Jumat, 20 Oktober 2017 | 17.37 WIB
KiniNEWS>Regional>Kalimantan>Pasutri di Kalteng Dibacok Tetangga Hingga Tewas

Pasutri di Kalteng Dibacok Tetangga Hingga Tewas

Reporter : Yudi | Jumat, 17 Maret 2017 - 16:01 WIB

IMG-4747

Ilustrasi pembunuhan. (Ist)

Pangkalan Bun, kini.co.id – Nahas menimpa pasangan suami istri (pasutri) Piusdame (53) dan Yasinta Bura (48), di Desa Marga Mulya, RT 2, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Bagaimana tidak, mereka harus meregang nyawa setelah dibacok dengan sadis oleh tetanggannya sendiri, Egenius Paceli (52), dengan parang, Jumat (17/3/2017) pagi tadi.

Pembunuhan sadis itu pun diketahui oleh salah satu tetangga korban, Florensius Sine, yang pada saat itu mendengar suara teriakan dari dalam rumah korban.

Penasaran, Florensius pun mendatangi rumah kedua korban untuk mengecek keadaan. Namun, dirinya kaget saat melihat banyak darah berceceran dari dalam rumah.

“Saya lihat ke rumahnya darah sudah tercecer, yang perempuan tergeletak di tengah rumah tangan kirinya sudah putus, dan suaminya di luar rumah mukanya kena bacok, sekitar 3 meter dari rumahnya,” tuturnya.

Florensius pun langsung melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian yang dengan cepat langsung menangkap pelaku. Dari penangkapan itu, petugas juga menyita barang bukti berupa parang, pisau dan gancok.

Namun, saat dikonfirmasi, Kapolsek Pangkalan Banteng, Iptu Sudarsono, mengungkapka kalau dirinya masih belum mengetahui motif dari pembunuhan tersebut

“Motif masih belum tahu, karena tersangka masih kita periksa,” pungkasnya.

Sebelumnya, kedua korban sempat dibawa ke Puskesmas Semanggang sebelum dirujuk ke RSSI Pangkalan Bun, namun, nyawanya tak tertolong.

Piusdame diketahui meninggal akibat luka parah di wajah serta tangan kanannya nyaris putus. Sementara Yasinta Bura meninggal akibat luka bacok di punggung dan tangan kirinya putus.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:21 WIB

Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2017 Kota Bekasi resmi diketuk dalam rapat paripurna.Dalam rapat tersebut DPRD Kota ...
Dua tewas, 13 terluka akibat tabrakan maut bus Simpati di Aceh
Aceh - Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:49 WIB

Dua tewas, 13 terluka akibat tabrakan maut bus Simpati di Aceh

Tabrakan maut antara dua bus "Simpati Star" di jalan negara Medan-Banda Aceh, tepatnya di Desa Meunasah Drang, Kecamatan Muara Batu, ...
Bupati Labura: Menabung dengan emas keputusan bijak
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:02 WIB

Bupati Labura: Menabung dengan emas keputusan bijak

Bupati Labuhanbatu Utara (Labura), Kharuddin Syah mengatakan menabung dengan emas merupakan keputusan yang bijak. Karena menabung emas lebih terjamin dibanding ...
Bekasi Berencana Berikan Beasiswa Bagi Mahasiswa Kurang Mampu
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 15:09 WIB

Bekasi Berencana Berikan Beasiswa Bagi Mahasiswa Kurang Mampu

Dinas Pendidikan Kota Bekasi berencana memberi dana beasiswa bagi para mahasiswa berprestasi dari kalangan yang tidak mampu pada 2018 mendatang.Dana ...
Duh… Titik Banjir di Kota Bekasi Tak Berkurang, Masih 49 Titik
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 15:03 WIB

Duh… Titik Banjir di Kota Bekasi Tak Berkurang, Masih 49 Titik

Rupanya, beberapa tahun belakangan ini titik banjir di Kota Bekasi masih tidak berkurang.Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota ...
Januari- Oktober puluhan ribu mobil parkir liar diderek Pemprov DKI
DKI Jakarta - Jumat, 20 Oktober 2017 - 14:56 WIB

Januari- Oktober puluhan ribu mobil parkir liar diderek Pemprov DKI

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta terus menggencarkan penindakan terhadap kendaraan roda empat yang memarkirkan sembarangan atau parkir liar di sepanjang ...