Sabtu, 19 Agustus 2017 | 08.53 WIB
KiniNEWS>Regional>Kalimantan>Pasutri di Kalteng Dibacok Tetangga Hingga Tewas

Pasutri di Kalteng Dibacok Tetangga Hingga Tewas

Reporter : Yudi | Jumat, 17 Maret 2017 - 16:01 WIB

IMG-4747

Ilustrasi pembunuhan. (Ist)

Pangkalan Bun, kini.co.id – Nahas menimpa pasangan suami istri (pasutri) Piusdame (53) dan Yasinta Bura (48), di Desa Marga Mulya, RT 2, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Bagaimana tidak, mereka harus meregang nyawa setelah dibacok dengan sadis oleh tetanggannya sendiri, Egenius Paceli (52), dengan parang, Jumat (17/3/2017) pagi tadi.

Pembunuhan sadis itu pun diketahui oleh salah satu tetangga korban, Florensius Sine, yang pada saat itu mendengar suara teriakan dari dalam rumah korban.

Penasaran, Florensius pun mendatangi rumah kedua korban untuk mengecek keadaan. Namun, dirinya kaget saat melihat banyak darah berceceran dari dalam rumah.

“Saya lihat ke rumahnya darah sudah tercecer, yang perempuan tergeletak di tengah rumah tangan kirinya sudah putus, dan suaminya di luar rumah mukanya kena bacok, sekitar 3 meter dari rumahnya,” tuturnya.

Florensius pun langsung melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian yang dengan cepat langsung menangkap pelaku. Dari penangkapan itu, petugas juga menyita barang bukti berupa parang, pisau dan gancok.

Namun, saat dikonfirmasi, Kapolsek Pangkalan Banteng, Iptu Sudarsono, mengungkapka kalau dirinya masih belum mengetahui motif dari pembunuhan tersebut

“Motif masih belum tahu, karena tersangka masih kita periksa,” pungkasnya.

Sebelumnya, kedua korban sempat dibawa ke Puskesmas Semanggang sebelum dirujuk ke RSSI Pangkalan Bun, namun, nyawanya tak tertolong.

Piusdame diketahui meninggal akibat luka parah di wajah serta tangan kanannya nyaris putus. Sementara Yasinta Bura meninggal akibat luka bacok di punggung dan tangan kirinya putus.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ratusan Angkot di Kota Bekasi Tak Layak
Jawa Barat - Jumat, 18 Agustus 2017 - 23:39 WIB

Ratusan Angkot di Kota Bekasi Tak Layak

Sebanyak 755 mobil angkutan umum di Kota Bekasi dinyatakan belum melakukan pengujian kelayakan. Padahal pengujian itu penting untuk keselamatan penumpang ...
PDI-P Kota Bekasi Enggan Berkoalisi dengan Golkar
Jawa Barat - Jumat, 18 Agustus 2017 - 23:26 WIB

PDI-P Kota Bekasi Enggan Berkoalisi dengan Golkar

Meski DPD DI-Perjuangan Jawa Barat menyatakan koalisi dengan Partai Golkar di 12 Kabupaten/Kota untuk menghadapi pilkada serentak.Namun langkah itu belum ...
Larangan Sepeda Motor Masuk Sudirman Mulai Berlaku Akhir September
DKI Jakarta - Jumat, 18 Agustus 2017 - 15:54 WIB

Larangan Sepeda Motor Masuk Sudirman Mulai Berlaku Akhir September

Bagi Anda pengendara sepeda yang kerap melintas Jalan Jenderal Sudirman sepanjang Bundaran Hotel Indonesia (HI) hingga Bundaran Senayan harap melalui ...
Malam Resepsi Kenegaraan, Paskibra Labura Dijamu Bupati
Sumatera Utara - Jumat, 18 Agustus 2017 - 13:46 WIB

Malam Resepsi Kenegaraan, Paskibra Labura Dijamu Bupati

Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Labuhan Batu Utara dijamu di kediaman Wakil Bupati Labura, Tanjung Sari Aek Kanopan, (17/8).Pasukan tersebut ...
Ini Alasan Rahmad Hasibuan Maju di Pilkada Palas
Sumatera Utara - Jumat, 18 Agustus 2017 - 11:29 WIB

Ini Alasan Rahmad Hasibuan Maju di Pilkada Palas

Sosok Rahmad Pardamean Hasibuan tak asing lagi di mata warga Padang Lawas, Sumut.Meski kalah pada Pilkada yang lalu, Rahmad tak ...
Jembatan Beton Belasan Miliar Ini Ambruk
Kalimantan - Kamis, 17 Agustus 2017 - 22:01 WIB

Jembatan Beton Belasan Miliar Ini Ambruk

Sebuah jembatan beton di Desa Bangkit Baru - Desa Tanifah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola patah dibagian tengah. Akibat patahnya ...