Rabu, 18 Oktober 2017 | 19.54 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>13 TKI Batal Berangkat ke Oman

13 TKI Batal Berangkat ke Oman

Reporter : Nur Fatimah | Jumat, 17 Maret 2017 - 20:24 WIB

IMG-4756

TKI yang batal ke Oman. (kininews/ist)

MEDAN, kini.co.id – Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Imigrasi Kelas I Medan, Petrus Teguh menyebutkan tak kurang dari 13 orang batal berangkat menuju Oman. Diduga mereka hendak menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal.

“Mereka hendak menggunakan Silk Air menuju Oman, dan kemudian berpencar di Qatar, Abudhabi, Bahrain,” ungkap Petrus, Jumat (17/3).

Petrus mengatakan, mereka dicurigai karena paspor mereka bisa digunakan untuk bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT).

“Setelah tiba di Kuala Namu, mereka melakukan check-in pada pesawat Silk Air. Namun petugas mencurigai mereka dikarenakan paspor mereka ditemukan bisa untuk bekerja sebagai pembantu rumah tangga”, kata Petrus.

Namun, ketika petugas bandara menyoalkan surat rekomendasi dari Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), mereka tak mampu menunjukkan.

“Atas jawaban tidak memiliki inilah petugas menyimpulkan bahwa mereka adalah calon-calon tenaga kerja Indonesia unprosedural”, ujar Petrus.

Para TKI itu adalah FFM, FMH, KKM, SAT, Y, PSM, UAH, P, FAM, NIO, PNU, LM, dan REG.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:26 WIB

Hamdalah, 6.429 KK Warga Bekasi Terima Uang Bau

Sebanyak 6.429 Kartu Keluarga di Kelurahan Cikiwul menerima dana kompensasi atau 'uang bau' dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk triwulan ...
Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:21 WIB

Pak Kapolri, Warga Bekasi Minta Pembangunan Polsek di Wilayah Ini

Warga Bekasi Timur meminta agar Kepolisian Republik Indonesia membangun kantor Kepolisian Sektor Bekasi Timur. Soalnya, warga setempat merasa disulitkan untuk ...
Aher: Pemprov tak larang transportasi daring
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 16:55 WIB

Aher: Pemprov tak larang transportasi daring

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tidak pernah melarang transportasi berbasis aplikasi online (daring) untuk ...
Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 14:16 WIB

Jenderal ‘Naga Bonar’ tak bisa penuhi undangan PDIP

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan tidak bisa memenuhi undangan dari PDI Perjuangan yang akan mengundang sembilan tokoh potensial sebagai ...
Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:46 WIB

Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Pemerintah Kota Bekasi meminta pada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno agar memandang ...
Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah
Jawa Barat - Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:00 WIB

Anies-Sandi Jadi Gubernur, Walikota Bekasi Minta Kenaikan Dana Hibah

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menilai, Kota Bekasi memiliki hubungan yang erat dengan Pemprov DKI Jakarta. Karena itu, ia meminta ...