Senin, 11 Desember 2017 | 12.39 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Dijadikan Budak Seks, Paman Kerap Ancam Bunuh Ponakan

Dijadikan Budak Seks, Paman Kerap Ancam Bunuh Ponakan

Reporter : Yudi | Senin, 20 Maret 2017 - 15:28 WIB

IMG-4805

Korban pemerkosaan paman dan sepupu di Bekasi. (KiniNews/Yaqub)

Bekasi, kini.co.id – Kasus pencabulan seorang gadis bernama Bunga (nama samaran) di Bekasi Utara bergulir ke ranah hukum.

Hari ini, Bunga (17) besama keluarganya mendatangi Mapolresto Bekasi untuk memberikan keterangan kepada polisi.

“Peristiwa tersebut dilakukan oleh paman saya dan anaknya di rumah kontrakan, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara secara bergiliran oleh paman dan anaknya saat kondisi kontrakan sepi, kalau saya menolak langsung pelaku main tangan,” kata Bunga, Senin (20/3/2017).

Selain itu, Bunga mengaku selalu diancam akan dibunuh jika menolak keinginan pelaku dan jika mencoba melaporkannya pada siapapun.

(Baca juga: Kejam, Gadis Lugu jadi Budak Seks Paman dan Sepupu Selama 5 Tahun)

“Saya mau dibunuh kalau sampai saya melaporkan perlakuan mereka kepada orang lain. Apalagi kepasa Polisi, saat itulah saya tidak berani melaporkan sehingga dengan terpaksa saya harus melayani mereka,” katanya.

Setelah mengetahui Bunga melapor polisi, banyak orang berpakaian preman datang ke rumah orangtuanya mencari Bunga.

“Untuk itu kami meminta agar pihak kepolisian cepat menetapkan BR dan DD sebagai tersangka,” ucapnya. 

Sebelumnya, Bunga menjadi budak seks paman dan sepupunya di kediaman pelaku yang berada di Taman Wisma Asri, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara.

Bunga dititipkan di rumah pamannya itu sejak berumur 12 tahun di 2011 hingga 2017, selama itu pula Bunga menjadi tempat pelampiasan seks paman dan sepupunya itu.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ivan Iskandar Batubara siap dampingi Tengku Erry di Pilgub Sumut
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 09:10 WIB

Ivan Iskandar Batubara siap dampingi Tengku Erry di Pilgub Sumut

Mengikuti jejak Sandiaga Salahudin Uno yang melepas jabatan Wakil Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dan berkiprah di politik, hal itu ...
Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 06:48 WIB

Pelanggaran HAM di Sumut masih tinggi

Kasus pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM) di Sumatera Utara masih sangat tinggi dan memprihatinkan. Berdasarkan catatan Komisi Orang Hilang dan ...
Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 00:02 WIB

Banyak dikeluhkan, penggagas festival durian Sindangwangi 2017 bungkam

Pihak penggagas dan panitia festival durian Sindangwangi 2017 masih belum memberikan jawaban terkait banyaknya keluhan pengunjung yang sudah membeli tiket ...
PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018
Sumatera Utara - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:42 WIB

PAN usung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2018

Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mencalonkan mantan Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi dalam pemilihan gubernur Sumatera Utara 2018.Dukungan ...
Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 20:26 WIB

Panitia Festival Durian Sindangwangi 2017 bakal diperkarakan

Banyaknya keluhan masyarakat terkait kekecewaannya saat mengunjungi Festival Durian Sindangwangi 2017 di Pasar Ikan, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten ...
KLHK segel limbah medis di TPS  Cirebon
Jawa Barat - Minggu, 10 Desember 2017 - 19:27 WIB

KLHK segel limbah medis di TPS Cirebon

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyegel tempat pembuangan sementara (TPS) yang berisikan limbah medis di Cirebon, Jawa Barat. "Saat ini ...