Senin, 11 Desember 2017 | 12.31 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Anies-Sandi Unggul di Twitter dan Instagram, Ahok-Djarot di Facebook

Pilkada DKI Putaran 2

Anies-Sandi Unggul di Twitter dan Instagram, Ahok-Djarot di Facebook

Reporter : Ardiansyah | Rabu, 22 Maret 2017 - 11:37 WIB

IMG-4844

Anies Baswedan - Sandiaga Uno. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Mayoritas pemilih Ibukota Jakarta yang melek menggunakan media sosial ikut menyumbang dalam menentukan dalam Pilkada DKI Jakarta.

Berdasarkan survei LSI Denny JA, sebesar 58,90% responden yang aktif menggunakan media sosial mengikuti perkembangan dinamika politik, mulai dari memberikan opini, mengomentari status, sharing berita Pilkada DKI dan lain-lain.

Sedangkan sisanya, 40,50 persen tidak aktif di media sosial meski mereka ada yang memiliki akun media sosial.
LSI Denny JA melakukan surveinya pada tanggal 27 Februari-3 Maret 2017 di Jakarta dengan melakukan tatap muka terhadap 440 responden.

Metode yang digunakan multistage random sampling dengan Margin of Error survei ini plus minus 4,8 persen.

Hasilnya dalam catatan LSI, masyarakat DKI yang turut dalam hiruk pikuk pilkada dimedia sosial yakni melalui facebook 57,80 persen, Instagram 29,30 persen dan dan Twitter sebesar 17,20 persen.

Tingkat elektabilitas kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta di media sosial, hasilnya pasangan Anies-Sandi unggul di Twitter dan Instagram sedangkan Ahok-Djarot unggul di Facebook.

“Pasangan Anies-Sandi menguasai dua medsos, sedangkan Ahok-Djarot satu medsos,” kata Peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar, di Kantornya, Jalan Pemuda, Jakarta Timur, Selasa (21/2) kemarin.

Sedangkan tingkat popularitas kedua pasangan cagub dan cawagub, di facebook, Anies-Sandi lebih unggul yakni 47,57 persen, sedangkan Ahok-Djarot sebesar 43,93 persen.

Kemudian, di Instagram Anies-Sandi meraih 49,99 persen dan Ahok-Djarot 40,73 persen. Di Twitter, pasangan Ahok-Djarot lebih unggul dengan 53,34 persen sebaliknya Anies-Sandi 39,33 persen.

Disebutkannya, pengguna media sosial di Jakarta juga ikut menentukan siapa pemenang pilkada DKI Jakarta.
“Karena mereka tidak hanya memantau perkembangan, tetapi juga aktif memberikan opini. Bahkan, di hari tenang sekali pun, mereka tetap aktif,” ucapnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ivan Iskandar Batubara siap dampingi Tengku Erry di Pilgub Sumut
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 09:10 WIB

Ivan Iskandar Batubara siap dampingi Tengku Erry di Pilgub Sumut

Mengikuti jejak Sandiaga Salahudin Uno yang melepas jabatan Wakil Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dan berkiprah di politik, hal itu ...
Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 06:48 WIB

Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi

Kasus pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM) di Sumatera Utara masih sangat tinggi dan memprihatinkan. Berdasarkan catatan Komisi Orang Hilang dan ...
Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 00:02 WIB

Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam

Pihak penggagas dan panitia festival durian Sindangwangi 2017 masih belum memberikan jawaban terkait banyaknya keluhan pengunjung yang sudah membeli tiket ...
PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018
Sumatera Utara - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:42 WIB

PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018

Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mencalonkan mantan Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi dalam pemilihan gubernur Sumatera Utara 2018.Dukungan ...
Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:26 WIB

Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan

Banyaknya keluhan masyarakat terkait kekecewaannya saat mengunjungi Festival Durian Sindangwangi 2017 di Pasar Ikan, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten ...
KLHK segel limbah medis di TPS  Cirebon
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 19:27 WIB

KLHK segel limbah medis di TPS Cirebon

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyegel tempat pembuangan sementara (TPS) yang berisikan limbah medis di Cirebon, Jawa Barat. "Saat ini ...