Rabu, 18 Oktober 2017 | 19.43 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Mabuk dan Senggol Pejalan Kaki, Rizki Nyaris Dibakar Warga

Mabuk dan Senggol Pejalan Kaki, Rizki Nyaris Dibakar Warga

Reporter : Ardiansyah | Sabtu, 25 Maret 2017 - 11:17 WIB

IMG-4917

Ilustrasi

Bekasi, kini.co.id – Seorang pengendara asal Bekasi, Rizki (25), nyaris dibakar warga karena menyenggol pejalan kaki namun malah mencoba kabur. Pelaku bahkan diduga dalam pengaruh alkohol saat itu.

Kejadian yang terjadi pada Jumat (24/3/2017) malam kemarin itu erjadi di Jalan Lele Raya 1, Kelurahan Kayuringin, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Pelaku yang mengendarai sepeda motor dengan membonceng wanita ABG itu diketahui melaju dengan kencang dari Jalan Lele ke arah Perumnas. Namun saat berada di lokasi kejadian, Rizki diduga menyengol orang yang tengah berjalan di tempat tersebut.

Bukannya berhenti lalu menolong dan meminta maaf kepada korban, Rizki malah tetap melaju, tidak menghiraukan korban yang diketahui bernama Andri itu.

“Jadi saya lagi jalan, ditabrak dia nih (pelaku). Bukannya minta maaf malah kabur. Ya dikejar sama anak-anak sini,” tutur Andri.

Pelaku pun berhasil ditangkap oleh warga yang melihat kejadian tersebut saat berada di perepatan jalan dan terjebak macet.

Geram, wargapun menghakimi Rizki dengan memberikan bogem hingga babak belur. Saat ditanya oleh warga, dia sempat berbicara meracau dan mulutnya tercium aroma alkhol.

“Kayanya mabok. Soalnya mulutnya bau ciu (sejenis minuman keras),” lanjutnya.

Warga akhirnya mengikat kedua tangan Rizki di sebuah tiang listrik pinggir jalan. Ia hanya bisa meronta-ronta minta minta tolong.

“Bakar aja, bakar,” teriak massa, semakin beringas.

Beruntung polisi datang tepat pada waktunya dan berhasil mengamankan pelaku, berikut sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi B 6675 TUE miliknya.

Saat ini Rizki masih berada di RSUD Kota Bekasi untuk mendapatkan pertolongan medis. Kasus ini pun selanjutnya ditangani Polres Metro Bekasi Kota.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:26 WIB

Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau

Sebanyak 6.429 Kartu Keluarga di Kelurahan Cikiwul menerima dana kompensasi atau 'uang bau' dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk triwulan ...
Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:21 WIB

Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini

Warga Bekasi Timur meminta agar Kepolisian Republik Indonesia membangun kantor Kepolisian Sektor Bekasi Timur. Soalnya, warga setempat merasa disulitkan untuk ...
Aher: Pemprov tak larang transportasi daring
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 16:55 WIB

Aher: Pemprov tak larang transportasi daring

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tidak pernah melarang transportasi berbasis aplikasi online (daring) untuk ...
Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:16 WIB

Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan tidak bisa memenuhi undangan dari PDI Perjuangan yang akan mengundang sembilan tokoh potensial sebagai ...
Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:46 WIB

Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Pemerintah Kota Bekasi meminta pada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno agar memandang ...
Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:00 WIB

Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menilai, Kota Bekasi memiliki hubungan yang erat dengan Pemprov DKI Jakarta. Karena itu, ia meminta ...