Jumat, 27 April 2018 | 11.49 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>KPK Beberkan Gratifikasi yang Diterima Pejabat dari Raja Salman

KPK Beberkan Gratifikasi yang Diterima Pejabat dari Raja Salman

Reporter : Rakisa | Kamis, 16 Maret 2017 - 20:45 WIB

IMG-4729

Sejumlah hadiah (gratifikasi) yang diterima pejabat negara dari Raja Saudi Arabia, Salman Bin Abdul Aziz Al-Saud. (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id – Sejumlah hadiah (gratifikasi) yang diterima pejabat negara dari Raja Saudi Arabia, Salman Bin Abdul Aziz Al-Saud dibeberkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hadiah tersebut terdiri dari dua buah pedang berwarna keemasan, sebilah belati, jam tangan Rolex Sky-Dweller, jam meja Rolex-Desk Clock 8235, pulpen emas merek chopard, dan tasbih.

Direktur Gratifikasi KPK, Giri Suprapdiono mengatakan sejumlah hadiah tersebut diterima pejabat saat kunjungan Raja Salman beberapa waktu lalu.

“Gratifikasi ini dilaporkan pada 7-15 Maret. Pertama pedang emas yang diterima Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan terakhir kemarin,” kata Giri di gedung KPK Jakarta, Kamis (16/3).

Menurut Giri, KPK mengapresiasi para pelapor penerima gratifikasi tersebut.

“Hanya dengan integritas dan kejujuranlah mereka melaporkan gratifikasi,” kata Giri.

Ditambahkannya, meski pemberian dari Raja Salman ini merupakan budaya dan tidak bisa ditolak.

Akan tetapi di negara Indonesia ada UU Pemberantasan Tipikor yang mengatur hadiah yang diterima penyelenggara negara atau pegawai negeri apabila terkait dengan jabatan bisa dianggap suap.

“Ini yang kami akan klarifikasi, menganalisa bahwa hal itu merupakan gratifikasi,” tegasnya.

Ia pun menghimbau kepada semua pihak yang menerima barang serupa dan relatif mewah agar melaporkan kepada KPK karena ada risiko pidana dalam penerimaan tersebut.

Walaupun si pemberi tidak memiliki niat apapun untuk pengaruhi keputusan penerima hadiah.

“Jika penerima, tidak dilaporkan selama 30 hari kerja, dianggap suap,” tegasnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat
Jawa Barat - Kamis, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa
Sumatera Utara - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah
Sumatera Utara - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah
Sumatera Utara - Selasa, 27 Maret 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  
Sumatera Utara - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
Banjir kembali kepung Jakarta, Anies:  Saya bertanggungjawab
DKI Jakarta - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...