Selasa, 12 Desember 2017 | 05.42 WIB
KiniNEWS>Regional>Jambi>Mau Buka Usaha, Imigran Gelap Asal Cina Dideportasi

Mau Buka Usaha, Imigran Gelap Asal Cina Dideportasi

Reporter : Zainal Bakri | Selasa, 21 Maret 2017 - 09:17 WIB

IMG-4817

Imigran ilegal asal Cina dideportasi dari Palembang. (Ist)

Palembang, kini.co.id – Keberadaan imigran gelap di Indonesia semakin memprihatinkan. Bukan hanya tinggal di Indonesia secara ilegal, mereka bahkan mulai membuka usaha.

Sperti yang terjadi di Prabumulih, Palembang belum lama ini.

Seorang imigran ilegal, Lai Leping (27) ketahuan hendak membuka bisnis di daerah tersebut.

Ia kedapatan sedang memperhatikan rekannya membayarkan gaji. Ia pun disebut tertarik dengan usaha pemotongan es disana.

Saat diamankan petugas, warga negara asing itu diketahui sudah berada di Kota Prabumulih selama 20 hari.

Tertangkapnya Lai Leping menambah daftar imigran ilegal asal Cina yang masuk ke Palembang. Sejauh ini, imigrasi akan mendeportasi 7 orang WNA tersebut.

Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Kantor Imigrasi klas I Palembang Jompang, mengatakan hingga Maret ini ada tujuh warga negara Tiongkok yang terjaring.

“Sesuai penegakan hukum dan setelah diproses sesuai UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, mereka akan dideportasi,” katanya, kemarin.

7 WNA asal Cina itu yakni Heilong Jang, Jiangsu, Guizhou, Heilong Jiang, Jiansu, Shanxi, dan yang terbaru Lai Leping (27) dideportasi pada Jumat 17 Maret 2017.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Tanggapi Survei Bekasi Institute, Ini Tantangan Lucky Hakim untuk Petahana
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 21:46 WIB

Tanggapi Survei Bekasi Institute, Ini Tantangan Lucky Hakim untuk Petahana

Hasil survei Lembaga Survei Bekasi Institute menempatkan politisi PAN, Lucky Hakim pada posisi kedua setelah Rahmat Effendi dan diatas politisi ...
Survei Bekasi Institute: Petahana Masih Unggul
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 21:42 WIB

Survei Bekasi Institute: Petahana Masih Unggul

Ada tiga nama yang bakal dipilih masyarakat Kota Bekasi apabila pemilihan kepala daerah dilakukan sekarang. Ketiga nama itu, yakni Rahmat ...
Dongkrak literasi, Pemprov Sumut akan pecahkan tiga rekor Muri
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 20:26 WIB

Dongkrak literasi, Pemprov Sumut akan pecahkan tiga rekor Muri

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dias Perpustakaan dan Arsip bekerjasama dengan Forum Masyarakat Literasi akan menggelar pemecahan rekor Museum Rekor ...
Pemprov Sumut juga raih penghargaan peduli HAM
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 19:35 WIB

Pemprov Sumut juga raih penghargaan peduli HAM

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi kembali menerima penghargaan dari pemerintah pusat. Kali ini, Tengku Erry menerima penghargaan atas upayanya ...
Bupati Labura Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 18:39 WIB
Labura

Bupati Labura Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah

Bupati Labura Kharuddin Syah mengajak masyarakat untuk meneladani Rasulullah SAW.Hal itu dikatakannya saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 ...
Pelaku pembunuhan siswi SMA di Bekasi bukan pacar tapi..
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 17:05 WIB

Pelaku pembunuhan siswi SMA di Bekasi bukan pacar tapi..

Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, memastikan jika kasus pembunuhan yang menimpa siswi SMA bernama Mashita Octavian (18) adalah salah salah ...