Rabu, 23 Agustus 2017 | 11.06 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>KPK Beberkan Gratifikasi yang Diterima Pejabat dari Raja Salman

KPK Beberkan Gratifikasi yang Diterima Pejabat dari Raja Salman

Reporter : Rakisa | Kamis, 16 Maret 2017 - 20:45 WIB

IMG-4729

Sejumlah hadiah (gratifikasi) yang diterima pejabat negara dari Raja Saudi Arabia, Salman Bin Abdul Aziz Al-Saud. (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id – Sejumlah hadiah (gratifikasi) yang diterima pejabat negara dari Raja Saudi Arabia, Salman Bin Abdul Aziz Al-Saud dibeberkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hadiah tersebut terdiri dari dua buah pedang berwarna keemasan, sebilah belati, jam tangan Rolex Sky-Dweller, jam meja Rolex-Desk Clock 8235, pulpen emas merek chopard, dan tasbih.

Direktur Gratifikasi KPK, Giri Suprapdiono mengatakan sejumlah hadiah tersebut diterima pejabat saat kunjungan Raja Salman beberapa waktu lalu.

“Gratifikasi ini dilaporkan pada 7-15 Maret. Pertama pedang emas yang diterima Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan terakhir kemarin,” kata Giri di gedung KPK Jakarta, Kamis (16/3).

Menurut Giri, KPK mengapresiasi para pelapor penerima gratifikasi tersebut.

“Hanya dengan integritas dan kejujuranlah mereka melaporkan gratifikasi,” kata Giri.

Ditambahkannya, meski pemberian dari Raja Salman ini merupakan budaya dan tidak bisa ditolak.

Akan tetapi di negara Indonesia ada UU Pemberantasan Tipikor yang mengatur hadiah yang diterima penyelenggara negara atau pegawai negeri apabila terkait dengan jabatan bisa dianggap suap.

“Ini yang kami akan klarifikasi, menganalisa bahwa hal itu merupakan gratifikasi,” tegasnya.

Ia pun menghimbau kepada semua pihak yang menerima barang serupa dan relatif mewah agar melaporkan kepada KPK karena ada risiko pidana dalam penerimaan tersebut.

Walaupun si pemberi tidak memiliki niat apapun untuk pengaruhi keputusan penerima hadiah.

“Jika penerima, tidak dilaporkan selama 30 hari kerja, dianggap suap,” tegasnya.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Bupati Labura Sidak RSUD Aek Kanopan
Sumatera Utara - Rabu, 23 Agustus 2017 - 08:32 WIB

Bupati Labura Sidak RSUD Aek Kanopan

Bupati Labuhanbatu Utara (Labura), Kharuddin Syah laksanakan inspeksi mendadak (Sidak) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aek Kanopan hari ini, ...
Polisi Ringkus Tiga Pencuri Minimarket
Jawa Barat - Rabu, 23 Agustus 2017 - 00:23 WIB

Polisi Ringkus Tiga Pencuri Minimarket

Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi, meringkus tiga kawanan pencuri yang beraksi di sebuah minimarket di wilayah Tambun Selatan, Sabtu (19/8) lalu ...
Golkar Resmi Duetkan Tengku Erry- Ngogesa di Pilgub Sumut
Sumatera Utara - Selasa, 22 Agustus 2017 - 23:09 WIB

Golkar Resmi Duetkan Tengku Erry- Ngogesa di Pilgub Sumut

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar resmi mengeluarkan surat rekomendasinya terhadap Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi untuk mejau ...
Duh, Usul Masalah Papan Reklame Medan Dilaporkan ke KPK Dicuekin Pansus
Sumatera Utara - Selasa, 22 Agustus 2017 - 14:46 WIB

Duh, Usul Masalah Papan Reklame Medan Dilaporkan ke KPK Dicuekin Pansus

Persoalan papan reklame di Kota Medan masih belum teratasi dengan maksimal. Meski sudah menumbangkan beberapa, masih banyak papan reklame yang ...
Pengamat: Vicky Prasetyo Jangan Hanya Jadi Pelacur Politik
Jawa Barat - Selasa, 22 Agustus 2017 - 14:00 WIB

Pengamat: Vicky Prasetyo Jangan Hanya Jadi Pelacur Politik

Pengamat sekaligus konsultan politik, Jiwang Jiputro, menyarankan agar artis komedian Vicky Prasetyo serius dalam pencalonannya di Pilkada Kota Bekasi."Jangan malah ...
Gubernur Sumut Diwisuda di USU
Sumatera Utara - Selasa, 22 Agustus 2017 - 09:03 WIB

Gubernur Sumut Diwisuda di USU

Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof DR Runtung Sitepu SH MHum sangat bangga dengan gubernur dan wakil Provinsi Sumatera Utara. ...