Rabu, 18 Oktober 2017 | 16.25 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Sengketa Tanah, Poldasu dan Yayasan Cinta Budaya Keok di Sidang Praperadilan

Sengketa Tanah, Poldasu dan Yayasan Cinta Budaya Keok di Sidang Praperadilan

Reporter : Nur Fatimah | Senin, 20 Maret 2017 - 13:26 WIB

IMG-4791

Sidang praperadilan sengketa tanah di PN Medan. (KiniNews/Ist)

Medan, kini.co.id – Perseteruan antara Yayasan Cinta Budaya mantan Pangdam I/BB, Mayjen TNI (Purn) Burhanuddin Siagian terkait kepemilikan tanah di Jalan William Iskandar, Komplek MMTC Medan, Desa Medan Estate, Kabupaten Deliserdang masih terus berlanjut.

Kasus yang telah merembet ke ranah hukum itu kini baru selesai di proses praperadilan. Selanjutnya, Burhanuddin mengaku akan melaporkan Polda Sumut ke Propam Mabes Polri.

“Dalam waktu dekat saya laporkan Polda Sumut ke Propam Mabes Polri,” kata Burhan, Senin (20/2/2017).

Hal itu, kata dia, menyusul kekalahan Polda Sumut dan Yayasan Cinta Budaya di sidang praperadilan (prapid) yang digelar Selasa 14 Maret 2017 lalu.

Burhanuddin mengajukan Praperadilan di pengadilan Negeri Medan. Dalam putusan perisdangan hakim memutuskan mengabulankan permohonan Burhanuddin dan memerintakan Polda mencabut status tersangka Burhanuddin.

Saat penyidik Polda Sumut dan pihak pelapor kasus dugaan penyerobotan tanah yakni YCB melalui Dirut PT. PBC, Anton Edison Panggabean dihadirkan dalam persidangan Prapid, tak satu pun dari mereka yang bisa membuktikan kepemilikan tanah tersebut.

“Saya adalah korban penzaliman dan kriminalisasi oleh Polda Sumut. Polda Sumut menjadikan saya tersangka tanpa legal standing,” tambahnya.

Ia juga menyebut Polda sumut telah menyalahi prosedur dengan membongkar dan menyita pagar tembok dan pos pengamanan yang dibangun di lokasi tanah Burhanuddin.

Sementara untuk lawan sengketanya, Yayasan Cinta Budaya juga akan dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baiknya.

“Saya juga akan laporkan pihak sekolah yang telah melaporkan saya dan mencemarkan nama baik saya. Bukti mereka sebagai pemilik tanah itu apa, di persidangan yang sesuai prosedur hukum saja mereka tak bisa tunjukkan,” kata Burhan.

Tak Ada Sertifikat Tanah

Sementara sebelumnya, di sidang praperadilan itu, PN Medan menghadirkan saksi dari pihak Polda Sumatera Utara (Sumut), Sekolah YCB dan pihak Pancing Business Centre (PBC).

Saat penyidik Polda Sumut dan pihak pelapor kasus dugaan penyerobotan tanah yakni YCB melalui Dirut PT. PBC, Anton Edison Panggabean dihadirkan dalam persidangan, tak satu pun dari mereka yang bisa membuktikan kepemilikan tanah tersebut.

Pertimbangan Hukum Hakim yang paling mendasar untuk mengabulkan dan memenangkan pemohon Burhanuddin Siagian adalah dicabutnya Surat Hak Guna Bangunan No.3157 yang disebut menjadi alas hak Sekolah YCB, jauh hari sebelum Burhanuddin Siagian dilaporkan menyerobot tanah seluas 2,1 hektar di Jalan William Iskandar, Komplek MMTC Medan, Desa Medan Estate, Kabupaten Deliserdang.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting mengatakan pihaknya telah mengevaluasi terkait kasus tersebut.

“Terkait hal tersebut, tentu penyidik akan mengevaluasi apa yg telah mereka telah lakukan,” jelas Kombes Rina.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:16 WIB

Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan tidak bisa memenuhi undangan dari PDI Perjuangan yang akan mengundang sembilan tokoh potensial sebagai ...
Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:46 WIB

Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Pemerintah Kota Bekasi meminta pada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno agar memandang ...
Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:00 WIB

Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menilai, Kota Bekasi memiliki hubungan yang erat dengan Pemprov DKI Jakarta. Karena itu, ia meminta ...
Penyerang Truk Sampah DKI Bakal Sweeping Petugas
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 08:46 WIB

Penyerang Truk Sampah DKI Bakal Sweeping Petugas

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Yayan Yuliana mengatakan, pihaknya akan melakulan sweeping terhadap penyerang truk Sampah DKI.Ia sendiri mengaku telah ...
Kota Bekasi Bakal Bentuk Barikade Penghalau Batu Truk Sampah DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 08:41 WIB

Kota Bekasi Bakal Bentuk Barikade Penghalau Batu Truk Sampah DKI

Pemerintah Kota Bekasi bakal membentuk barikade untuk menghalau penyerang truk sampah DKI Jakarta yang kerap terjadi di Jalan Raya Narogong. ...
Ketua Dewan Belum Tahu Ada Seleksi Dirut PDAM TP, Kok Bisa?
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 08:38 WIB

Ketua Dewan Belum Tahu Ada Seleksi Dirut PDAM TP, Kok Bisa?

Ketua DPRD Kota Bekasi Tumai belum mengetahui kalau sedang dilaksanakan seleksi Direktur Utama PDAM Tirta Patriot.Orang nomor satu di DPRD ...