Sabtu, 16 Desember 2017 | 00.53 WIB
KiniNEWS>Regional>Kalimantan>Pasutri di Kalteng Dibacok Tetangga Hingga Tewas

Pasutri di Kalteng Dibacok Tetangga Hingga Tewas

Reporter : Yudi | Jumat, 17 Maret 2017 - 16:01 WIB

IMG-4747

Ilustrasi pembunuhan. (Ist)

Pangkalan Bun, kini.co.id – Nahas menimpa pasangan suami istri (pasutri) Piusdame (53) dan Yasinta Bura (48), di Desa Marga Mulya, RT 2, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Bagaimana tidak, mereka harus meregang nyawa setelah dibacok dengan sadis oleh tetanggannya sendiri, Egenius Paceli (52), dengan parang, Jumat (17/3/2017) pagi tadi.

Pembunuhan sadis itu pun diketahui oleh salah satu tetangga korban, Florensius Sine, yang pada saat itu mendengar suara teriakan dari dalam rumah korban.

Penasaran, Florensius pun mendatangi rumah kedua korban untuk mengecek keadaan. Namun, dirinya kaget saat melihat banyak darah berceceran dari dalam rumah.

“Saya lihat ke rumahnya darah sudah tercecer, yang perempuan tergeletak di tengah rumah tangan kirinya sudah putus, dan suaminya di luar rumah mukanya kena bacok, sekitar 3 meter dari rumahnya,” tuturnya.

Florensius pun langsung melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian yang dengan cepat langsung menangkap pelaku. Dari penangkapan itu, petugas juga menyita barang bukti berupa parang, pisau dan gancok.

Namun, saat dikonfirmasi, Kapolsek Pangkalan Banteng, Iptu Sudarsono, mengungkapka kalau dirinya masih belum mengetahui motif dari pembunuhan tersebut

“Motif masih belum tahu, karena tersangka masih kita periksa,” pungkasnya.

Sebelumnya, kedua korban sempat dibawa ke Puskesmas Semanggang sebelum dirujuk ke RSSI Pangkalan Bun, namun, nyawanya tak tertolong.

Piusdame diketahui meninggal akibat luka parah di wajah serta tangan kanannya nyaris putus. Sementara Yasinta Bura meninggal akibat luka bacok di punggung dan tangan kirinya putus.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Gempa berkekuatan 6,7 SR guncang Sukabumi
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 00:51 WIB

Gempa berkekuatan 6,7 SR guncang Sukabumi

Gempa berkekuatan 6,7 skala richter (SR) mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat dan sekitarnya yang menyebabkan warga panik dan berhamburan keluar ...
Panitia festival durian minta maaf, siap kembalikan uang tiket yang dibeli
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 21:01 WIB

Panitia festival durian minta maaf, siap kembalikan uang tiket yang dibeli

Panitia festival durian Sindangwangi 2017 menyampaikan permintaan maafnya kepada publik atas ketidaknyamanan pelaksanaan festival pada, Sabtu (9/12) lalu.Permintaan maaf itu ...
Kota Bekasi Kebut Perekaman KTP-El
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 20:18 WIB

Kota Bekasi Kebut Perekaman KTP-El

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bekasi kebut proses perekaman KTP Elektronik hingga akhir Desember 2017 ini.Hal ini menyusul adanya ...
Ratusan Siswa SDN 06 Bekasi Disuntik vaksin Difteri
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 20:05 WIB

Ratusan Siswa SDN 06 Bekasi Disuntik vaksin Difteri

Ratusan siswa SDN 06 Setia Mekar menjadi target Puskesmas setempat melakukan imunisasi difteri. Hal ini dilakukan sebagai pencagahan dan menekan ...
Nekat Jebol Jendela Kontrakan, Dodi Bonyok Dihajar Warga
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 19:26 WIB

Nekat Jebol Jendela Kontrakan, Dodi Bonyok Dihajar Warga

Salah seorang maling bonyok di keroyok massa ketika aksinya terpergoki oleh warga di Kontrakan Gang Painah RT 01/01, Kelurahan Pengasinan, ...
Alasan Anies Baswedan tarik dua raperda reklamasi dari DPRD
DKI Jakarta - Jumat, 15 Desember 2017 - 19:22 WIB

Alasan Anies Baswedan tarik dua raperda reklamasi dari DPRD

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menarik dua raperda dari DPRD, dua raperda tersebut adalah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau ...