.co.id, Senin (27/3/2017).

Ia pun menyayangkan tidak ada tindaklanjut dari polisi setelah penggerebekan tersebut.

“Ini mereka mulai pesta narkoba lagi, kami sangat resah. Polisi sepertinya diam dan tidak menindaklanjuti hal ini. Kami tidak mungkin main hakim sendiri disini,” ucapnya.

Terlebih, ia mengkhawatirkan cucu-cucunya yang beranjak remaja. Sebab, pemakai narkoba saat ini tidak memandang umur.

“Tetangga sudah kurus tinggal tulang, anak istrinya terlantar. Ini kami takut sekali dengan masa depan anak cucu kami,” ucapnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:24 WIB

Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS

Pilkada serentak 2018 telah di depan mata. Untuk itu perlu dukungan dari masyarakat dan juga penyelenggara Pemilu baik di pusat ...
Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 06:55 WIB

Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam

Bentrokan antara satpam dan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU menyisakan luka dan amarah membara di kalangan mahasiswa dan alumni.Hingga ...
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...
Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:59 WIB

Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa

Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw bersama Gubsu Tengku Erry Nuradi menyatakan komitmennya bersama untuk mengawasi penggunaan dana desa yang ...