Minggu, 22 Oktober 2017 | 22.32 WIB
KiniNEWS>Regional>Kalimantan>Diancam Tidak Diantar Pulang, Siswi SMP Dicabuli Pria 39 Tahun

Diancam Tidak Diantar Pulang, Siswi SMP Dicabuli Pria 39 Tahun

Reporter : Yudi | Kamis, 23 Maret 2017 - 14:44 WIB

IMG-4868

Ilustrasi

Palangka Raya, kini.co.id – Sarwan (39) kini harus merasakan dinginnya lantai tahanan setelah melakukan tindak asusila pencabulan kebada seorang gadis di bawah umur, Mawar (nama samaran).

Tidak hanya sekali, Sarwan melakukan tindak senonoh itu sebanyak 12 kali. Sarwan bahkan nekat membawa lari ABG tersebut agar bisa menyetubuhi gadis malang itu.

Berawal dari kenalan lewat jejaring Facebook, korban yang kemudian dijadikan pacar oleh pelaku itu diketahui pergi dari rumah tanpa diketahui orangtuanya pada 10 Maret 2017 lalu.

Korban ternyata diajak oleh pelaku untuk meninggalkan desanya ke rumah kontrakan pelaku di Desa Tahai Jaya, Maliku, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

“Di rumah kontrakannya di Desa Tahai Jaya, Sarwan lalu mencabuli anak di bawah umur itu yang masih duduk kelas tiga SMP,” beber Kanit Reskrim Polsek Maliku, Brigadir Asev Ribut Wibowo, Kamis (23/3/2017).

Menurut keterangan korban, pelaku saat akan menyetubuhi korban menghidupkan musik dengan suara yang keras.

“Korban mengaku disetubuhi sebanyak tiga kali di Desa Tahai Jaya,” lanjut Asev.

Keesokannya, korban dibawa ke Kota Palangka Raya oleh pelaku. Di sana Sarwan menyewa sebuah barak.

“Karena tidak mengetahui jalan pulang, pelaku mengancam tidak akan mengantar korban pulang jika tidak mau disetubuhi,” kata Asev.

Di barak itu, korban dicabuli sebanyak sembilan kali. Korban baru diantar pulang pada Selasa (21/3/2017) oleh pelaku.

Korban pun menceritakan apa yang dialaminya kepada orangtuanya. Tak terima anak gadisnya diperlakukan seperti itu, orangtua korban pun lalu melaporkan pelaku ke pihak berwenang.

“Pelaku langsung kita ditangkap di kontrakannya pada Rabu 22 Maret 2017,” lanjutnya

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 81, Ayat 1 juncto Pasal 76b, Pasal 81, Ayat 2, Undang-Undang tentang Perlindungan Anak dengan ancaman kurungan maksimal 15 tahun.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Erry berharap dana desa tepat sasaran
Sumatera Utara - Minggu, 22 Oktober 2017 - 22:10 WIB

Erry berharap dana desa tepat sasaran

Peningkatan dana desa yang sangat signifikan dari tahun ketahun harus diimbangi dengan kemampuan kapasitas para aparatur di desa. Kehadiran para ...
Yakin ? Anies-Sandi tak gusur warga DKI ?
DKI Jakarta - Minggu, 22 Oktober 2017 - 14:30 WIB

Yakin ? Anies-Sandi tak gusur warga DKI ?

Tampaknya apa yang dulu disampaikan dan dijanjikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan wakilnya, Sandiaga Uno saat kampanye lalu mulai ...
Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:24 WIB

Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS

Pilkada serentak 2018 telah di depan mata. Untuk itu perlu dukungan dari masyarakat dan juga penyelenggara Pemilu baik di pusat ...
Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 06:55 WIB

Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam

Bentrokan antara satpam dan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU menyisakan luka dan amarah membara di kalangan mahasiswa dan alumni.Hingga ...
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...