Rabu, 28 Juni 2017 | 22.54 WIB
KiniNEWS>Regional>Bangka Belitung>Tak Kuat Tahan Nafsu, Pemuda Ini Perkosa ABG 13 Tahun di Gubuk

Tak Kuat Tahan Nafsu, Pemuda Ini Perkosa ABG 13 Tahun di Gubuk

Reporter : Yudi | Jumat, 24 Maret 2017 - 11:56 WIB

IMG-4887

AD (24) pelaku pemerkosaan terhadap anak berusia 13 tahun. (Belitung Pos)

Belitung, kini.co.id – Gegara tak kuat menahan nafsu birahinya, seorang pemuda berinsial AD (24) kini harus berurusan dengan polisi. AD dilaporkan karena telah melakukan pemerkosaan kepada ABG berusia 13 tahun yang merupakan tetangganya sendiri di sebuah gubuk.

AD dan korban dikenal sebagai teman yang sangat dekat di kampung mereka. Namun, ternyata kedekatan itu malah dimanfaatkan oleh pelaku untuk memuaskan hasratnya.

Kapolsek Tanjungpandan, AKP Gineung Praditina, menerangkan kronologis kejadian yang terjadi pada Sabtu (11/3/2017) lalu itu.

Sebelum melakukan tindak asusila itu, AD diketahui sempat membawa korban jalan-jalan mengelilingi Kota Tanjung Pandan dengan menggunakan sepeda motor.

Setelah jalan-jalan, korban lalu dibawa AD ke sebuah gubuk yang berada di perkebunan sawit di Dusun Teluk Dalam, Desa Juru Seberang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. Pada saat itu waktu sudah menunjukan sekira pukul 21.00 WIB.

“Nah habis dari Tanjung Pandan, pelaku langsung membawa korban kesitu. Korban sempat bingung kenapa dibawa kesana, ternyata mau dicabuli, dan korban sempat melawan,” jelas Gineung, Jumat (24/3/2017).

Korban lalu menceritakan hal tersebut kepada ibunya yang kemudian melaporkannya ke pihak kepolisian. Pelaku pun berhasil diamankan Rabu (22/3/2017) malam kemarin.

“Setelah kami mendapatkan identitas tersangka, kami selidiki dan kami bekerja sama dengan pihak keluarganya. Kemudian langsung menciduk pelaku,” lanjutnya Gineung.

Pelaku diamankan tanpa perlawanan di kediamannya di Kelurahan Pangkal lalang, Kecamatan Tanjungpandan. Kepada petugas, Ia pung mengakui perbuatannya itu.

Pelaku tersebut, ungkap Gineung, kini telah diamankan oleh polisi berikut dengan sejumlah barang bukti. Ia pun akan dijerat dengan pasal 81 ayat (1) Undang – Undang nomor 35 tahun 2014, tentang perlindungan anak.

“Ancaman hukuman minimal 5 tahun kurungan, dan maksimal 15 tahun penjara, dan denda Rp 5 miliar,” tutupnya.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Tiga Tersangka Penyerangan Mapolda Sumut Dibawa ke Jakarta
Sumatera Utara - Rabu, 28 Juni 2017 - 17:35 WIB

Tiga Tersangka Penyerangan Mapolda Sumut Dibawa ke Jakarta

Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri membawa 3 orang tersangka pelaku penyerangan pos jaga di Markas Polisi Daerah (Mapolda) Sumatera Utara ...
Disholatkan Perwira Polisi, Jenazah Ardial Dimakamkan Satu Lubang dengan Kakeknya
Sumatera Utara - Rabu, 28 Juni 2017 - 15:38 WIB

Disholatkan Perwira Polisi, Jenazah Ardial Dimakamkan Satu Lubang dengan Kakeknya

Setelah sempat ditolak warga Jl. Makmur, Dusun V, Desa Sambirejo Timur, Tembung, Deliserdang, akhirnya jenazah Ardial Ramadhana, salah satu pelaku ...
Warga Sambirejo Tolak Jenazah Ardial Dimakamkan Dikampungnya
Sumatera Utara - Rabu, 28 Juni 2017 - 15:10 WIB

Warga Sambirejo Tolak Jenazah Ardial Dimakamkan Dikampungnya

Puluhan warga menggelar aksi penolakan terhadap jenazah pelaku penyerangan Mapolda Sumut, Ardial Ramadhana di Jl. Makmur, Dusun V, Desa Sambirejo ...
Polda Sumut Berlakukan Maximum Security
Sumatera Utara - Rabu, 28 Juni 2017 - 10:02 WIB

Polda Sumut Berlakukan Maximum Security

Polda Sumatera Utara (Sumut) menerapkan sistem pengamanan maksimal untuk seluruh kantor polisi di wilayahnya dalam rangka mengantisipasi terjadinya serangan susulan ...
Kecelakaan di Medan, Empat Orang Tewas H+2 Lebaran
Sumatera Utara - Rabu, 28 Juni 2017 - 09:27 WIB

Kecelakaan di Medan, Empat Orang Tewas H+2 Lebaran

Petugas Operasi Ramadniya Toba 2017 menemukan adanya empat pengguna jalan yang tewas akibat kecelakaan lalu lintas pada Selasa (27/6) atau ...
Mapolda Sumut Dipenuhi Karangan Bunga Sepanjang 2 KM
Sumatera Utara - Selasa, 27 Juni 2017 - 20:03 WIB

Mapolda Sumut Dipenuhi Karangan Bunga Sepanjang 2 KM

Mapolda Sumatera Utara, dipenuhi ratusan papan bunga yang berisi ungkapan duka cita atas penyerangan yang menewaskan Inspektur Dua Anumerta Martua ...