Rabu, 18 Oktober 2017 | 16.25 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Dukungan PFI Medan dengan Pelaksanaan Sabang Photography Competition

Dukungan PFI Medan dengan Pelaksanaan Sabang Photography Competition

Reporter : Nur Fatimah | Jumat, 24 Maret 2017 - 21:34 WIB

IMG-4910

Ketua Panitia SPC 2017, Ihsan Putra bersama PFI Medan, Rahmad Suryadi dan anggota PFI Medan, Albert Damanik. (kininews/ist)

MEDAN, kini.co.id – Pelaksanaan Sabang Photography Competition (SPC) 2017 mendapat respons positif dari Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan, Rahmad Suryadi. Menurutnya, selain berlibur, kegiatan ini dapat memacu dan mengasah kreativitas fotografer dalam mengabadikan momen.

“Kegiatan ini kami lihat sangat positif. Makanya kami juga melihat ini sebagai ajang silaturrahmi antara traveller dan fotografer. Dengan demikian, keindahan destinasi wisata Indonesia bisa terabadikan dan tersampaikan kepada masyarakat luas,” kata Rahmat saat menerima Ketua Panitia SPC 2017, Ihsan Putra di kawasan Jalan Sei Serayu Medan.

Rahmad mengatakan, PFI Medan melihat kegiatan ini juga momen untuk memperkaya khazanah serta pengetahuan fotografer tentang keindahan alam. Apalagi, SPC 2017 yang akan berlangsung di Sabang, Pulau Weh, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) pada 21-25 April ini juga akan melibatkan Arbain Rambey, sebagai coacher juga dipercaya merupakan kesempatan langka bagi fotografer menimba ilmu dan pengalaman.

“Pengalaman dan coaching clinic dari Bang Arbain Rambey sebagai legenda fotografer Indonesia adalah kesempatan langka. Jadi ini bisa dikatakan sebagai liburan, ajang silaturrahmi, edukasi fotografi dan promosi wisata. Jadi sangat bagus,” ujarnya, Jumat (24/3).

Sementara Ihsan menyebut even yang mereka buat untuk memperkenalkan ragam destinasi yang dimiliki Indonesia. Mengapa memilih Sabang? Ihsan mengatakan bahwa Sabang di Pulau Weh, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) adalah ujung barat Indonesia dan dekat dengan Sumatera Utara.

“Kami ingin memulai dari barat Indonesia, kemudian mengeksplorasi Sumut dan daerah lain, agar jangan ada lagi orang Indonesia yang lebih bangga liburan keluar negeri dari apa kepada tanah airnya sendiri. Orang Indonesia harus tahu ada banyak sekali spot foto terbaik di negeri ini,” ujarnya.

Untuk mengubah paradigma dan animo masyarakat itu, WS Tour yang didukung oleh Kafe Potret dan segenap penggiat fotografi serta pariwisata, menyediakan hadiah istimewa bagi para pemenangnya. Sebuah drone (pesawat tanpa awak) keluaran terbaru jadi pengikatnya.

“Berkat dukungan dari beberapa rekan, maka kami menyiapkan drone terbaru dari Xima Xplorer 4K untuk para pemenang tersebut nantinya,” kata Ihsan.

Pulau Weh adalah destinasi wisata dunia yang indah dan paling unik. Letaknya di paling ujung negeri tercinta ini. Maka tak heran, titik nol Indonesia diukur dari Sabang. Pemandangan alam dan bawah lautnya juga sangat indah.

“Bisa jadi ini adalah perjalanan wisata bersejarah, karena belum banyak yang datang ke sini. Alamnya juga masih asri,” ujarnya.

Ihsan menyebut, untuk mengikuti kegiatan ini, pihaknya sudah membuka pendaftaran sejak awal Maret 2017 dengan biaya pendaftaran sangat murah, yakni sebesar Rp 1,5 juta per peserta. Biaya itu meliputi transportasi Medan-Banda Aceh-Sabang, pulang pergi dan akomodasi selama kegiatan berlangsung.

“Penginapan dan makan peserta juga include di dalamnya. Jadi kalau dikalkulasikan, biaya itu sangat ekonomis, bukan profit oriented yang dikejar,” ujarnya.

Selain itu, para peserta juga berkesempatan memenangkan 3 unit drone Xiro Xplorer 4K. Para peserta juga bisa mengeksplorasi landscape, aerial (foto udara) dan underwater (foto bawah laut).

“Kita pastikan bahwa penjurian sangat independen, karena juri juga sangat profesional. Ada Bang Andi Lubis (Sumut) dan Anton Chandra (Jakarta). Kredibilitas kedua juri ini sudah teruji sehingga foto yang dihasilkan nanti adalah yang terbaik,” pungkasnya.

Sejauh ini, katanya, sudah menjaring para pendaftar dari luar Pulau Sumatera, seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya. Melihat antusias itu, senior dan penggiat fotografi Sumatera Utara, Heinrico Hardi yang ditemui di Kafe Potret, Jalan Wahid Hasyim No 90 Medan juga menyambut baik kegiatan ini. Dirinya secara pribadi sudah sangat menantikan kegiatan seperti ini. Makanya dia mengaku sangat mendukung kegiatan ini.

“Kita rindu juga ada kegiatan akbar fotografi di Sumatera Utara dan Aceh. Karena kedua daerah ini sangat dekat secara emosional. Tidak tertutup kemungkinan kegiatan yang sama juga dilakukan di Sumut. Jadi saya yakin kegiatan ini cukup sukses,” ujarnya

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:16 WIB

Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan tidak bisa memenuhi undangan dari PDI Perjuangan yang akan mengundang sembilan tokoh potensial sebagai ...
Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:46 WIB

Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Pemerintah Kota Bekasi meminta pada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno agar memandang ...
Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:00 WIB

Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menilai, Kota Bekasi memiliki hubungan yang erat dengan Pemprov DKI Jakarta. Karena itu, ia meminta ...
Penyerang Truk Sampah DKI Bakal Sweeping Petugas
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 08:46 WIB

Penyerang Truk Sampah DKI Bakal Sweeping Petugas

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Yayan Yuliana mengatakan, pihaknya akan melakulan sweeping terhadap penyerang truk Sampah DKI.Ia sendiri mengaku telah ...
Kota Bekasi Bakal Bentuk Barikade Penghalau Batu Truk Sampah DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 08:41 WIB

Kota Bekasi Bakal Bentuk Barikade Penghalau Batu Truk Sampah DKI

Pemerintah Kota Bekasi bakal membentuk barikade untuk menghalau penyerang truk sampah DKI Jakarta yang kerap terjadi di Jalan Raya Narogong. ...
Ketua Dewan Belum Tahu Ada Seleksi Dirut PDAM TP, Kok Bisa?
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 08:38 WIB

Ketua Dewan Belum Tahu Ada Seleksi Dirut PDAM TP, Kok Bisa?

Ketua DPRD Kota Bekasi Tumai belum mengetahui kalau sedang dilaksanakan seleksi Direktur Utama PDAM Tirta Patriot.Orang nomor satu di DPRD ...