Minggu, 22 Oktober 2017 | 22.39 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Setubuhi Pacar Hingga Hamil 8 Bulan, Pria Ini Dipolisikan

Setubuhi Pacar Hingga Hamil 8 Bulan, Pria Ini Dipolisikan

Reporter : Ary Syahputra | Selasa, 21 Maret 2017 - 14:51 WIB

IMG-4826

Ilustrasi

Tasikmalaya, kini.co.id – Michelle (bukan nama sebenarnya), seorang siswi salah satu SMK di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, melaporkan pacarnya, Rn (22), karena tidak mau bertanggung jawab setelah menyetubuhi dirinya hingga hamil delapan bulan.

Paman korban, Christopher (nama samaran), yang saat itu menemani keponakannya melapor ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tasikmalaya menceritakan kalau keduanya pertama kali berkenalan melalui jejaring sosial Facebook.

Mereka berkenalan pada Agustus 2016 silam dan kemudian memutuskan untuk menjalin hubungan.

Masih di bulan yang sama, korban diketahui diajak Rn ke sebuah rumah di Perum Rancabungur dengan mengatakan itu rumah pamannya dan dia ingin belajar di sana.

Sesampainya di sana, bukannya belajar, Rn malah memaksa korban agar mau melakukan hubungan badan. Korban bahkan diancam oleh pelaku kalau dia akan menyebar informasi di Facebook bahwa dirinya sudah ditiduri oleh terlapor jika tidak mau menuruti kemauannya.

Karena takut, Michelle pun terpaksa mengikuti nafsu birahi pacarnya tersebut. Akibatnya, setelah empat kali disetubuhi, pelapor hamil delapan bulan.

Christopher mengaku kalau dia dan anggota keluarga lainnya sudah ada itikad baik untuk menyelesaikan persoalan tersebut dengan mediasi agar Rn mau menikahi keponakannya itu. Namun, tawaran itu ditolak.

“Kami terpaksa melaporkannya ke pihak kepolisian. Pertama laporan ke Polres Tasikmalaya Kota pada Jumat 17 Maret 2017. Namun dilimpahkan ke Polres Tasikmalaya. Karena kejadiannya terjadi di kabupaten,” tuturnya.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Erry berharap dana desa tepat sasaran
Sumatera Utara - Minggu, 22 Oktober 2017 - 22:10 WIB

Erry berharap dana desa tepat sasaran

Peningkatan dana desa yang sangat signifikan dari tahun ketahun harus diimbangi dengan kemampuan kapasitas para aparatur di desa. Kehadiran para ...
Yakin ? Anies-Sandi tak gusur warga DKI ?
DKI Jakarta - Minggu, 22 Oktober 2017 - 14:30 WIB

Yakin ? Anies-Sandi tak gusur warga DKI ?

Tampaknya apa yang dulu disampaikan dan dijanjikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan wakilnya, Sandiaga Uno saat kampanye lalu mulai ...
Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:24 WIB

Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS

Pilkada serentak 2018 telah di depan mata. Untuk itu perlu dukungan dari masyarakat dan juga penyelenggara Pemilu baik di pusat ...
Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 06:55 WIB

Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam

Bentrokan antara satpam dan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU menyisakan luka dan amarah membara di kalangan mahasiswa dan alumni.Hingga ...
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...