Kamis, 24 Agustus 2017 | 15.40 WIB
KiniNEWS>Regional>Bangka Belitung>Tak Kuat Tahan Nafsu, Pemuda Ini Perkosa ABG 13 Tahun di Gubuk

Tak Kuat Tahan Nafsu, Pemuda Ini Perkosa ABG 13 Tahun di Gubuk

Reporter : Yudi | Jumat, 24 Maret 2017 - 11:56 WIB

IMG-4887

AD (24) pelaku pemerkosaan terhadap anak berusia 13 tahun. (Belitung Pos)

Belitung, kini.co.id – Gegara tak kuat menahan nafsu birahinya, seorang pemuda berinsial AD (24) kini harus berurusan dengan polisi. AD dilaporkan karena telah melakukan pemerkosaan kepada ABG berusia 13 tahun yang merupakan tetangganya sendiri di sebuah gubuk.

AD dan korban dikenal sebagai teman yang sangat dekat di kampung mereka. Namun, ternyata kedekatan itu malah dimanfaatkan oleh pelaku untuk memuaskan hasratnya.

Kapolsek Tanjungpandan, AKP Gineung Praditina, menerangkan kronologis kejadian yang terjadi pada Sabtu (11/3/2017) lalu itu.

Sebelum melakukan tindak asusila itu, AD diketahui sempat membawa korban jalan-jalan mengelilingi Kota Tanjung Pandan dengan menggunakan sepeda motor.

Setelah jalan-jalan, korban lalu dibawa AD ke sebuah gubuk yang berada di perkebunan sawit di Dusun Teluk Dalam, Desa Juru Seberang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. Pada saat itu waktu sudah menunjukan sekira pukul 21.00 WIB.

“Nah habis dari Tanjung Pandan, pelaku langsung membawa korban kesitu. Korban sempat bingung kenapa dibawa kesana, ternyata mau dicabuli, dan korban sempat melawan,” jelas Gineung, Jumat (24/3/2017).

Korban lalu menceritakan hal tersebut kepada ibunya yang kemudian melaporkannya ke pihak kepolisian. Pelaku pun berhasil diamankan Rabu (22/3/2017) malam kemarin.

“Setelah kami mendapatkan identitas tersangka, kami selidiki dan kami bekerja sama dengan pihak keluarganya. Kemudian langsung menciduk pelaku,” lanjutnya Gineung.

Pelaku diamankan tanpa perlawanan di kediamannya di Kelurahan Pangkal lalang, Kecamatan Tanjungpandan. Kepada petugas, Ia pung mengakui perbuatannya itu.

Pelaku tersebut, ungkap Gineung, kini telah diamankan oleh polisi berikut dengan sejumlah barang bukti. Ia pun akan dijerat dengan pasal 81 ayat (1) Undang – Undang nomor 35 tahun 2014, tentang perlindungan anak.

“Ancaman hukuman minimal 5 tahun kurungan, dan maksimal 15 tahun penjara, dan denda Rp 5 miliar,” tutupnya.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ketua PA Labuhan Batu Berkunjung ke Labura
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 15:39 WIB

Ketua PA Labuhan Batu Berkunjung ke Labura

Ketua Pengadilan Agama Labuhanbatu yang baru Bakti Ritonga mendatangai kantor Bupati Labura belum lama ini.Kunjungan tersebut dalam rangka silaturahmi dengan ...
Diusir dari Lahan PT KAI, Warga Mengadu ke DPRD Medan
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 15:02 WIB

Diusir dari Lahan PT KAI, Warga Mengadu ke DPRD Medan

Disuruh segera pindah, warga yang tinggal di pinggir rel kereta api mendatangi DPRD Medan.Mereka yang terdiri dari warga warga lingkungan ...
DPD Golkar Sumut Siapkan Lima Bakal Calon Kepala Daerah
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 01:27 WIB

DPD Golkar Sumut Siapkan Lima Bakal Calon Kepala Daerah

Dari delapan daerah yang akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 di Sumatera Utara (Sumut), DPD Partai Golkar Sumut ...
Kapolri Akan Temui Korban Erupsi Gunung Sinabung di Karo
Sumatera Utara - Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:02 WIB

Kapolri Akan Temui Korban Erupsi Gunung Sinabung di Karo

Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan menghadiri bakti kesehatan dan sosial dengan memberi bantuan untuk korban erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten ...
Meski Ketuanya Ditempatkan sebagai Wakil, Golkar Sumut Mengaku Tetap Solid
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 19:59 WIB

Meski Ketuanya Ditempatkan sebagai Wakil, Golkar Sumut Mengaku Tetap Solid

Keputusan DPP Golkar yang menduetkan Tengku Erry Nuradi dan Ngogesa Sitepu sebagai pasangan bakal calon gubernur/wakil gubernur Sumatera Utara dinilai ...
Realisasi Pendapatan Medan Rp4,3 T, Gerindra Minta SKPD Dievaluasi
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 16:19 WIB

Realisasi Pendapatan Medan Rp4,3 T, Gerindra Minta SKPD Dievaluasi

Realisasi pendapatan daerah Kota Medan dinilai masih belum maksimal. Di beberapa sektor, pendapatan justru jauh dari target.Untuk itu Fraksi Gerindra ...