Rabu, 23 Agustus 2017 | 11.02 WIB
KiniNEWS>Regional>Kalimantan>Diancam Tidak Diantar Pulang, Siswi SMP Dicabuli Pria 39 Tahun

Diancam Tidak Diantar Pulang, Siswi SMP Dicabuli Pria 39 Tahun

Reporter : Yudi | Kamis, 23 Maret 2017 - 14:44 WIB

IMG-4868

Ilustrasi

Palangka Raya, kini.co.id – Sarwan (39) kini harus merasakan dinginnya lantai tahanan setelah melakukan tindak asusila pencabulan kebada seorang gadis di bawah umur, Mawar (nama samaran).

Tidak hanya sekali, Sarwan melakukan tindak senonoh itu sebanyak 12 kali. Sarwan bahkan nekat membawa lari ABG tersebut agar bisa menyetubuhi gadis malang itu.

Berawal dari kenalan lewat jejaring Facebook, korban yang kemudian dijadikan pacar oleh pelaku itu diketahui pergi dari rumah tanpa diketahui orangtuanya pada 10 Maret 2017 lalu.

Korban ternyata diajak oleh pelaku untuk meninggalkan desanya ke rumah kontrakan pelaku di Desa Tahai Jaya, Maliku, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

“Di rumah kontrakannya di Desa Tahai Jaya, Sarwan lalu mencabuli anak di bawah umur itu yang masih duduk kelas tiga SMP,” beber Kanit Reskrim Polsek Maliku, Brigadir Asev Ribut Wibowo, Kamis (23/3/2017).

Menurut keterangan korban, pelaku saat akan menyetubuhi korban menghidupkan musik dengan suara yang keras.

“Korban mengaku disetubuhi sebanyak tiga kali di Desa Tahai Jaya,” lanjut Asev.

Keesokannya, korban dibawa ke Kota Palangka Raya oleh pelaku. Di sana Sarwan menyewa sebuah barak.

“Karena tidak mengetahui jalan pulang, pelaku mengancam tidak akan mengantar korban pulang jika tidak mau disetubuhi,” kata Asev.

Di barak itu, korban dicabuli sebanyak sembilan kali. Korban baru diantar pulang pada Selasa (21/3/2017) oleh pelaku.

Korban pun menceritakan apa yang dialaminya kepada orangtuanya. Tak terima anak gadisnya diperlakukan seperti itu, orangtua korban pun lalu melaporkan pelaku ke pihak berwenang.

“Pelaku langsung kita ditangkap di kontrakannya pada Rabu 22 Maret 2017,” lanjutnya

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 81, Ayat 1 juncto Pasal 76b, Pasal 81, Ayat 2, Undang-Undang tentang Perlindungan Anak dengan ancaman kurungan maksimal 15 tahun.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Bupati Labura Sidak RSUD Aek Kanopan
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 08:32 WIB

Bupati Labura Sidak RSUD Aek Kanopan

Bupati Labuhanbatu Utara (Labura), Kharuddin Syah laksanakan inspeksi mendadak (Sidak) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aek Kanopan hari ini, ...
Polisi Ringkus Tiga Pencuri Minimarket
Jawa Barat - Rabu, 23 Agustus 2017 - 00:23 WIB

Polisi Ringkus Tiga Pencuri Minimarket

Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi, meringkus tiga kawanan pencuri yang beraksi di sebuah minimarket di wilayah Tambun Selatan, Sabtu (19/8) lalu ...
Golkar Resmi Duetkan Tengku Erry- Ngogesa di Pilgub Sumut
Sumatera Utara - Selasa, 22 Agustus 2017 - 23:09 WIB

Golkar Resmi Duetkan Tengku Erry- Ngogesa di Pilgub Sumut

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar resmi mengeluarkan surat rekomendasinya terhadap Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi untuk mejau ...
Duh, Usul Masalah Papan Reklame Medan Dilaporkan ke KPK Dicuekin Pansus
Sumatera Utara - Selasa, 22 Agustus 2017 - 14:46 WIB

Duh, Usul Masalah Papan Reklame Medan Dilaporkan ke KPK Dicuekin Pansus

Persoalan papan reklame di Kota Medan masih belum teratasi dengan maksimal. Meski sudah menumbangkan beberapa, masih banyak papan reklame yang ...
Pengamat: Vicky Prasetyo Jangan Hanya Jadi Pelacur Politik
Jawa Barat - Selasa, 22 Agustus 2017 - 14:00 WIB

Pengamat: Vicky Prasetyo Jangan Hanya Jadi Pelacur Politik

Pengamat sekaligus konsultan politik, Jiwang Jiputro, menyarankan agar artis komedian Vicky Prasetyo serius dalam pencalonannya di Pilkada Kota Bekasi."Jangan malah ...
Gubernur Sumut Diwisuda di USU
Sumatera Utara - Selasa, 22 Agustus 2017 - 09:03 WIB

Gubernur Sumut Diwisuda di USU

Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof DR Runtung Sitepu SH MHum sangat bangga dengan gubernur dan wakil Provinsi Sumatera Utara. ...