Selasa, 20 Februari 2018 | 18.36 WIB
KiniNEWS>Regional>Sulawesi>BKSDA Sita Monyet Hitam Langka Yang Diikat di Halaman Hotel Bunaken

BKSDA Sita Monyet Hitam Langka Yang Diikat di Halaman Hotel Bunaken

Senin, 20 Maret 2017 - 11:38 WIB

IMG-4789

BKSDA Sita Monyet Hitam Langka Yang Diikat di Halaman Hotel Bunaken. (Ilustrasi)

Bunaken, kini.co.id – Seekor monyet hitam (Macaca Nigra) betina disita oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara (Sulut) karena kedapatan dipelihara dan diikat di halaman oelh pemilik salah satu hotel di Pulau Bunaken, Kecamatan Bunaken, Kota Manado.

Setelah disita, BKSDA lalu menyerahkan satwa langka yang dalam lokal disebut yaki pantat merah tersebut ke Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Tasikoki, Sabtu (18/3/2017) lalu.

“Yaki ini hewan yang terancam punah endemik Minahasa dan dilindungi oleh undang- undang,” jelas salah satu anggota PPS, Simon Purser.

Monyet hitam itu diketahui dilindungi dalam Pasal 21 ayat 2 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi dan Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Pasal tersebut menyatakan larangan bagi setiap orang untuk menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup.

Menurut keterangan Simon, yaki tersebut diambil oleh pemilik hotel dari hutan yang ada di Pulau Manado Tua saat masih kecil bersama induknya.

“Tetapi, induknya telah dimakan, sedangkan monyet itu dipelihara dan diikat di pohon halaman Hotel Panorama di Bunaken,” tuturnya.

Masyarakat yang melihat keberadaan monyet yang diperkirakan berusia 5-6 tahun itu pun langsung melaporkan ke pihak BKSDA.

Dari pemeriksaan awal yang dilakukan pihak PPS Tasikoki, monyet malang tersebut dalam kondisi sedikit kurus dan dehidrasi.

“Dia juga gatal-gatal, maka sebelum masuk di pusat penyelamatan satwa di Tasikoki akan diperiksa lengkap dulu di klinik hewan karena ada risiko penyakit,” lanjut Simon.

Sekadar informasih, menurut data BKSDA Sulut, populasi satwa langka monyet hitam Sulawesi di Sulut berkurang signifikan. Penyebabnya adalah semakin menyempitnya habitat dan berkurangnya vegetasi.

Namun, penyebab terparah adalah perburuan untuk mengkonsumsi daging monyet tersebut.

Saat ini diperkirakan populasi monyet hitam itu di seluruh dunia hanya mencapai 5.000 ekor. Sebanyak 2.000 ekor di antaranya di kawasan konservasi Tangkoko, Bitung, Sulut.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sinabung Meletus Lagi, Warga Tetap Beraktivitas
Sumatera Utara - Selasa, 20 Februari 2018 - 12:27 WIB

Sinabung Meletus Lagi, Warga Tetap Beraktivitas

Warga Tanah Karo, Sumut dikejutkan dengan dentuman keras erupsi Gunung Sinabung, Senin (19/2/2018) kemarin.Bahkan sebuah video anak-anak sekolah yang ketakutan ...
Demiz targetkan raih 61 persen suara di Pilgub
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 21:07 WIB

Demiz targetkan raih 61 persen suara di Pilgub

Deddy Mizwar sesumbar mampu memenangkan Pilgub Jabar 2018. Calon Gubernur Jawa Barat, yang berpasangan dengan Dedi Mulyadi, tersebut menargetkan mampu ...
Wali Kota Medan ajak pelaku usaha berkontribusi dalam pembangunan
Sumatera Utara - Senin, 19 Februari 2018 - 21:00 WIB

Wali Kota Medan ajak pelaku usaha berkontribusi dalam pembangunan

Walikota Medan Dzulmi Eldin mengajak pelaku usaha di Kota Medan agar ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota dengan turut menghias taman ...
Paslon Rindu Bakal Insentif Kampanye di Bekasi
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 18:08 WIB

Paslon Rindu Bakal Insentif Kampanye di Bekasi

Pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul (Rindu) akan mengintensifkan kampanye di kota dan kabupaten ...
Pjs Wali Kota Bekasi Datangi Kantor KPU, Bahas Apa?
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 18:07 WIB

Pjs Wali Kota Bekasi Datangi Kantor KPU, Bahas Apa?

Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bekasi R. Ruddy Gandakusumah, berkujung ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi di Jalan ...
Reklame di Bekasi Ambruk Saat Hujan Angin
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 18:00 WIB

Reklame di Bekasi Ambruk Saat Hujan Angin

Pengendara motor dan mobil di Jalan Cemerlang, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi nyaris tertimpa reklame ambruk, Senin (19/2/2018). Beruntung ...