Selasa, 12 Desember 2017 | 05.29 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Dianggap Berbohong Soal e-KTP, Papah Novanto Dilaporkan ke MKD

Dianggap Berbohong Soal e-KTP, Papah Novanto Dilaporkan ke MKD

Reporter : Rakisa | Kamis, 16 Maret 2017 - 21:02 WIB

IMG-4731

Setia Novanto. (Ist)

JAKARTA, kini.co.id – Ketua DPR Setya Novanto, diadukan oleh Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR, karena diduga melakukan pelanggaran kode etik terkait keterangannya kepada awak media dalam kasus e-KTP.

Dalam keterangannya beberapa waktu kepada media, Novanto menyatakan tidak melakukan pertemuan-pertemuan khusus berkaitan dengan e-KTP serta tidak mengenal dua terdakwa kasus ini, Imam dan Sugiarto.

Koordinator MAKI, Boyamin Saimin mengatakan, Novanto berbohong soal kasus e-KTP.

“Pernyataan Novanto kepada media tidak mengenal dan tidak pertemuan itu bohong. Padahal ada pertemuan khusus yakni sekitar akhir 2010 dan awal 2011 di Hotel Grand Mulia. Pak Setnov pagi-pagi bertemu dengan Andi Agustinus, Irman dan Sugiharto serta Diah Anggraini. Dan saya yakin di Hotel Grand Mulia ada catatannya. Saya yakin KPK juga tahu, saya aja tahu,” ujar Boyamin di MKD DPR, Kamis (16/3) petang.

Menurut Boyamin, Novanto juga melakukan pertemuan dalam ruangan Fraksi Golkar yang juga dihadiri ketiga orang disebut.

“Nah mengkritisi hal itu bahwa Setya Novanto dalam hal ini melakukan dugaan pelanggaran etik karena melakukan perbuatan tidak terpuji atau bohong,” terangnya.

Boyamin memaparkan Novanto diduga melanggar kode etik seperti termaktub dalam Pasal 3 ayat 1 Peraturan DPR RI Nomor 1 Tahun 2015, yang isinya berbunyi; ‘Anggota harus menghindari perilaku tidak pantas atau tidak patut yang dapat merendahkan citra dan kehormatan DPR baik di dalam maupun di luar gedung DPR menurut pandangan etika dan norma yang berlaku dalam masyarakat,’

“Seorang pimpinan itu kan enggak boleh berbohong dan mencla-mencle. Jadi dengan dasar itu saya melaporkan dugaan pelanggaran kode etik ke MKD,” ujarnya.

Dalam laporannya ke MKD, Boyamin mengaku melampirkan foto-foto bukti pertemuan Setnov dan Andi Agustinus alias Andi Narongong serta beberapa pihak yang pernah bertemu.

“Selain foto, saya juga tadi nonton sidang, kesaksian Bu Diah juga hang menunjukkan ada pertemuan yang diikuti Irman dan Sugiharto bertemu dengan Novanto yang diikuti Andi Agustinus,” tegasnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Tanggapi Survei Bekasi Institute, Ini Tantangan Lucky Hakim untuk Petahana
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 21:46 WIB

Tanggapi Survei Bekasi Institute, Ini Tantangan Lucky Hakim untuk Petahana

Hasil survei Lembaga Survei Bekasi Institute menempatkan politisi PAN, Lucky Hakim pada posisi kedua setelah Rahmat Effendi dan diatas politisi ...
Survei Bekasi Institute: Petahana Masih Unggul
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 21:42 WIB

Survei Bekasi Institute: Petahana Masih Unggul

Ada tiga nama yang bakal dipilih masyarakat Kota Bekasi apabila pemilihan kepala daerah dilakukan sekarang. Ketiga nama itu, yakni Rahmat ...
Dongkrak literasi, Pemprov Sumut akan pecahkan tiga rekor Muri
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 20:26 WIB

Dongkrak literasi, Pemprov Sumut akan pecahkan tiga rekor Muri

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dias Perpustakaan dan Arsip bekerjasama dengan Forum Masyarakat Literasi akan menggelar pemecahan rekor Museum Rekor ...
Pemprov Sumut juga raih penghargaan peduli HAM
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 19:35 WIB

Pemprov Sumut juga raih penghargaan peduli HAM

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi kembali menerima penghargaan dari pemerintah pusat. Kali ini, Tengku Erry menerima penghargaan atas upayanya ...
Bupati Labura Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah
Sumatera Utara - Senin, 11 Desember 2017 - 18:39 WIB
Labura

Bupati Labura Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah

Bupati Labura Kharuddin Syah mengajak masyarakat untuk meneladani Rasulullah SAW.Hal itu dikatakannya saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 ...
Pelaku pembunuhan siswi SMA di Bekasi bukan pacar tapi..
Jawa Barat - Senin, 11 Desember 2017 - 17:05 WIB

Pelaku pembunuhan siswi SMA di Bekasi bukan pacar tapi..

Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, memastikan jika kasus pembunuhan yang menimpa siswi SMA bernama Mashita Octavian (18) adalah salah salah ...