Minggu, 22 Oktober 2017 | 15.21 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Poldasu Didesak Kembalikan Tanah Rakyat

Poldasu Didesak Kembalikan Tanah Rakyat

Reporter : Ary Syahputra | Sabtu, 18 Maret 2017 - 23:41 WIB

IMG-4785

Spanduk desakan kepada Poldasu untuk kembalikan tanah rakyat (Ist)

Medan, kini.co.id – Maraknya spanduk bertuliskan desakan agar Polda Sumatera Utara (Sumut) kembalikan tanah rakyat tetap terpasang setelah pihak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendatangani Kota Medan.

Salah satu spanduk bertuliskan “Poldasu Segera Kembalikan Tanah Rakyat..!!” serta meminta Polda Sumut menaati hukum tersebut dipasang oleh Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Sumut.

Liston Hutajulu dari Pospera Sumut, mengatakan, pihaknya tetap meminta Polda Sumut untuk mengembalikan tanah tersebut.

“Kami tetap menuntut agar mengembalikan tanah rakyat seluas 7 hektar yang kini menjadi lahan parkir PT Sianjur Resort,” ujar Liston di Medan, Sabtu (18/3).

Terkait masalah ini, perwakilan Komnas HAM sudah menemui pihak Polda Sumut.

Sejumlah spanduk yang dipsang untuk memprotes dugaan penyerobotan lahan yang digunakan untuk area parkir dan kantin kepolisian di belakang Mapolda.

Lahan yang masuk wilayah Desa Marinda II, Kecamatan Patumpak, Kabupaten Deli Serdang tersebut diklaim merupakan milik PT Sianjur Resort (SR).

Kuasa hukum PT SR, Sarmanto Tambunan, sebelumnya telah melaporkan Polda Sumut ke Kopolnas, Kapolri, Propam, dan Komnas HAM. “Kami juga sudah berkirim surat ke Presiden Jokowi guna meminta perlindungan hukum,” ujarnya.

Sarmanto mengatakan, penguasaan lahan oleh Polda Sumut adalah tindakan yang melanggar hukum dan merampas hak-hak masyarakat. Sebagaimana diketahui PT SR memiliki lahan tersebut didapat secara sah, sesuai dengan putusan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dari pihak-pihak yang berperkara hingga di tingkat kasasi dan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negeri (PTUN) Medan.

Sementara Poldasu sendiri melakukan eksekusi lahan berdasar surat 20/X/430/VI/2006 tanggal 2 Juni 2016. Yang dimaksud surat tersebut adalah pelepasan Areal HGU PTPN II yang merupakan lahan PTPN II sebagaimana SHGU No.3l/Marindal

Sedangkan faktanya, jelas Sarmanto, lahan yang dikuasai Polda Sumut adalah milik PT SR, dan bukan bagian dari Sertiflkat HGU No.31/Marindal milik PTPN II, sebagaimana dikuatkan dalam Putusan PTUN Medan No. 62/G/2004/PTUN-MDN 11 April 2005 Jo.

“Putusan Banding PTUN No. 69/BDG/2005/PT.TUN. MDN tanggal 27 September 2005 telah berkekuatan hukum tetap,” katanya.

Dalam putusan itu tertulis, bahwa areal tanah objek SHGU Nomor: 31/Marindal 11/2003 adalah tanah yang arealnya berbeda dengan tanah yang dikuasai Penggugat (ic.PT. Sianjur Resort) atau dengan perkataan lain bahwa tanah yang dikuasai Penggugat tidak termasuk pada areal tanah HGU Nomor: 31 Marindal 11/2005.

“Kapolda telah mengabaikan posisi kepemilikan lahan klien kami dan telah mengesampingkan asas kehati-hatian dan kepastian hukum dengan tidak menghormati keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap,” ujarnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Yakin ? Anies-Sandi tak gusur warga DKI ?
DKI Jakarta - Minggu, 22 Oktober 2017 - 14:30 WIB

Yakin ? Anies-Sandi tak gusur warga DKI ?

Tampaknya apa yang dulu disampaikan dan dijanjikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan wakilnya, Sandiaga Uno saat kampanye lalu mulai ...
Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:24 WIB

Gema Paluta Minta KPUD Tak Pungli Calon PPK dan PPS

Pilkada serentak 2018 telah di depan mata. Untuk itu perlu dukungan dari masyarakat dan juga penyelenggara Pemilu baik di pusat ...
Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 06:55 WIB

Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam

Bentrokan antara satpam dan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU menyisakan luka dan amarah membara di kalangan mahasiswa dan alumni.Hingga ...
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...