Selasa, 27 Juni 2017 | 07.16 WIB
KiniNEWS>Regional>Sulawesi>BKSDA Sita Monyet Hitam Langka Yang Diikat di Halaman Hotel Bunaken

BKSDA Sita Monyet Hitam Langka Yang Diikat di Halaman Hotel Bunaken

Senin, 20 Maret 2017 - 11:38 WIB

IMG-4789

BKSDA Sita Monyet Hitam Langka Yang Diikat di Halaman Hotel Bunaken. (Ilustrasi)

Bunaken, kini.co.id – Seekor monyet hitam (Macaca Nigra) betina disita oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara (Sulut) karena kedapatan dipelihara dan diikat di halaman oelh pemilik salah satu hotel di Pulau Bunaken, Kecamatan Bunaken, Kota Manado.

Setelah disita, BKSDA lalu menyerahkan satwa langka yang dalam lokal disebut yaki pantat merah tersebut ke Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Tasikoki, Sabtu (18/3/2017) lalu.

“Yaki ini hewan yang terancam punah endemik Minahasa dan dilindungi oleh undang- undang,” jelas salah satu anggota PPS, Simon Purser.

Monyet hitam itu diketahui dilindungi dalam Pasal 21 ayat 2 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi dan Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Pasal tersebut menyatakan larangan bagi setiap orang untuk menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup.

Menurut keterangan Simon, yaki tersebut diambil oleh pemilik hotel dari hutan yang ada di Pulau Manado Tua saat masih kecil bersama induknya.

“Tetapi, induknya telah dimakan, sedangkan monyet itu dipelihara dan diikat di pohon halaman Hotel Panorama di Bunaken,” tuturnya.

Masyarakat yang melihat keberadaan monyet yang diperkirakan berusia 5-6 tahun itu pun langsung melaporkan ke pihak BKSDA.

Dari pemeriksaan awal yang dilakukan pihak PPS Tasikoki, monyet malang tersebut dalam kondisi sedikit kurus dan dehidrasi.

“Dia juga gatal-gatal, maka sebelum masuk di pusat penyelamatan satwa di Tasikoki akan diperiksa lengkap dulu di klinik hewan karena ada risiko penyakit,” lanjut Simon.

Sekadar informasih, menurut data BKSDA Sulut, populasi satwa langka monyet hitam Sulawesi di Sulut berkurang signifikan. Penyebabnya adalah semakin menyempitnya habitat dan berkurangnya vegetasi.

Namun, penyebab terparah adalah perburuan untuk mengkonsumsi daging monyet tersebut.

Saat ini diperkirakan populasi monyet hitam itu di seluruh dunia hanya mencapai 5.000 ekor. Sebanyak 2.000 ekor di antaranya di kawasan konservasi Tangkoko, Bitung, Sulut.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Tokoh Gereja Bersama Ratusan Jemaat Doakan Aipda Anumerta Martua
Sumatera Utara - Senin, 26 Juni 2017 - 23:22 WIB

Tokoh Gereja Bersama Ratusan Jemaat Doakan Aipda Anumerta Martua

Ratusan jemaat dari berbagai gereja dan tokoh gereja dan pemuda berkumpul di Halaman KS Tubun Mapolda Sumut, Jl Sisingamangaraja ...
Pemudik di Bandara Hasanuddin Meningkat 20 Persen
Sulawesi - Senin, 26 Juni 2017 - 22:50 WIB

Pemudik di Bandara Hasanuddin Meningkat 20 Persen

Jumlah penumpang selama mudik Lebaran 2017 di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar-Maros, Sulawesi Selatan mengalami peningkatan 20 persen sejak H-10 ...
Tunjangan Komunikasi Intensif DPRD Naik 7 Kali Lipat
Jawa Barat - Senin, 26 Juni 2017 - 18:25 WIB

Tunjangan Komunikasi Intensif DPRD Naik 7 Kali Lipat

Dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 18 tahun 2017 tertanggal 2 Juni 2017, tentang hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota ...
Pesan Kapolrestabes Medan untuk Pemudik
Sumatera Utara - Kamis, 22 Juni 2017 - 14:53 WIB

Pesan Kapolrestabes Medan untuk Pemudik

Bagi yang mau berangkat mudik ke kampung halaman. Ada baiknya mengikuti saran alias tips untuk para pemudik dari Kapolrestabes Medan, ...
Gubsu dan Kapolda Cek Kesiapan Mudik
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 21:21 WIB

Gubsu dan Kapolda Cek Kesiapan Mudik

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi bersama Kapolda Sumut, Inspektur Jendral Rycko Amelza Dahniel melakukan pengecekan sejumlah sejumlah kesiapan transportasi ...
Politisi Gerindra : Saya Harap Media Tuliskan Ini
Sumatera Utara - Rabu, 21 Juni 2017 - 19:33 WIB

Politisi Gerindra : Saya Harap Media Tuliskan Ini

Anggota DPRD kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung mengaku mendapatkan pesan singkat dari masyarakat tentang tak merata pembagian bantuan dari ...